
Pagi ini semua keluarga Raka sedang berada di meja makan untuk sarapan.Viana yang sedang menyiapkan makanan untuk anak-anaknya kini tengah mondar-mandir.
"Mom sudah biar Keenan ambil sendiri" kata Keenan saat melihat mommynya mondar-mandir
"Nggak papa sayang"
"Oh iya Ken, nanti anterin kakak ke mall ya" kata Risa membuat Keenan melotot, pasalnya ia tak suka menemani wanita berbelanja karena itu pasti akan lama
"Nggak mau,, ajakin kak Rey aja" kata Keenan
"Rey lagi di luar kota,lagian kenapa nggak mau sih?" tanya Risa
"Nanti lama,, Keenan nggak mau" Keenan masih tetap tidak mau
"Ya sudah nanti mommy yang anterin kakak ya" kata Viana membuat Keenan nampak berfikir
"Jangan mom,,biar Keenan aja" akhirnya pria cuek itu luluh dengan suara sang mommy
"Nah gitu dong" Risa tersenyum
Raka hanya diam saja,ia tidak terlalu mengambil pusing dengan perdebatan kedua anaknya.Mereka melanjutkan sarapan paginya tanpa berbicara lagi.
Hari ini Keenan tak ada kelas,jadi ia menemani kakaknya ke mall untuk membeli beberapa barang.
"Kakak mau beli apa sih?" tanya Keenan tanpa melihat kakaknya
"Kakak mau beli baju buat acara di rumahnya Rey,kamu kan laki-laki jadi nanti Kakak mau minta pendapat kamu" kata Risa dengan santainya
"Astaga kakak kan punya butik sendiri,ngapain ke mall" Keenan menepuk keningnya,jika kakaknya sudah shoping pasti akan sangat lama.
"Nggak enak,,enakan milih di mall" jawab Risa
"Tapi jangan lama-lama" kata Keenan lagi
Kini mereka telah sampai di sebuah mall terbesar di Jakarta.Keenan dan Risa turun,banyak pasang mata yang melihat ke arah mereka.
Pasalnya mereka bukan seperti kakak adik,namun seperti sepasang kekasih yang sedang kencan.Keenan nampak cuek,pria itu akan berubah cuek jika sudah di luar rumah.
Mereka berjalan menuju butik yang di tuju Risa.Keenan hanya pasrah,ia mengikuti kemana kakaknya pergi.Seperti seorang bodyguard yang mengawal majikannya.
Risa masuk ke dalam butik tersebut,ia langsung menghampiri pelayanan disana.Keenan duduk di kursi tunggu, tangannya sibuk dengan ponselnya.
Cukup lama Risa memilih baju, Keenan jadi bosan sendiri.Ia memainkan ponselnya lagi untuk menghilangkan rasa bosannya.Saat ia sibuk dengan ponselnya, tiba-tiba ada yang memanggilnya.
"Kak Keenan" Panggil Vebrina
Keenan mendongak, matanya terpaku melihat siapa yang bersama dengan Vebrina.Vebrina memang sangat ramah pada keluarga Viana, terutama Keenan.
__ADS_1
"Iya" jawab Keenan datar
"Kakak ngapain disini?" tanya vebrina penasaran
"Lagi nganterin kak Risa"
"Keenan ini bagus nggak" teriak Risa yang belum tau bahwa disana ada vebrina dan Alena.
Alena kini berteman dengan Vebrina, kebetulan mereka satu jurusan jadi vebrina menjadikan Alena sebagai temannya.
"Halo kak" sapa vebrina
"Eh Vebrina,,kamu sama siapa itu?" tanya Risa penasaran dengan sosok cantik yang berada di belakang Vebrina
"Oh iya kenalin kak,ini Alena temen baru Vebrina" Vebrina mengenalkan temannya
"Alena" Gadis cantik itu mengulurkan tangannya
"Risa"jawab Risa membalas uluran tangan Alena
"Kalo ini kak Keenan,adiknya kak Risa" kata Vebrina membuat Alena menatap wajah Keenan
"Ya sudah ya kak,kami pergi dulu"pamit Vebrina
"Oh iya,, hati-hati ya"
"Mari kak" Kata Alena sopan
"Mari" Risa tersenyum
Sedangkan Keenan sudah duduk kembali,ia sibuk dengan ponselnya lagi.Risa yang melihatnya merasa aneh,adiknya tak bereaksi apa-apa ketika melihat wanita cantik.
"Ken ini bagus apa nggak?" tanya Risa lagi
"Bagus" jawab Keenan tanpa melihat kakaknya
"Lihat dulu"
"Emm warnanya kecerahan kak,,cari yang agak gelap aja" komen sang pria cuek itu.
"Gitu ya? yaudah kakak cari lagi" Risa pergi meninggalkan Keenan di sana
"Apa adikku nggak normal ya?" batin Risa saat berjalan menuju ruang ganti
"Ah masa iya sih" Risa sibuk dengan pikirannya sendiri, pasalnya ia tak pernah melihat Keenan dekat dengan wanita.Berbicara saja jarang, apalagi dekat.Padahal banyak wanita yang menaruh hati padanya,tapi pria itu sama sekali tak menggubrisnya.
Viana pun kadang merasa aneh dengan putranya, karena tak pernah dekat dengan wanita manapun.Kadang Viana menanyakan kepada Keenan tapi pria itu hanya menjawab tidak suka dengan wanita.
__ADS_1
Viana dan Risa kadang di buat pusing dengan sifat cuek Keenan.Padahal di keluarga mereka semuanya humoris,tapi kenapa pria ini justru kebalikannya.
Setelah membeli beberapa baju dan aksesoris lainnya,Risa mengajak Keenan makan siang di sebuah restoran dengan makanan Jepang.
"Habis ini kita pulang kan kak?" tanya Keenan memastikan
"Iya,,kita mampir sebentar ke butik ya" ajak Risa
"Kakak aja,, Keenan mau pulang"kata Keenan, entah mengapa pria itu tak pernah mau di ajak ke butik sang kakak
"Kenapa nggak mau,,kamu takut sama pegawai kakak?" tanya Risa yang menebak bahwa adiknya itu risi dengan para pegawainya yang suka cari perhatian Keenan
"Hem" jawab Keenan dengan mengunyah
"Ya udah Kakak ke butik nanti sore aja,,habis ini kita pulang" Risa akhirnya mengalah
"Iya"
Setelah makan siang, mereka pulang.Tapi saat di parkiran Nadine berlari sambil memanggil Keenan.
"Keenan" Nadine berlari
"Gawat ada nenek lampir,,ayo kak lari" Keenan menggandeng tangan Risa dan mengajaknya lari ke dalam mobilnya
"Cepet kak,,ayo" Keenan menyalakan mesin mobilnya dan keluar dari parkiran, meninggalkan Nadine yang kesal karena Keenan menghindarinya
"Astaga kamu ini kenapa si pake lari-lari segala,,lagian itu siapa sih kok teriak-teriak gitu?" tanya Risa
"Nenek lampir" jawab Keenan dengan santainya
"Ish,,dia pacar kamu ya?" tebak Risa membuat Keenan melotot
"Dia suka Keenan tapi Keenan ga suka sama dia" jawab Keenan
"Oh jadi dia naksir sama kamu"
"Hem" Keenan kembali ke mode cuek
Mereka diam, Keenan fokus pada jalan di depannya.Begitu juga dengan Risa yang sibuk dengan ponselnya, mungkin sedang membalas pesan dari sang kekasih karena wanita itu tampak tersenyum-senyum tidak jelas.
Happy reading gayysss 😘😘😘
Sorry baru up ya🙏
semoga suka dengan karya saya💕💕
lope banyak-banyak 😍
__ADS_1