Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy

Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy
Dua garis


__ADS_3

Dua bulan telah berlalu, rencana pernikahan Keenan dan Alena juga sudah di bahas oleh kedua keluarga.Tepatnya pada ulang tahun Alena di bulan September nanti.


Rey dan Risa juga sudah pindah kerumahnya sendiri.Awalnya Viana dan Raka tak mengijinkan mereka untuk pindah tapi Viana sadar bahwa mereka pengantin baru pasti butuh waktu leluasa.


Rumahnya tak terlalu jauh dari rumah sang mommy, karena Risa juga tak mau jauh-jauh dengan orang tuanya.Sebagai suami yang sangat menyayangi istrinya,Rey menuruti semua keinginan Risa.Ia membeli rumah di komplek perumahan elite itu.


Seperti pagi ini,Risa sibuk berkutat dengan peralatan dapur.Aroma masakannya bahwa sampai tercium hidung Rey yang masih di dalam kamar.


Rey turun dengan pakaian kantornya, terlihat tampan dan manis.Menghampiri istrinya lalu memeluknya dari belakang.


"Masak apa sayang?" tanya Rey


"Masak sup ikan sama udang goreng bang"


"Ih Abang pakai parfum apa sih? baunya nggak enak banget" kata Risa


"Parfum baru ini sayang,wangi kok" Rey mengendus bajunya


"Ganti baju,aku nggak suka baunya" Risa bahkan sampai menutup hidungnya.


"Astaga sayang" Rey berlalu ke kamar untuk ganti baju


"Orang baunya nggak enak gitu,mau bikin aku mabok apa" Risa ngedumel sambil memasak


Cukup 10 menit Rey turun lagi dengan kemeja yang berbeda.Ia memilih tak memakai parfum daripada nanti di suruh ganti baju lagi.


"Apa sebaiknya kita kasih tau mommy tentang kehamilan kamu sayang?" tanya Rey yang memperhatikan istrinya


"Jangan dulu, lagian kita belum kerumah sakit" kata Risa


"Baiklah, nanti sore kita kerumah sakit.Setelah itu Abang mau minta bi Jumi kerja disini biar kamu nggak kecapekan" kata rey.bi Jumi merupakan pembantu dirumah orang tua Rey


"Oke,tapi Risa masih boleh masak kan?" tanya Risa


"Boleh asal tidak terlalu lelah"


"Siap Abang" Risa mengacungkan jempolnya


Setelah 15 menit sarapan,Rey pamitan dengan Risa untuk berangkat ke kantor.


"Sayang,jangan nakal ya.Papa sayang sama kamu" Rey berjongkok di depan Risa sambil mencium perutnya.


"Belum bisa nakal papa" Risa menirukan suara anak kecil.


Rey tersenyum lalu mencium kening istrinya.


"Abang berangkat ya,kalau ada apa-apa langsung telepon"


"Iya bang" setelah Rey berangkat,Risa membersihkan piring bekas sarapan tadi.Ia bergegas mandi,hari ini rencananya akan kedatangan calon adik iparnya.


Pukul 9 pagi,Alena datang bertamu kerumah Risa.Kebetulan juga hari ini tidak ada kelas,jadi Alena dengan senang hati datang kerumah Risa.


"Nih kakak buatin salad buat kamu" Risa meletakkan sepiring salad buah yang tampak menggiurkan


"Jadi ngrepotin kakak" kata Alena

__ADS_1


"Enggak kok,ini tadi kakak buat terus keinget kamu mau kesini jadi kakak buatin sekalian" Risa duduk di samping Alena


"Terima kasih ya kak" Alena mengambil salad lalu memasukkannya kedalam mulut.


"Oh iya,gimana nanti pernikahan kamu? mau pakai konsep apa?"tanya Risa


"Kalau jadi nanti mau pakai adat Jawa pas akad nikahnya.Terus malemnya baru pakai konsep modern"


"Bagus juga,udah pilih MUA?" tanya Risa


"Belum sih,kakak ada rekomend nggak buat MUA nya?" tanya Alena


"Emm nanti coba kakak cariin ya"


Setelah keduanya diam, tiba-tiba Risa mual dan segera berlari ke kamar mandi di dekat dapur.


"Hoekk ..hoekk" Risa memuntahkan semua isi perutnya


"Kak, kakak kenapa?"Tanya Alena panik


"Nggak,nggak papa kok" setelah membasuh muka,Alena membantu Risa keluar dari kamar mandi.


"Kakak hamil?" tanya Alena yang menebak.Risa hanya nyengir,membuat Alena yakin bahwa tembakkannya benar.


"Alhamdulillah, selamat ya kak ini kabar gembira" Alena memeluk Risa


"Terimakasih" Risa membalas pelukan Alena


"Tapi jangan bilang dulu sama mommy,soalnya kakak belum cek ke dokter" kata Risa


"Alhamdulillah kak,,ihh udah mau punya ponakan" Alena tak kalah senang


"Cepet nyusul,biar kita hamil sama-sama" Risa tertawa


"Kakak saja dulu,biar nanti mommy nggak kuwalahan" kata Alena ikut tertawa


"Iya juga ya hahaha"


"Tapi walaupun beda beberapa bulan tapi nanti umur anak kita bakalan sama.Sekolah sama-sama,bermain bersama" Risa sudah membayangkan masa depan


"Nikah aja belum udah ngebayangin anak masuk sekolah" kata Alena membuat Risa semakin terbahak


"Udah nggak sabar soalnya, pasti pada lucu-lucu gitu"


"Iya kak,apalagi pas baru belajar jalan"


"Aduhhh kakak udah nggak sabar deh" Risa jadi gemas sendiri


Jam makan siang tiba,Alena pamit pulang karena ingin membiarkan Risa istirahat.Mengendarai mobilnya menuju sebuah cafe, rencananya akan makan siang bersama Vebrina.


Vebrina sudah di tempat, menunggu Alena yang masih di dalam perjalanan.


Alena sudah sampai,ia mencari keberadaan vebrina di cafe tersebut.Saat celingukan, vebrina melambaikan tangannya kepada Alena.


"Hai,sorry lama" Alena duduk

__ADS_1


"Aku juga baru nyampe,btw mau pesen apa?" tanya vebrina


"Terserah deh"


"Oke bentar"vebrina memanggil pelayan dan memesan makan siang untuknya dan Alena


"Tumben banget kamu ngajakin makan siang bareng" kata Alena


"Ya nggak papa,lagian bentar lagi kamu udah nggak bisa bebas kan.Udah punya suami" vebrina tersenyum


"Iya juga sih" pesanan mereka datang,lalu mereka makan sambil sesekali berbincang


Saat tengah asyik makan, ponsel vebrina berbunyi.Menampilkan nama Leo disana.


"Halo kak?"


"Hai,vebrina kamu sibuk nggak?" tanya Leo


"Ini vebrina lagi makan siang sama Alena" jawab vebrina


"Owh gitu ya,ya udah nanti aja aku telepon lagi"


"Iya kak" Leo mematikan sambungan telepon


"Siapa?" tanya Alena


"Kak Leo" Jawab vebrina sambil meneruskan makannya


"Tumben kak Leo telepon kamu" kata Alena


"Udah beberapa hari ini sih,kadang nanya-nanya mata kuliah.Kadang nanya sibuk atau enggak gitu" jelas vebrina


"Mungkin dia suka sama kamu" kata Alena


"Sembarangan kalo ngomong,nggak mungkin juga" jawab Vebrina


"Emang kamu tahu?" tanya Alena


"Ya enggak sih"vebrina menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"Lagian kak Leo juga baik,nggak ada salahnya kalo kamu sama dia" kata Alena


"Ihh kok malah bahas kak Leo sih"Vebrina kesal


"Hahahaha" Alena tertawa melihat vebrina yang kesal.


Setelah makan siang, mereka lanjut ke mall untuk membeli beberapa barang yang mereka butuhkan.Tapi itu tidak lama karena si bucin yang posesif sudah menyuruh Alena untuk pulang dan beristirahat.


Hai-hai gays 🥰😁


Kembali lagi dengan sayaaaa,,btw selamat ya kakak Risa untuk kehamilannya.


Author jahat bgt deh,mommy Viana aja blm di kasih tau ehh para reader udah pada tau duluan🤭


Happy reading,, komen yang banyak dong😞🥺

__ADS_1


Love you pull ❤️❤️


__ADS_2