Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy

Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy
Daddy yang konyol..


__ADS_3

Malam ini Raka tak bisa tidur, seolah kehilangan selimut yang selalu menghangatkannya.Viana masih merajuk perihal meeting,ia sekarang tengah tertidur pulas bersama dengan putrinya.Merasa tak bisa memejamkan matanya,Raka memutuskan menyusul sang istri di kamar anaknya.


Kriekkk.....


Beruntung kamar tak di kunci


Pintu terbuka dengan pelan.. menampilkan sosok Raka yang sedang mengendap-endap seperti maling.


Raka berjalan tanpa alas kaki,supaya tak terdengar oleh sang istri.Menatap Kedua wanita yang amat ia cintai,tampak tertidur dengan pulas.


Setelah melihat ada celah di belakang istrinya,akhirnya Raka naik ke atas ranjang dengan sangat pelan.Merebahkan tubuhnya sambil memeluk sang istri,, hmmm rasanya memang sangat hangat.


Viana yang merasa gerah,membuka matanya.Merasakan hembusan nafas di tengkuknya.Perlahan ia sedikit melirik,ternyata Raka yang di belakangnya.Ia membangunkan Raka karena merasa kepanasan,bahkan keringatnya sudah mulai bercucuran.Padahal ac-nya menyala,tapi entah mengapa bumil itu masih merasa gerah.


"Mas" Viana menggoyang-goyangkan bahu Raka


"Emm" Baru juga tidur sebentar,tapi sudah ada yang membangunkannya


"Mas minggir" Viana semakin menggoyangkan bahu Raka dengan kencang dan


Bug.....


Raka terjatuh dari ranjang...(tahan tawa😂)


"Astaga sayang,sakit" Raka meringis


"Mas minggir,,Viana gerah"


"Ya sudah kita pindah ke kamar kita ya" Ajak raka


"Nggak mau,,mas aja yang pindah" bumil itu ngotot


"Ssstttt..kita ke kamar yuk" Raka menggendong istrinya, meskipun sedikit berat namun pria itu tak mengeluh.


"Hemmm" Viana hanya menurut,tak ada gunanya ia menolak saat ini karena pasti Raka akan membawanya juga.


"Kamu lanjut tidur ya" Raka merebahkan tubuh istrinya di ranjang empuk di kamar mereka.


"Mas agak kesana ih" kata Viana,bukan karena ia tak mau di peluk suaminya.Hanya saja keringatnya belum juga hilang,jika di tambah pelukan pasti akan bertambah banyak keringatnya


"Sini mas peluk" Raka membawa Viana dalam dekapannya


"Ihh Viana gerah,,sana mas" Viana mendorong dada bidang itu.


"Kan ac-nya udah nyala sayang" Raka membuka matanya lagi


"Iya tapi Viana gerah banget ini,,lihat tuh keringat pada netes" protes bumil itu


"Baiklah-baiklah mas agak kesini" Ucap Raka mengalah karena memang istrinya sedang kepanasan.


Viana sudah lanjut tidur kembali,Raka memeriksa tubuh istrinya apakah masih berkeringat atau tidak.Ternyata keringat yang keluar tadi sekarang berganti dingin.perlahan Raka menarik sang istri, menaruhnya dalam dekapan manja di dadanya.


Mentari pagi menyapa,Viana menggeliat di dada bidang suaminya.Mengendus bau parfum Raka yang sangat di sukainya.

__ADS_1


Matanya menerjap menatap wajah Raka yang masih terlelap,di angkatnya tangan Raka dengan pelan lalu ia pergi ke kamar mandi.Mengingat hari ini weekend,pantas saja laki-laki itu masih terlelap padahal sudah jam 8.


Keluar dari kamar mandi,ia melihat Raka yang sedang bersandar di ranjang.Bumil itu masih diam saja,sengaja tak mengajak bicara suaminya.Berjalan menuju lemari pakaian lalu kembali ke kamar mandi lagi.Mengabaikan Raka yang sedang menatapnya dengan tatapan tak biasa.


Setelah memakai pakaian,Viana berjalan menuju meja rias yang berada di samping Raka.Melihat istrinya yang masih diam,Raka turun dari ranjang lalu memeluk pundak sang istri.


"Sayang" Raka menciumi tengkuk Viana


Viana tetap diam saja,ia enggan untuk berbicara dengan suaminya.Ia melirik Raka dari pantulan di cermin, terlihat laki-laki itu sedang menenggelamkan wajahnya di tengkuknya.


"Kamu wangi sekali" puji Raka


"Kamu masih marah sama mas?" tanya Raka menaruh dagunya di pundak Viana sehingga tatapan mereka bertemu di cermin


"Udah tau masih nanya" jawab cuek Viana


"Udah jangan marah,mas kan udah minta maaf"


"Nanti mas temenin kalau nyari perlengkapan baby kita" kata Raka lagi


"Nggak mau" jawab Viana


"Sini-sini" Raka membalikkan tubuh Viana agar berhadapan dengannya


"Sayang bilang sama mommy jangan ngambek terus ya" Raka memeluk perut buncit Viana dengan sayang


"Daddy sayang sama kalian,, nanti kita beli baju buat kamu ya" Raka menciumi perut istrinya


"Lihat Sayang,,anak kita bergerak-gerak"


"Iya mas" Viana juga tak kalah senang,biasanya anaknya ini sangat anteng.tapi pagi ini sudah nendang-nendang seperti main bola.


"Apa dia lapar,,ayo sayang kita keluar.Kamu sarapan" ajak Raka bersemangat


"Nggak mau,,masih ada yang bau asem" jawab Viana


"Ya udah mas mandi dulu,,kamu tunggu sebentar ya" Raka yang disindir istrinya langsung berlari menuju kamar mandi


"Daddy kamu konyol banget si dek?" Viana mengelus perutnya


Raka keluar lagi dari kamar mandi,hanya mengenakan celana pendek.Viana yang melihatnya jadi bingung,kenapa keluar lagi? batinnya


"Kenapa?" tanya Viana


"Hehe mandiin" Raka meringis


"Nggak,,Viana udah mandi nanti basah" jawab Viana melotot


"Apanya yang basah yang?" tanya Raka konyol


"Ya bajunya lah,,masa selimut" jawab Viana kesal


"Kirain yang itu hahaha" Raka berlalu masuk ke dalam kamar mandi lagi dengan tawa yang menggema

__ADS_1


"Dasar mesummmmmm" teriak Viana kesal, untung saja kamarnya kedap suara jadi tak terdengar dari luar.


"Hahahaha" sahut Raka dari dalam kamar mandi


"Cepetan,,Viana udah laper ini" sudah 10 menit,Raka belum keluar juga.


"Sayang ambilin baju" ucap Raka dengan keluar kamar mandi tanpa pakaian


"Astaga" Viana menutup matanya


"Mass,,bisa nggak sih belalainya di tutupin handuk?" tanya Viana sambil mengambil baju


"Hehehe kamu suka kan" Laki-laki yang bersikap dingin kini jadi konyol seperti ini


"Minta di jitak belalainya?" ancam viana


"Jangan dong sayang,,ini kan favorit kamu" ucap Raka melindungi belalainya yang setengah berdiri


"Cepetan di pakai atau Viana tinggal?" Bumil itu bersungut-sungut karena kelaparan


"Iya-iya" Raka kalang kabut memakai pakaiannya


Lalu mereka turun untuk sarapan, putri kecilnya bahkan sudah bermain di ruang tengah bersama Susi.


"Pagi sayang" sapa Raka


"Pagi Daddy.. mommy"


"Kakak sudah sarapan?" tanya Viana


"Sudah mommy,,habisnya nunggu mommy sama daddyyy lama banget" ucap gadis kecil itu


"Uhh maaf ya kakak,,tadi mommy bangun kesiangan" Viana duduk di samping putrinya.


"Halo dedek,,kamu lagi apa? kakak lagi main loh,, nanti kita main sama-sama ya" Risa mengelus perut sang mommy,Viana memang mengajarkan Risa untuk sering-sering mengajak dedek bayinya berbicara.


"Dedek balu mau cayapan kakak" Viana menirukan suara anak kecil


"Hihihi" Risa justru terkikik geli


"Ini sayang" Raka menyodorkan sepiring makanan untuk sang istri


"Dedek makan dulu ya,,bial sehat" Risa mengecup adiknya yang masih dalam kandungan


"Terimakasih kakak" Viana mengecup kepala Risa balik.


Lalu mereka menghabiskan waktu bersama seharian karena sang daddyyy sedang libur jadi waktunya untuk keluarga kecilnya.


Sorry kalau ngebosenin yaw😜😜


Jan lupa like dan komen se banyak-banyak oke💜


Happy reading all,,salam hangat dari RAVISA

__ADS_1


__ADS_2