Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy

Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy
Oleh-oleh request Daddy


__ADS_3

Berada di Paris selama satu Minggu lebih membuat Risa sangat merindukan suasana di Jakarta.Hari ini tepat ia dan Rey akan pulang dari bulan madu yang pastinya sangat manis.


Risa banyak membeli oleh-oleh untuk semua keluarganya dan juga keluarga Tari dan Alena.Rey yang melihat koper istrinya sampai tidak muat jadi geleng-geleng sendiri.


"Kita berangkat jam berapa bang?" tanya Risa sambil mengemas semua bajunya


"Jam 3 sore,masih ada waktu untuk istirahat" kata Rey yang fokus menatap Risa yang sedang berkemas


"Abang kenapa liatin aku kayak gitu?" tanya Risa yang merasa di lihat oleh suaminya


"Nggak papa,,kamu itu lucu deh sayang" kata Rey


"Lucu gimana?"


"Lucu aja, imut-imut" kata Rey jujur



Selesai berkemas,Risa duduk sambil memeluk kakinya.Rasanya sudah tidak sabar untuk bertemu sang mommy di rumah.


"Ngelamun apa sih?" tanya Rey yang baru saja mengambil minum


"Enggak ada kok bang,cuma kangen mommy aja"


"Sebentar lagi kan kita pulang, sabar ya"


Waktu yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba,kini pesawat yang ditumpangi oleh Risa sudah take off.Risa yang kelelahan akhirnya tertidur pulas.


Tak terasa ia tidur lama sekali hingga kini dirinya sudah berada di bandara Soekarno-Hatta Jakarta.Rey dengan sigap membawa dua koper dan Risa menggandeng suaminya dengan posesif.


Kebetulan yang menjemput adalah Keenan,ia sendiri yang menawarkan diri untuk menjemput kakak dan iparnya di bandara.


"Kak" teriak Keenan yang melihat Risa


Risa melambaikan tangannya,ia segera mengajak Rey untuk menghampiri keenan.


"Lama sekali"kata Keenan protes pada kakaknya


"Sudah jangan cerewet,cepat bantu kakak iparmu membawa koper" kata Risa


"Yayaya" Keenan membantu membawa salah satu koper


"Ya ampun berat sekali,Apa kalian membeli oleh-oleh bom?" tanya Keenan


"Iya,,nanti bomnya kakak masukan kedalam kamarmu" kata Risa kesal


Rey yang melihat perdebatan itu hanya tersenyum.Sudah terbiasa baginya melihat itu semua.


"Mommy sehat ken?" tanya Risa yang sudah dalam perjalanan


"Sehat"


"Mommy pasti kesepian" kata Risa


"Ohh tidak nona, menantunya sering datang kerumah untuk menemani mommy" kata Keenan


"Maksudmu Alena?"Tanya Risa


"Memangnya siapa lagi?" tanya balik keenan


"Syukurlah jika ada Alena,jadi mommy punya teman" kata Risa

__ADS_1


"Kau tahu kak? bahkan mommy lebih menyayangi Alena dari pada aku" kata Keenan mengadu


"Oh ya? bagus kalau begitu.Jadi Alena bisa dekat dengan mommy, seperti anak sendiri" jawab Risa


"Oh ya kak, apakah ponakanku sudah jadi?" tanya absurd Keenan membuat Rey terbatuk


"Apa sih Ken,,mau tau aja" Risa juga merona


"Hehe" Keenan hanya meringis tanpa dosa


Tak terasa mereka telah sampai di rumah,Keenan memarkirkan mobilnya tepat di depan rumah.


Risa turun, langsung memeluk mommynya yang sedang menunggu di teras rumah bersama Raka.Rasanya tidak bertemu dengan Viana membuatnya ada yang kurang.


"Risa kangen dengan mommy"


"Mommy juga,ayo masuk kalian pasti capek" Viana mengajak anak dan menantunya untuk masuk kedalam rumah.


Setelah duduk di ruang tamu,Risa mengeluarkan semua oleh-oleh yang ia beli di paris.


"Banyak sekali oleh-oleh nya"kata Viana yang melihat Risa mengeluarkan semua isi kopernya.


"Keluarga kita kan banyak mom,,belum lagi calon menantu mommy" kata Risa


"Oh ya Ken,nanti nitip ini ya buat Alena" Risa menyerahkan paper bag berwarna hitam


"Beres kak,habis ini juga aku mau jemput dia buat kuliah bareng"


"Cie-cie makin sweet aja" kata Risa


"Ehem-ehem" Raka yang sejak tadi hanya diam kini mulai bicara


"Request? Daddy request apa?" tanya Risa yang bingung karena tidak merasa daddynya request.


"Cucu" jawab Raka berhasil membuat pengantin baru jadi malu


"Doakan saja dad,semoga cepat jadi" jawab Rey tersenyum


"Iya,,Lagian juga baru dua Minggu"Kata Risa menimpali


Setelah duduk di ruang tamu,Risa mengajak suaminya untuk ke kamar dan beristirahat.Sementara Viana dan Raka juga menyusul ikut ke kamar.


Tinggal Keenan saja yang ada di sofa,ia tiba-tiba iri dengan kakak dan orang tuanya.Ke kamar berdua,dan apa-apa berdua.Ah rasanya Keenan ingin cepat-cepat menikahi Alena.


Di kampus,,


Alena dan Keenan sedang asyik bercanda di kantin bersama Vebrina, Leo dan Bayu.Mereka bercanda dengan ceria,bahkan Alena dan vebrina sampai menangis karena kebanyakan tertawa.


"Btw elu udah punya pacar veb?"tanya Leo


"Nggak kak,," jawab Vebrina


"Modus lu Le" kata Keenan


"Heh bro,Lo itu udah di tungguin noh sama si Nadine" kata Bayu menggoda Leo


"Emang kak Leo suka ya sama Nadine?" tanya Alena


"Eh enggak-enggak,,Nih Bayu emang suka ngejeplak aja kalo ngomong" Leo menjejalkan cemilan ke mulut Bayu


"Tapi dia cantik loh kak" kata Alena

__ADS_1


"Cantik-cantik gatel buat apa?" Vebrina menoel hidung Alena


"Hahaha" semua orang tertawa terbahak-bahak


Sementara yang di bahas kini baru saja datang ke kantin.Ia duduk di meja belakang rombongan Keenan.


Tanpa rasa malu,Nadine memandang Keenan dengan tatapan tak biasa.Nadine geram karena Keenan masih dekat dengan Alena.


"Ken nanti sibuk nggak?" tanya Nadine membuat rombongan Keenan langsung menoleh


"Ngapain pada noleh,gua nanya sama Keenan bukan kalian" kata Nadine sewot


"Lagian siapa juga yang ngeliatin elu,GR amat jadi cewe" jawab Vebrina


"Jelas-jelas Lo ngadep ke gue" kata Nadine


"Berdebat sama orang kayak Lo tuh nggak bakal ada habisnya"rombongan Keenan berdiri dan meninggalkan kantin


"Sialan Lo,awas aja kalian" Nadine emosi


Rombongan Keenan memasuki kelas masing-masing.Alena dan vebrina yang masih di depan kelas,menunggu waktu kelasnya dimulai.


Nadine yang dari jauh nampak berjalan dengan cepat langsung menghampiri Alena.


"Heh,Lo sengaja ya mau nyaingin gue?" tanya Nadine


"Nyaingin? emangnya aku punya waktu buat nyaingin kamu?" tanya Alena yang memang sudah geram dari tadi.


"Alah nggak usah sok polos deh Lo,dasar cewek gatel" ucap Nadine


"Eh mbak,ngaca dulu dong siapa yang gatel disini?" kata Alena,sementara vebrina hanya diam menyaksikan


"Lo berani sama gue" Nadine mengangkat tangannya untuk menampar Alena.Dengan cepat, Vebrina menyangkal tangan Nadine.


"Sedikit Lo berani nyentuh dia,gua patahin tangan Lo" bisik Vebrina di telinga Nadine


"Lepasin" Nadine meronta melepaskan tangannya


"Ini peringatan ya buat kamu,nggak usah ganggu kak Keenan lagi.Kalau sampai itu terjadi,aku udah nggak akan segan-segan lagi buat ngelawan kamu" kata Alena mengancam tapi malah membuat Vebrina menahan senyumnya.


"Awas aja kalian" dengan malu Nadine pergi ke kelasnya.


"Hahahaha" vebrina tertawa


"Kenapa ketawa?" tanya Alena


"Kamu itu ngancem atau apa?Nggak nakutin sama sekali" kata Vebrina


"Ya mau gimana lagi" Alena menggaruk kepalanya yang tidak gatal.Ia memang punya sifat lemah lembut,bahkan jarang sekali marah.Marah pun juga tetap lembut hahaha.


Akhirnya dosen datang,dan mereka masuk ke dalam kelas untuk mulai pembelajaran.


Hallo,,sorry kalau garing hehe


Author lagi pilek+batuk,,doain biar cepet sehat


Si Nadine nggak ada kapok-kapoknya ya hadehhhh


Happy reading yaw,,komen yang banyak biar rame😞


love you pull ❤️❤️❤️

__ADS_1


__ADS_2