Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy

Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy
Firasat seorang istri


__ADS_3

Mentari pagi menyapa dengan hangat,seakan mendukung kegiatan dua orang yang sedang menikmati surga dunia semakin memanas.


Menyentuh dengan perlahan namun pasti akan membuat istrinya menggelinjang manja di bawah kungkungannya.Menikmati aroma tubuh yang sangat di sukainya.


Kecup*n-kecup*n lembut di leher putih itu meninggalkan banyak bekas kemerahan.Sungguh nyamuk yang nakal.


"Masss....emhh" Viana di buat melayang dengan tangan Raka yang sudah menjalar mencari sesuatu yang sangat di sukainya.


Sedangkan Raka semakin semangat ketika mendengar suara istrinya.Menyusuri seluruh tubuh istrinya dengan sangat inci. Mel*hap habis dua gunung kembar yang semakin membesar karena hormon kehamilan.


"Ahh" suara yang tertahan akhirnya lolos dari mulut Viana


"Sayang" Raka Mel*mat bibir Viana dengan lembut.Di tatapnya mata Viana yang juga menatapnya.Seakan mengerti dengan tatapan Raka,Viana mengangguk.


Perlahan Raka menyatukan tubuh mereka,Membuat bumil mend*sah kenikmatan.Raka semakin mempercepat gerakannya


"Ahhhh mass" Viana mencengkeram kedua lengan Raka


"Mass...Vian..Ahh" Viana tak bisa berkata-kata


"Emh.."


"Ah"


"Masss"


Setelah satu jam bertempur kini mereka sedang merebahkan tubuhnya di ranjang sambil berpelukan.Karena Viana sedang mengandung jadi mereka tak bisa bertempur lama-lama.


"Mas nggak mandi?" tanya Viana masih dalam dekapan Raka


"Bentar lagi" Raka masih memejamkan matanya


"Nggak ke kantor?" tanya Viana


"Nanti agak siangan"


Krukkk..krukkk..


Viana dan Raka saling pandang..


"Hahahaha" mereka tertawa terbahak-bahak


"Ayo mandi,,Perut kamu udah bunyi" Raka masih tersenyum


"Aaaaaa Viana malu" Viana menenggelamkan wajahnya di ketiak suaminya


"Ihh bau asem" Viana mundur


"Lagian kamu ngapain sembunyi di ketiak mas sayang" Raka menoel hidung viana


"Udah sana mandi,,bau asem tuh" Viana mendorong dada Raka


"Ayok mandi bareng" ajak Raka


"Gendong" Viana manja


"Uhhh bumilku manja banget" Raka menggendong istrinya ke kamar mandi.


Setelah menyelesaikan mandi, mereka keluar untuk sarapan.Terlihat rumah sudah sepi karena sudah jam 8. Pasti semua pembantu sudah kembali ke rumah yang berada di belakang rumah utama.


Sedangkan Risa sudah berada di taman belakang,bermain dengan Susi.Memainkan boneka Barbie baru yang di belikan Daddynya kemarin.

__ADS_1


"Ya udah mas berangkat dulu ya" pamit Raka setelah selesai sarapan


"Iya mas" Viana mencium tangan suaminya


"Hati-hati di rumah" Raka mencium kening istrinya


"Siap Daddy" Viana hormat


"Sayang,,jaga mommy ya" Raka mencium perut buncit istrinya


"Iya Daddy" Viana menirukan suara anak kecil


Raka pergi meninggalkan rumah, membuat senyum Viana menghilang.Entah mengapa perasaannya tak enak,tapi ia tak memberi tahu suaminya.


Viana berjalan menuju taman belakang untuk menemani putrinya bermain.


"Sayang"


"Mommy"


"Lagi apa?" tanya viana


"Lagi main balbie mommy"


"Dedek boleh ikut nggak?"


"Boleh dong mommy"Risa berpindah duduk di samping mommynya sambil mengelus perut sang mommy


"Dedek,, nanti kakak kasih mainan balbie ya"


"Iya kakak" Viana menirukan suara anak kecil membuat Risa terkikik


Sehari ini terasa cepat,,bahkan kini jam sudah menunjukkan pukul empat sore.Viana yang sedang memasak untuk suaminya tak sengaja menjatuhkan piring.


"Kok bisa jatuh sih" Viana menatap pecahan piring itu, perasaannya makin tak enak


"Kenapa nyonya?" tanya Marsila terkejut mendengar suara benda pecah


"Oh nggak papa,ini tadi piringnya jatuh"


"Ya sudah nyonya duduk dulu,,biar saya bersihkan"


"Iya" memang jika memasak makanan kesukaan suaminya,Viana tak mengijinkan pembantunya membantu


Di liriknya jam dinding,sudah menunjukkan pukul empat berarti sebentar lagi suaminya akan pulang.


Viana berjalan menuju sofa,meneguk segelas air putih hingga tandas.


Sudah setengah jam ia menunggu suaminya,namun Raka tak kunjung pulang.


"Mas Raka kok lama sih"


Sementara di tempat lain,sebuah mobil hitam mengalami kecelakaan di depan sebuah cafe.Itu adalah mobil Raka,ia berusaha menghindari pengendara motor lalu ia menabrak pohon beringin di tepi jalan.


Mobil depannya ringsek,kepala Raka terbentur stir.Untung saja di cafe tersebut ada banyak orang jadi langsung memanggil polisi.


Raka di bawa ke rumah sakit terbesar di Jakarta.Sementara polisi sedang menghubungi keluarganya untuk memberi kabar bahwa Raka mengalami kecelakaan.


"Halo" sapa viana


"Halo,,apakah benar ini dengan keluarga bapak Raka ?" tanya polisi

__ADS_1


"Ya betul,,saya istrinya"


"Begini Bu,,saya dari polres Jakarta ingin mengabarkan bahwa bapak Raka mengalami kecelakaan di jalan xx"


"Dan sekarang sudah di bawa ke rumah sakit Citra Lestari"


Viana gemetar, Ponselnya jatuh.Air matanya meluncur deras begitu saja.Ternyata ini yang di balik firasat seorang istri.


Nina yang melihat majikannya menangis langsung menghampirinya.


"Nyonya kenapa?" tanya Nina


"Mas Raka,,mas Raka kecelakaan" tangis Viana semakin kencang sampai Risa dan Susi yang sedang di atas mendengarnya


"Apa?" Nina terkejut


"Saya akan kesana,,titip Risa" Viana berlalu meninggalkan rumah


"Pak antarkan saya ke rumah sakit Citra Lestari"


"Baik nyonya" tanpa bertanya supir Viana langsung berjalan menuju ke rumah sakit


setelah 30 menit,Viana telah sampai.Setelah bertanya di resepsionis,Viana berjalan menyusuri lorong rumah sakit.


Air matanya tak berhenti mengalir, seakan menggambarkan betapa sedihnya hati ibu hamil itu.Setelah sampai di depan pintu ruangan perawatan Raka,ia bertemu dengan dokter yang baru saja memeriksa suaminya.


"Dokter bagaimana keadaan suami saya" tanya Viana


"Beliau mengalami benturan di kepalanya,tapi untung saja tidak terlalu parah"


"Bisa saya masuk sekarang?"


"Silahkan"


Viana masuk ke dalam ruangan itu, terlihat laki-laki yang tadi pagi bermanja-manja dengannya kini sedang berbaring tak sadarkan diri.


Viana berdiri di samping suaminya,di pegangnya tangan Raka lalu di cium.


"Mass"


"Mas bangun" sungguh menyedihkan jika orang yang paling kita cintai terluka


"Mas..hiks..hikss" Air matanya tak berhenti


Tiba-tiba pandangannya kabur, kepalanya pusing.


Brukkk...


Viana pingsan,ibu hamil itu kelelahan menangis.Tak ada yang melihatnya pingsan di ruangan itu.


Setelah 30 menit, akhirnya seorang perawat masuk ke dalam ruangan itu untuk memeriksa apakah Raka sudah sadar atau belum.Tapi justru ia malah menemukan Viana yang pingsan,dan dalam kondisi hamil.


Perawat itu memanggil dokter dan membawanya ke ruangan lain untuk di periksa.


Viana di rawat di ruangan sebelah suaminya,ia bahkan belum sadarkan diri hingga malam datang.Mega yang di telepon oleh Susi langsung bergegas ke rumah sakit menyusul anak dan menantunya.


Kini Mega sedang menemani Viana di ruangannya.Sementara Anton berjaga di kamar Raka,ia menelepon Bagas untuk mengabarkan bahwa Raka kecelakaan.


Bagas yang di beritahu pun langsung segera memesan tiket untuk pulang ke Indonesia.


Happy reading 🤗

__ADS_1


Semoga suka bab ini,,kita doakan semoga raka baik-baik saja..


Lope semuanya 💜


__ADS_2