Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy

Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy
Ulang tahun mas Raka


__ADS_3

Jam menunjukkan pukul 04.35 dini hari,Viana bangun untuk memasak sarapan acara ulang tahun Raka nanti.Ia sangat bersemangat,tanpa meminta bantuan Susi,Viana sudah memasak banyak makanan.


Kini sudah pukul 06.00 Viana selesai memasak.Ia naik ke atas untuk membangunkan putrinya.Setelah semuanya sudah siap,Viana dan Risa turun untuk menunggu paket kue tart yang di pesannya kemarin.


"Kita tunggu di luar saja yang sayang"Ajak Viana


"Iya mommy"


Saat sampai di luar, terlihat Mega dan Anton yang baru saja tiba di rumahnya.


"Raka belum bangun?" tanya Mega


"Belum ma"


Tak berselang lama,,ada kurir yang mengantarkan pesanan kue tart nya.Lalu mereka semua masuk ke dalam kamar Risa untuk bersiap.Risa mengambil kado mommy nya di lemari.Tak lupa juga dengan balon-balon yang sudah di tiup Anton tadi.


"Kita kejutkan sekarang?" tanya Anton


"Iya pa"


Mereka berjalan pelan-pelan agar tak terdengar oleh raka.Di bukanya pintu kamar, terlihat Raka masih berdamai dengan mimpinya.Viana masuk di ikuti Risa,Mega dan Anton.


Viana meniup-niup wajah raka agar terbangun.Namun Raka tak bergeming, membuat Viana kesal.Lalu ide jahil Viana muncul, Viana berjalan ke arah Risa untuk meminta satu balon untuk di letuskan di depan Raka.


Dorrr...


Dan benar saja,Raka terbangun dan langsung meloncat.Ia terkejut mendengar suara letusan balon itu.


"Kejutannnnnn" teriak mereka semuanya


Raka melongo melihat semuanya berkumpul di kamarnya pagi-pagi.Nyawanya masih belum terkumpul,jadi belum sadar jika hari ini adalah hari ulang tahunnya.


"Kalian" Raka duduk dan tersenyum haru


"Selamat ulang tahun suamiku" ucap Viana sambil mengecup bibir Raka


"Sayang,, terimakasih" Raka bahkan lupa jika hari ini adalah hari ulang tahunnya.


"Sama-sama mas" mereka berpelukan


"Oh iya,,ini kado dari viana.semoga mas suka"


"Terimakasih" Raka mengecup pipi Viana


"Ayo tiup dulu lilinnya"kata viana


"Berdoa mas" perintah Viana,dan Raka memejamkan matanya untuk berdoa.


"Sayang aku sudah tua ya" kata Raka yang melihat angka lilin itu.


"Tapi masih ganteng"


"Ma pa terimakasih kejutannya" ucap Raka tulus


"Iya,,Ini semua rencana istrimu" kata Mega


"Daddy selamat ulang tahun,,semoga Daddy bahagia selalu,panjang umul,dan sayang sama Lisa sama mommy juga" ucap gadis kecil yang membawa balon.


"Terimakasih sayang" Raka mengangkat Risa dan mencium kedua pipi gembulnya.


"Oh iya,,Viana sudah masak banyak di bawah.Gimana kalau kita sarapan"


"Ayo,,ini juga sudah waktunya sarapan" kata Raka


Kini mereka sudah berkumpul di meja makan,Vian sedang mengambilkan suaminya makanan.


"Ini kamu sendirian yang masak?"tanya Raka


"iya mas,,Viana sengaja masak sendiri"


"Sayang,, nanti kamu lelah.Kan ada susi,kenapa nggak minta bantuan dia saja" tanya Raka

__ADS_1


"Viana masih sanggup kok,,lagian ini juga nggak terlalu banyak"


"Ya sudah ayo sekarang makan" kata Raka


Selesai sarapan pagi,Mega dan Anton pulang.Ia takut mengganggu waktu weekend sang anak dan suaminya.Kini Viana dan Raka sedang bermain bersama sang putri di ruang tengah.Terlihat mereka juga ikut menggerakkan mainan Barbie dan boneka Risa.


Tiba-tiba Viana berlari menuju kamar mandi.Memuntahkan seluruh isi perutnya.Raka berlari menyusul sang istri


"Huekk..huekk.."


"Huekk..huekk.."


"Sayang kamu kenapa?" Raka memijat tengkuk istrinya


"Huekk..."


Viana masih saja muntah,bahkan semua isi perutnya habis di muntahkan


"Mas Vian..." Tiba-tiba Viana pingsan


"Sayang,,kamu kenapa?" Raka menggendong Viana ke luar kamar mandi.


"Risa tolong ambilkan kunci mobil Daddy,,kita bawa mommy ke rumah sakit" perintah Raka pada sang putri


"Iya Daddy" Risa mengambil kunci mobil di kamar Daddynya


"Ini Daddy" Risa memberikan kunci mobil


"Risa di rumah saja ya sama mbak Susi,, Daddy bawa mommy ke rumah sakit dulu"


"Oke Daddy" Risa mengerti keadaan mommynya


"Ya sudah Daddy berangkat"


"Sayang kita kerumah sakit ya" Raka meletakkan Viana di kursi belakang.


Mereka tiba di rumah sakit setelah 25 menit perjalanan.Raka berteriak memanggil suster untuk menolong istrinya


"Suster"


Suster membawa viana untuk di periksa


"Mohon anda tunggu di luar saja"


Raka duduk di kursi tunggu,,ia terlihat begitu panik melihat istrinya yang tak sadarkan diri.Cukup lama dokter memeriksa istrinya.Lalu dokter keluar dari ruangan pemeriksaan Viana.


"Dokternya bagaimana keadaan istri saya" tanya Raka panik


"Mari ikut ke ruangan saya"


"Tidak ada yang serius dengan nyonya Viana tuan,, Kandungannya juga sangat baik" jelas dokter


"Apa? kandungan?" tanya Raka


"Iya tuan nyonya viana sedang mengandung" jelas dokter Arman


"Dokter serius?"


"Iya tuan,, istri anda memang sedang hamil"


"Alhamdulillah" Raka senangnya bukan main


"Terimakasih banyak dokter saya temui istri saya dulu" Raka menjabat tangan dokter Arman


Raka masuk ke dalam ruangan Viana, terlihat Viana sudah sadar namun masih terlihat lemah.


"Sayang" Raka berlari dan memeluk istrinya


"Mas,,ada apa?" tanya Viana dengan suara lemah


"Terimakasih banyak" Raka mengecupi wajah Viana

__ADS_1


"Mas coba jelaskan,,ada apa?" tanya Viana


"Di dalam sini,,ada buah hati kita" Raka mengelus perut rata Viana


"Maksudnya?" Viana masih kurang jelas


"Kamu hamil" Raka mencium bibir Viana


"Alhamdulillah" Viana berkaca-kaca


"Masss kita punya anak" Air mata Viana menetes


"Jangan menangis nanti dia ikut sedih" kata Raka menghapus air mata viana


"Ini air mata kebahagiaan" mereka benar-benar bahagia


"Sayang,, sehat-sehat ya nak di perut mommy" Viana mengelus perutnya


"Mas cinta sama kamu" Raka tersenyum manis


"Viana juga"


Setelah di periksa,Viana sudah di perbolehkan pulang oleh dokter.Tersirat ekspresi kebahagiaan di wajah dan Viana.


Tak menyangka bahwa malaikat kecilnya akan datang secepat ini.


"Hati-hati sayang" Raka memapah Viana masuk ke dalam rumah


"Mas,Viana udah sehat"


"Iya tapi kamu harus hati-hati" Raka menjadi over protektif


"Mommyyyyy" teriak Risa berlari dari dalam rumah


"Sayang" Viana berjongkok untuk memeluk sang putri


"Mommy sakit ya?"


"Nggak kok,, mommy sehat"


"Kita masuk dulu ya" Raka mengajak anak dan istrinya masuk


"Risa,,sini duduk di sebelah mommy"


"Iya mommy" Risa mendekat dan duduk di samping Viana


"Kalau nanti Risa punya adik,,Risa seneng nggak?" tanya Viana


"Adik?Risa mau banget mommy"


"Iya,, nanti kalau Risa sudah punya adik,Risa di panggil kakak"


"Kakak Lisa" ujarnya


"Iya sayang"


"Memangnya kapan Lisa punya adik mommy" mulut kecil itu terus saja bertanya


"Sekarang,,karena di perut mommy ada adik kecil" Viana menyentuhkan tangan Risa ke perutnya


"Benalkah?" Risa berbinar


"Iya sayang,, disini ada adik Risa"


"Asikkkkk Lisa mau punya adik" Risa berteriak kegirangan


"Terimakasih ya sayang,,kamu udah sayang banget sama Risa" Raka memeluk pinggang istrinya sedangkan Viana memberi tahu Susi bahwa dirinya akan punya adik.


"Sudah kewajiban viana untuk sayang sama keluarga Viana mas" Viana menyenderkan kepalanya di pundak sang suami.


Happy reading 🤗

__ADS_1


jangan lupa like.komen.vote


__ADS_2