Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy

Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy
Hilang


__ADS_3

Nadine menangis sesenggukan sambil memeluk kakinya.Sudah beberapa hari ini ia mengurungkan diri di kamarnya. Mendengar Keenan menikah dengan Alena membuat Nadine frustasi.


Ayu yang melihat putrinya seperti itu mengepalkan tangannya,ia berjanji akan membalas rasa sakit hati Putri kesayangannya.Dengan menghalalkan segala cara,ayu akan melakukan apapun untuk Nadine.


"Sayang,,buka pintunya" ayu mengetuk pintu


"Nggak mau" teriak Nadine dari dalam


"Kamu makan dulu sayang" Ayu terus membujuk putrinya


Akhirnya Nadine menurut,ia membuka pintu untuk mamanya.Ayu langsung memeluk Nadine, putrinya nampak kacau tak karuan.


Ayu menangis melihat Nadine yang tampak miris,tak ada lagi senyum di wajah cantiknya.Hatinya geram,ingin segera ia membalas orang yang membuat putrinya jadi seperti ini.


"Lupakan laki-laki itu,masih banyak yang mau sama kamu Nadine" kata Ayu serius


Nadine hanya diam, melupakan orang yang kita cintai memang sulit.Tapi bukankah definisi mencintai yang sebenarnya adalah mengikhlaskan?tapi itu bukan prinsip seorang Nadine,sampai kapan pun ia tak akan pernah ikhlas.


Terus memakan suapan demi suapan yang mamanya berikan,akhirnya Nadine menghabiskan makan siangnya.Setelah itu ia kembali menyuruh mamanya keluar dan menutup kembali pintu kamarnya.


Ayu menghela nafas,rasanya ia tak tega melihat Nadine seperti itu.Buru-buru ia ke dapur untuk menaruh piring lalu masuk kedalam kamarnya.Ayu tampak sibuk dengan ponselnya, entah mencari apa disana.


"Ternyata gadis ingusan ini yang berani merebut putra Viana itu dari anakku" ayu menatap nanar foto Alena.


"Kita lihat saja nanti" Ayu menyeringai


Sementara itu,Alena dan Keenan baru saja tiba di Jakarta setelah satu Minggu bulan madu di Bali.Mereka tampak ceria sekali, sepertinya sebentar lagi Keenan junior akan hadir..ups...


Mereka sudah sampai di rumah besar Raka,semua orang menyambut mereka dengan bahagia.Risa dan Rey juga ada disana,tak tertinggal Raymond dan Natasya juga hadir.


"Selamat siang semuanya" sapa Keenan sambil menggandeng tangan Alena


"Wah..ini dia yang kita tunggu-tunggu" kata Risa heboh


"Ada acara apa semuanya berkumpul disini?" tanya Keenan bingung


"Tidak ada,hanya ingin menyambut kalian" jawab Viana


"Ohh"


"Mama" Alena berlari memeluk mamanya


"Bagaimana bulan madunya, menyenangkan?" tanya Natasya


"Ya,tentu saja"


"Mommy" Alena beralih memeluk Viana


"Mommy kangen sekali" kata Viana


"Alena juga"


Setelah saling melepas rindu,Keenan dan alena membagikan beberapa oleh-oleh untuk semua anggota keluarganya.


Keenan dan Alena masuk ke dalam kamar,melepas penat masing-masing.


"Rasanya lelah sekali" kata Keenan yang memeluk gulingnya


Alena hanya diam,ia mulai memejamkan matanya.Keenan yang melihat istrinya tidur hanya tersenyum,ternyata Alena tukang tidur.


Keenan ikut memejamkan matanya,menyusul istrinya ke dunia mimpi.


Hari ini, Keenan dan Alena sudah kembali pada aktivitasnya.Pergi ke kantor dan kuliah, mereka nampak semakin semangat menjalani hidupnya.

__ADS_1


Seperti pagi ini,Keenan sudah siap dengan pakaian kantornya.Alena memakaikan dasi untuk Keenan.


"Sayang,rasanya aku tidak ingin pergi.Aku masih ingin disisimu seperti ini" kata Keenan sambil memeluk Alena.


"Kalau kakak nggak ke kantor, kasihan Daddy.Nanti sore udah pulang,jadi terserah kakak deh mau ngapain" kata Alena


"Baiklah,ayo beri semangat untuk suamimu ini" kata keenan


"Semangat sayang" kata Alena


"Noo,bukan semangat yang itu"


"Lalu?"


"Semangat yang ini" Keenan langsung melum** bibir mungil istrinya.


"Hemm modus" kata Alena


"Ya sudah, kakak berangkat ya" kata Keenan sambil mengecup kening Alena


"Iya hati-hati" setelah mencium tangan Keenan,Alena mengantarkan Keenan sampai di bawah.


"Keenan sudah berangkat?" tanya Viana saat Alena masuk ke dalam.


"Sudah mom,baru saja"jawab Alena


"Ya sudah,mommy mau pergi sebentar sama Tante Tari.Nanti kalau kamu pergi kuliah,minta anter sama pak Tejo"kata Viana


"Iya mom" setelah itu Viana pergi ke luar,ia memang ada urusan penting dengan Tari.


Pukul 10 pagi,Alena sudah siap dengan baju kuliahnya.


Mencari pak Tejo,lalu berangkat ke kampus.Rasanya ada yang aneh, sepanjang perjalanan Alena merasa ada yang mengikuti mobilnya dari belakang.


Tapi ia tak mau berpikir negatif,mungkin saja mobil itu memang searah dengannya.Tiba di kampus,Alena langsung berlari masuk ke dalam kelas dengan nafas ngos-ngosan.


"Enggak"jawab Alena


"Kenapa ngos-ngosan kaya gitu?" tanya vebrina


"Aku tadi lari dari depan, soalnya pas di jalan tadi aku ngerasa ada yang ngikutin mobil aku" jelas Alena


"Siapa?" tanya vebrina


"Nggak tau,tapi mungkin memang searah sama aku" kata Alena membuat Vebrina manggut-manggut.


"Eh btw,gimana bulan madunya.Gila pasti lu udah nggak perawan ya" ceplos vebrina


"Ni mulut kalo ngomong suka ngejeplak aja" alena menoyor mulut vebrina


"Hehehe,,ceritain dong" kata vebrina


"Males, nanti kamu kena sawan hahaha" Alena terbahak sendiri.


Setelah itu dosen datang,Alena dan Vebrina menyimak baik-baik materi yang di sampaikan oleh dosen.


Pukul 15.30 kelas selesai,Alena dan Vebrina keluar dari kelas dan berjalan menuju parkiran.


"Kamu belum di jemput,aku anterin aja" kata Vebrina


"Nggak usah, sebentar lagi kak Keenan jemput kok.Lagian kamu ada urusan penting kan" kata Alena


"Yakin aku tinggal nggak papa?" tanya Vebrina memastikan,rasanya ia tidak tega

__ADS_1


"Udah nggak papa,masih rame juga disini" kata Alena


"Ya sudah aku pergi dulu,kamu hati-hati ya" Vebrina masuk ke dalam mobilnya dan berlalu meninggalkan Alena yang masih menunggu jemputan.


Sudah setengah jam Keenan tak juga muncul,Alena yang bosan akhirnya keluar dari kampus dan menunggu di depan sambil jajan di pinggir jalan.


Saat Alena tengah duduk di kursi sambil menikmati cilok yang ia beli, tiba-tiba ada yang menutup mulutnya dengan kain.Alena meronta,tapi tak beberapa lama kesadarannya mulai hilang.


Alena di masukkan kedalam mobil berwarna hitam oleh dua laki-laki bertubuh tinggi besar.Setelah itu mereka membawa Alena pergi sebelum ada yang melihat kejadian.


Selisih beberapa menit, Keenan sampai di kampus.Ia turun dan mencari istrinya.Keenan menelepon ponsel Alena namun nomornya tidak aktif.


Perasaannya mulai tidak enak,sejak tadi pagi ia merasa tak ingin jauh dari istrinya.Keenan tak menyerah,ia masih mencoba menelepon Alena tapi hasilnya sama.


Ia berjalan menuju kelas Alena,disana juga sudah sepi.lalu Keenan berjalan ke kantin,tapi kantinnya juga sudah tutup.


Akhirnya Keenan kepikiran menelepon vebrina,ia yakin pasti Alena bersama Vebrina.


"Halo" sapa keenan dengan suara panik


"Ya kak? ada apa?"tanya Vebrina yang masih di jalan


"Apakah Alena bersamamu?" tanya Keenan


"Tidak,tadi dia menunggu di dekat parkiran.Saat aku akan mengantarnya dia menolak,katanya mau menunggu kakak"jelas Vebrina membuat Keenan pucat.


"Dia tidak ada di kampus,di kelas dan di kantin juga tidak ada.Nomornya juga tidak aktif" kata Keenan


"Kemana dia? apa dia sudah pulang duluan.Sebaiknya kakak pulang dulu,siapa tau dia naik taksi online" saran Vebrina yang juga ikut panik


"Oke makasih" Keenan berlari menuju mobilnya lalu bergegas pulang.Ia berharap Alena sudah di rumah.


Setelah 15 menit,Keenan sampai di depan rumah.Ia berlari masuk ke dalam,membuat Viana yang berada di ruang tengah jadi kaget sendiri.


"Keenan,kamu kenapa lari-lari?" tanya Viana


"Mom,apa Alena sudah pulang?" tanya Keenan


"Alena? bukankah dia kuliah.Belum pulang" kata Viana membuat keenan lemas.Kemana istrinya pergi,tak biasanya Alena menghilang seperti ini.


"Keenan ada apa?" tanya Viana yang melihat Keenan berjongkok


"Tadi di kampus Alena juga tidak ada,nomornya juga tidak aktif mom.Keenan kira dia sudah pulang duluan" jelas Keenan


"Astaghfirullah,lalu kemana menantu mommy" Viana panik


"Ada apa ini?" tanya Raka yang baru saja pulang dari kantor,melihat istrinya dan anaknya berjongkok di depan pintu.


"Mas,Alena hilang" Viana memeluk suaminya


"Bagaimana bisa?" tanya Raka


"Halo" Tiba-tiba Keenan di telepon nomor yang tidak terlihat,dengan cepat ia mengangkat telepon tersebut.


Wah bener-bener nggak punya kapok si Ayu,,hemm kira-kira Alena dimana ya?


Sengaja author kasih tegang dikit-dikit ya biar freshh😝🤭


Sorry baru up,, author sibuk buat green house nih


Minta doanya semoga usaha author lancar ya hehe..


Request,,mau di apain nih si Ayu?

__ADS_1


Nantikan bab selanjutnya


love you pull ❤️❤️❤️


__ADS_2