Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy

Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy
Bulan madu


__ADS_3

Satu Minggu telah berlalu,kini Agim dan Tari akan pergi bulan madu.Dan pastinya akan membuat Raka sibuk, karena di tinggal Agim.


Pukul 7 malam Agim dan Tari berangkat, mereka akan bulan madu di tanah air saja.Sesuai permintaan Tari,Agim juga ingin di Indonesia saja.


"Semuanya sudah siap?" tanya Agim


"Sudah mas"


"Ya sudah kita berangkat sekarang"


Mereka turun ke bawah untuk berpamitan dengan kedua orang tuanya.Agim membawa 1 koper besar, bajunya dan baju tari di jadikan satu.


"Kalian sudah mau berangkat?" tanya Sania


"Iya ma"


"Ya sudah hati-hati ya" kata Sania


"Iya,,pa ma kita berangkat ya" pamit tari


"Iya,,jangan lupa oleh-olehnya"


"Mama mau di bawakan apa?" tanya tari


"Cucu" jawab Hengki tersenyum


"Siap pa,,Agim usahakan" Agim mengacungkan jempolnya


"Jaga istrimu baik-baik gim,,dan mamamu juga" kata Hengki membuat Agim mengerutkan alisnya


"Kan ada papa yang menjaga mama" jawab Sania


"Iya" senyum Hengki perlahan menghilang


"Ya sudah kalian berangkatlah"


"Iya pa,, assalamualaikum" kata keduanya


"Waalaikumsalam"


Setelah dua jam perjalanan,Kini Agim dan Tari telah sampai di Bali.Ya Bali, mereka memang berniat kesini untuk melakukan bulan madu.


Kota dengan banyak pesona, membuat mereka ingin mengabadikan momen indah disana.


Mereka telah sampai di hotel,Agim merangkul pinggang Tari.


Mereka membersihkan diri,jam sudah menunjukkan pukul 21.15.Memesan makanan untuk makan malam, Setelah itu beristirahat.


Pagi yang indah menyapa..


Agim masih terlelap, sedangkan tari sudah selesai mandi dan kini sedang berada di balkon kamar untuk menikmati indahnya mentari pagi.


"Emm" Agim menggeliat merasakan sinar matahari yang menyinari wajahnya


"Sayang" panggil Agim,namun tari tak mendengar karena sedang duduk dan menikmati suasana di balkon


"Sayang" panggil Agim lagi


"Di balkon mas" teriak tari saat mendengar suaminya memanggilnya


"Sedangkan apa Hem?" tanya Agim memeluk pundak tari dari belakang


"Sedang menikmati sinar matahari pagi"


"Sudah agak panas,ayo masuk"


"Iya" Tari menurut


"Kamu harum sekali" puji Agim saat menghirup aroma sabun yang di pakai istrinya


"Biasa saja" kata Tari


Agim yang berniat mandi mengurungkan niatnya,ia berbalik dan langsung menyerang istrinya.Tari yang mendapat serangan dadakan merasa kaget.Agim membuat istrinya tak berdaya dengan sentuhan-sentuhannya.


Agim membawa Tari ke kamar mandi,ia tak peduli kalau istrinya itu sudah mandi.Tari hanya menurut, karena ia juga menikmati permainan Agim.


Desah*n demi desah*n keluar dari mulut Tari.Ia bahkan kuwalahan mengimbangi permainan Agim, karena Agim sudah begitu lihai memimpin permainan.Uuuhh sudah mulai nakal ya Gim...

__ADS_1


Setelah dua jam mereka menuntaskan hasrat masing-masing.Setelah mandi,Agim membawa tari ke ranjang.Wanita itu sudah kedinginan karena melakukannya di dalam kamar mandi.


"Terimakasih ya" Agim mengecup bibir tari dan memeluknya.Tari hanya mengangguk,dirinya lelah ingin memejamkan mata sebentar.


Berbalik dengan Agim yang sedang menikmati surga dunia,kini Raka justru sedang tergopoh-gopoh memakai bajunya.Pagi ini ia akan menghadiri rapat kerja sama dengan kliennya,Tapi justru Raka malah bangun kesiangan.Semalam ia tidur pukul 4 dini hari, karena menemani istrinya menjaga baby Ken.


Viana sudah menyuruh Raka untuk tidur lebih dulu,tapi ia menolak dengan alasan kasihan dengan Viana yang berjaga sendirian.


Alhasil kini ia repot sendiri,sudah bangun kesiangan, menyiapkan baju sendiri karena Viana sedang mengurus baby Ken yang sedikit rewel.


Raka berangkat ke kantor tanpa sarapan, karena sudah terlambat untuk menemui kliennya.


"Mass tunggu" teriak Viana


"Ada apa?" tanya Raka berbalik


"Ini,,bawa bekal.Nanti kamu kelaparan" Viana menyodorkan kotak bekal kepada Raka


"Terimakasih" Raka mencium pipi istrinya


Lalu ia melajukan mobilnya ke kantor, membelah jalanan pagi yang sudah ramai.


"Duh anak mommy kenapa sih? kok ngrengek terus" Viana menimang-nimang baby Ken


"Ken laper ya?" tanya Viana seolah berbicara dengan putranya.Ia memberikan Asi untuk baby Ken,tapi baby Ken tak mau.


"Cup-cup sayang" Viana menggoyangkan tubuhnya agar baby Ken berhenti merengek


"Adik Ken kenapa mommy?" tanya Risa yang baru masuk ke kamar sang mommy


"Adik Ken lagi rewel sayang,, mungkin ngantuk" kata Viana


"Jangan nakal ya dek" Risa memegang kaki adiknya


"Iya kak" Viana menirukan suara anak kecil


Sehari ini terasa begitu cepat,bahkan kini jam sudah menunjukkan pukul 18.35


"Ya sudah mas hati-hati kalau pulang ya" kata Viana di telepon.Raka sedang menghubunginya untuk memberi tahu bahwa dirinya akan pulang terlambat, karena pekerjaannya belum selesai.


"Iya sayang,kamu makan duluan saja ya jangan nunggu mas"


"Daddy belum pulang ya mommy?"


"Belum sayang,,Daddy lembur"


"Oh" gadis kecil itu ber-oh ria


Di Bali....


Agim sedang memeluk istrinya dengan erat, mereka terlelap setelah melakukan pergulatan panas di ranjang.Entah berapa ronde mereka melakukannya yang jelas lebih dari 2.


Krukkk..krukkk..


Perut Tari berbunyi, menandakan bahwa ia sedang kelaparan.Tari menerjap, menggeliat di bawah dada bidang suaminya.


Perutnya yang lapar membuatnya bangun,rasanya lelah sekali setelah di gempur Agim berkali-kali.


"Mas" Tari menggoyangkan lengan Agim


"Emm"


"Mas bangun,, Tari laper" Tari mencubit dada Agim


"Makan" jawab Agim tanpa membuka mata


"ish,,yaudah minggir" Tari menyingkirkan tangan Agim yang memeluknya


Tari bangun dari ranjang, berjalan pelan menuju sofa untuk mengambil ponsel dan memesan makanan.


Setelah memesan makanan,tari masuk ke dalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya.Berendam air hangat sangat menenangkan.


Cukup lama tari berendam,,membuat Agim yang di luar menggedor-gedor pintu kamar mandi.


"Sayang,,kamu nggak papa kan?" tanya Agim


"Sayang" panggil Agim ulang karena istrinya diam saja

__ADS_1


Sedangkan tari sedang memejamkan matanya,ia bukan tidur tapi sedang menikmati ketenangan berendam air hangat.


"Sayang,,buka"


"Apa?" tanya Tari yang risih dengan teriakan Agim


"Buka pintunya"


Tari turun dari bath tub dengan tubuh polos,membuka pintu agar Agim diam.Justru agim di buat melotot dengan penampilan Tari tanpa busana.


Saat Agim ingin masuk,Tari menghentikannya.


"Stop,,diam di tempat" Tari menutup pintunya kembali


"Kok di tutup lagi sih sayang?"


"Nanti nggak selesai-selesai" jawab Tari yang sudah paham dengan tatapan Agim


Kini mereka sudah duduk di sofa, menikmati makan malam yang di pesan tari.


"Mass habis ini kita jalan-jalan?" tanya tari


"Iya kalau kamu nggak capek"


"Nggak kok"


"Beneran?" tanya Agim


"Iya,Tari nggak capek"


"Berarti nanti setelah jalan-jalan bisa lagi dong" Agim menaik turunkan alisnya


"No,,udah 3 kali kita mainnya massssssss" Tari tak habis pikir,Agim bisa se mesum ini


"Bentar aja,,satu ronde" bujuk Agim


"Nggak"


Agim menghela nafas,ia memang sudah 3 kali menggempur istrinya sehari ini dengan ronde yang berbeda.


Di kamar Raka...


Raka baru pulang dari kantor,ia langsung mandi karena merasa gerah.Viana menyiapkan baju untuk suaminya,baby Ken juga sudah tertidur.


"Ini pakai bajunya"


"Sayang" panggil Raka


"Hemm" jawab Viana sambil memasukkan baju Raka ke keranjang pakaian kotor


"Masih lama ya?" tanya Raka memeluk istrinya dari belakang


"Apanya yang masih lama mas?" tanya Viana


"Ini" Raka menyentuh bagian inti istrinya


"Ish,,baru juga dua Minggu"


"Mas udah pengen" rengek Raka


"Sayang,,kamu harus sabar ya" Viana membelai pipi suaminya


"Tapi.."


"Viana bantu tidurkan mau?" tawar viana


Raka melotot,sebab istrinya tak pernah menawarkan hal itu padanya.Tapi ia tak mau menyia-nyiakan kesempatan ini,ia pun mengangguk


"Dengan apa?" Tanya Raka


"Dengan...sudah cepat buka,, nanti keburu baby Ken bangun"


Dengan girang,Raka membuka celananya.Manampilkan ular berbisa yang bisa memberi rasa nikmat itu.


Penasaran dengan apa Viana memuaskan suaminya?


Haduh...jadi traveling otak author 🤣

__ADS_1


Happy reading 🤗


__ADS_2