Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy

Baby Sitter Cantik Kesayangan Daddy
Kencan pertama


__ADS_3

Waktu berjalan begitu cepat,kini pernikahan Viana dan Raka sudah genap 2 Minggu.Dan 3 hari lagi akan melaksanakan pesta pernikahan yang sempat tertunda.Keadaan Viana juga sudah pulih seperti sedia kala.


Sore ini mereka hanya bersantai menunggu hari H nya saja.Karena persiapan sudah siap.Undangan pun juga sudah di sebar 1 Minggu yang lalu.


"Semuanya sudah siap pa?" tanya Viana pada Bagas


"Sudah" jawab Bagas tersenyum


"Oh iya,,Agim sudah memberikan undangan Tari apa belum ya mas?" tanya Viana pada suaminya


"Mas tanyakan dulu" jawab Raka membuka ponselnya untuk mengirim pesan pada Agim


Di dalam pesan..


"Apa kau sudah memberikan undangan Tari?" tanya Raka


"Belum" jawab Agim enteng


"Kau ini tidak bisa di andalkan,, nanti cepat berikan" Raka kesal


"Iya,,sekalian kencan nanti" balas agim cengengesan


"Modus" balas Raka lagi


"Terserah padaku" bantah agim


"Belum di berikan sayang,, katanya sekalian nanti kencan" ujar Raka


"Agim memang pandai mencari kesempatan" Viana menggelengkan kepalanya


"Agim dekat dengan Tari?" tanya Bagas


"Iya pa" jawab Raka


"Besok gaunnya di antar kesini mas?" tanya Viana


"Iya sayang"


"Ya sudah Viana masak dulu ya" pamit Viana pada suaminya


"Biar Susi saja sayang,,kita ke kamar saja" ajak Raka berdiri


"Dasar anak sialan" umpat Bagas iri


"Apa sih pa?" Raka malas


"Sudah sana pergi" Bagas melemparkan bantal sofa ke wajah Raka


Viana tersenyum melihat tingkah papa dan anak ini.Lalu ia dan Raka berjalan ke kamar mereka.


"Mas masuk dulu saja,,vian mau lihat Risa dulu"


"Iya sayang"


"Sayang lagi apa?" tanya Viana pada putrinya yang sedang duduk di lantai


"Lagi main mommy" jawab gadis cantik itu


"Kita ke kamar mommy yuk,,ada Daddy juga disana" ajak Viana


"Oke mommy"


Sementara kini agim sedang duduk di teras rumah sambil meminum kopi buatan sang mama.


Ia berencana mengajak Tari untuk kencan malam ini.


Tut..Tut..Tut..


"Halo mas" sapa tari di balik telepon


"Halo"


"Ada apa mas?" tanya Tari tersenyum


"Kamu lagi apa?" tanya agim basa basi


"Baru pulang kerja mas" jawab Tari


"Oh,nanti malam kamu ada acara nggak?"


"Nanti malam ya.. kayaknya nggak ada mas"


"Nanti malam jalan yuk,, sekalian aku mau ngasih undangan pernikahan dari Viana" ungkap Agim

__ADS_1


"Boleh" jawab tari tersenyum malu-malu


"Oke nanti aku jemput jam 7"


"Iya mas"


Tari tersenyum malu-malu,ia bergegas menyiapkan baju untuk kencan pertama nanti.Entah bagaimana perasaan tari pada Agim, yang jelas kini dirinya bahagia.


"Kamu ngapain?" tanya Marni melihat Tari sedang mencoba semua bajunya.


"Ah ibu,,tari sedang mencari baju yang pas" jawab tari masih sibuk dengan baju-bajunya


"Memangnya kamu mau kemana?" tanya Marni penasaran karena tari tak biasa keluar malam


"Hehe nanti ibu juga tahu" tari meringis


"Dasar anak muda" Marni tersenyum lalu keluar dari kamar tari


"Haduh nanti pakai baju apa ya?" tari bingung karena tak punya baju cewek,,dia terbiasa pakai kemeja wanita atau kaos oblong saja.


"Apa ini" tari mencocokkan baju dengan tubuhnya


"Ah jelek sekali" tari mengganti dengan yang lain


"Aku pakai baju apa ya?" Tari benar-benar bingung


"Apa aku pakai Kemeja saja"


"Konyol,,masa kencan pakai kemeja" tari menoyor kepalanya sendiri


"Hah aku bingung sekali" tari merebahkan tubuhnya di kasur


Lelah memilih baju, akhirnya tari tertidur pulas.Melupakan acara nanti malam dengan agim.


Kini jam sudah menunjukkan pukul 18.20,tapi tari masih setia memeluk gulingnya.Ia akhirnya bangun saat perutnya terasa lapar.Meraba ponsel untuk melihat jam dan tari langsung loncat dari atas ranjangnya.


"Apaaaaa? sudah setengah 7 malam" tari panik karena belum apa-apa


"Astaga aku ketiduran lama sekali" tari menarik handuknya lalu masuk ke dalam kamar mandi


"Aku bahkan belum menyiapkan baju" tari masih kebodohannya


Sedangkan agim kini sudah rapi dengan baju santai di lapisi oleh jaket warna biru Dongker kesayangannya.Rambut sangat licin,bau wangi yang menggoda terlihat sangat menawan dan tampan.


"Kau mau kemana?" tanya Hengki


"Benarkah?" Hengki berbinar saat putranya bilang akan kencan


"Tentu saja pa" agim pongah


"Nah begitu dong,,itu baru anak papa" Hengki merangkul putranya


"Iya-iya,,sudah lepaskan pa aku mau berangkat" ucap agim malas


"Baiklah-baiklah kau pergi sekarang ya" Hengki mengusir Agim agar cepat berangkat


"Mau kemana anak itu pa?" tanya Sania saat mendengar suara mobil agim


"Kencan ma,, sepertinya sebentar lagi kita akan punya mantu" kata Hengki tersenyum


"Semoga saja" Sania membalas senyuman Hengki


Setelah 15 menit perjalanan kini agim sudah sampai di depan rumah Tari.Jujur saja ia deg-degan.


Tok .tok..tok..


"Assalamualaikum"


"Waalaikumsalam" jawab Marni dari dalam rumah


Ceklekk..


"Eh nak agim" sambut Marni


"Selamat malam Bu" Agim mencium tangan Marni


"Malam,,mau cari tari ya?" tanya Marni


"Hehe iya bu," jawab Agim meringis


"Ya sudah masuk dulu,,biar ibu panggil tari dulu"


"Agim tunggu di sini saja Bu"

__ADS_1


Lalu Marni memanggil tari yang sedang menyisir rambutnya.


"Tari,,di depan ada nak Agim" kata Marni


"Iya Bu" jawab tari sambil menyemprotkan parfum


"Memangnya kalian mau kemana?" tanya Marni


"Tari nggak tahu Bu,,mas agim cuma bilang ngajak keluar aja" jawab Tari tersenyum


"Ayo Bu" tari menggandeng ibunya


"Mas agim" panggil tari saat sampai di teras rumah


Agim melongo,, melihat penampilan tari yang begitu cantik.Rambut panjang yang terurai menambah kecantikan gadis itu.


"Mas" panggil tari lagi


"Ah iya" agim tersenyum kikuk


"Bu agim ijin ya mau ajak Tari keluar" ijin Agim pada Marni


"Iya nak agim,,tapi pulangnya jangan malem-malem ya" pesan sang ibu


"Siap Bu" agim mencium tangan Marni


"Tari berangkat ya Bu" pamitnya


"iya nak hati-hati"


Saat perjalanan agim sengaja pelan-pelan agar bisa menikmati waktu bersama gadis pujaannya.


"Kita mau kemana mas?" tanya tari memecah keheningan


"Kita makan malam dulu bagaimana?* tanya agim


"Oke"


Mereka sudah sampai di restoran tempat mereka akan makan malam.


"Terimakasih" kata tari saat makanan mereka sampai


"Oh iya,,Undanganmu ada di mobil,aku lupa membawanya* kata agim


"Iya mas" jawab tari


Setelah makan malam, mereka memutuskan untuk menonton bioskop.


"Bagaimana kalau kita belanja dulu" ajak Agim setelah puas menonton bioskop


"Memangnya mas mau belanja apa?" tanya tari


"Sudah ayo ikut" ajak agim


Kini mereka berada di dalam toko gaun pesta.agim berencana membelikan sebuah gaun untuk Tari gunakan saat pesta nanti.


"Mbak tolong pilihkan gaun pesta yang sesuai dengan badannya" ucap agim pada pelayanan toko tersebut


"Baik mas" jawab pelayanan tersebut


"Mass nggak usah" kata tari tak enak hati


"Sudah kamu ikut saja" agim mendorong tari agar mau masuk ke ruang ganti.


Tari keluar dari ruang ganti dengan gaun berwarna hitam yang melekat di tubuhnya, terlihat sangat pas dan a



"Bagaimana mas" tanya tari membuat Agim melongo


"Cantik" satu kata lolos dari mulut agim membuat tari merona


"Ya sudah bungkus yang ini saja" perintah agim pada pelayanan toko.


"Baik mas"


"Mas terimakasih ya gaunnya"kata tari saat di dalam mobil


"Sama-sama,, jangan lupa nanti di pakai waktu acara pernikahan Viana ya"


"Iya mas


Lalu mereka melanjutkan perjalanan pulang.

__ADS_1


Maaf ya readerku sayang,,saya baru bisa up karena ada acara di rumah..mohon di mengerti


happy reading 🤗


__ADS_2