BEDA USIA? TAK MASALAH

BEDA USIA? TAK MASALAH
Kerisauan Rendra


__ADS_3

"Lagian bunda juga belum mengizinkan Dito untuk pacaran, bunda hanya ingin Dito fokus ke sekolah dan bimbingan belajar lainnya" jawab Fatimah menenangkan


"Itu pasti bun, aku akan berusaha berjuang dan berdoa, agar semua itu terwujud" sahut Dito


Dimeja makan sangat terasa damai dengan suasana penuh kebahagian, Ayu dan Rendra tidak makan bersama mereka masih melakukan kegiatan masing masing yang membuat Ayu juga jarang pulang siang, lebih sering pulang habis Maghrib.


Rumah Sakit


Rendra baru saja selesai menangai operasi kecil, setelah selesai Rendra kembali keruang kerjanya untuk istirahat meregangkan otot yang terasa pegal dan sakit.


Fatimah dan baby R sedang apa ya sekarang, aku telpon saja deh. batin Rendra


Rendra mencari kontak istrinya dan menelpon istrinya


📱 Rendra - nomor yang anda tuju tidak bisa dihubungi, cobalah beberapa saat lagi.


Kemana Fatimah, tumben sekali tidak angkat panggilan telpon dari ku. batin Rendra lagi


"Aku coba sekali lagi deh, tidak sepetrti biasanya" lirih Rendra mengulang panggilan


📱 Rendra - nomor yang anda tuju tidak bisa dihubungi, cobalah beberapa saat lagi.


"Dirumah banyak orang, kalau memang ada sesuatu yang bahaya pasti mereka menghubungi ku, lebih baik nanti aku hubungi lagi" ucap Rendra pada dirinya sendiri


Braakkkk ... suara dorongan pintu yang sangat keras


"Christina, sedang apa kamu disini?" tanya Rendra bingung


"Maaf doker Rendra, perempuan ini memaksa ingin bertemu dokter, kami sudah melarang tapi dia mengancam" jawab salah satu suster dan security


"Mengancam? apa yang dia ancam?" tanya Rendra dengan tatapan tajam pada perempuan yang bernama Christina


"Rendra, aku hanya ingin bertemu dengan kamu, tapi manusia sampah ini menghalangiku" ucap Christina santai


"Manusia sampah, justru disini yang terlihat sampah adalah kamu Tina, dan kamu sangat menjijikan manusia yang mengaku berpendidikan tapi sama sekali tidak terlihat berpendidikan, kasihan sekali orangtuamu membiayai hidup untuk mu dan jauh jauh sampai ke LN, anaknya menjadi wanita bar bar dan wanita ja**l***ng seperti kamu" sahut Rendra tenang dan datar


"Kamu menghina aku? aku lakukan ini karena aku cinta sama kamu dari dulu, tapi kamu selalu mengabaikan aku Rendra, dimana hati kamu, jangan pernah kamu lupakan masa lalu mu bersamaku saat kita bertemu di LN waktu itu" jawab Christina tersenyum sinis


"Aku tidak pernah punya masa lalu dengan mu nona Christina" sahut Rendra tegas dan dingin


"Oh iya, kamu yakin? saat malam itu kita pergi ke sebuah acara pesta pernikahan lalu disana kita berdua sama sama mabuk dan akhirnya kita berakhir di ranjang" ucap Christina membuat Rendra, security dan suster terkejut


"Jaga ucapan mu Christina, aku yakin pada diriku, bahwa aku tidak pernah punya masa lalu dengan wanita ja**l***ng seperti kamu" bentak Rendra mendekati Christina yang berdiri diambang pintu ruang kerjanya


"Kalau aku punya bukti semuanya, dan kuberikan itu pada istrinua apa yang akan terjadi pada rumag tangga kalian?" sahut Christina licik


"Istriku bukan wanita bodoh yang mudah percaya dengan yang orang lain berikan, apalagi orang yang dia tidak kenal sama sekali" jawab Rendra menatap tajam Christina


"Bagaimana jika anakmu yang bernama Dito yang akan memberitahu ini semua pada bunda tersayangnya" sahut Christina percaya diri


Rendra terdiam seketika mendengar nama Dito disebut.


"Kenapa, takut kamu dengan anak ingusan begitu" ucap Christina semakin berani


Plakk ... suara tamparan


Rendra menampar wajah mulus Christina dengan sekuat tenaga, dan membuat perempuan itu mengeluarkan darah disudut bibirnya.


"Kamu sudah gila menyakitiku hah" teriak Christina ingin membalas Rendra, tetapi security dan suster berhasil menahannya


"Ingat baik baik Tina, siapapun yang berani mengganggu anak dan istriku, tidak akan kubiarkan dia hidup enak dan tenang diluaran sana, jika kamu ingin memberikan barang bukti yang kamu punya pada anak dan istriku silahkan, setelah itu kamu akan tau nasib dirimu selanjutnya" ucap Rendra dingin dengan tatapan mata seperti ingin menghabisi orang

__ADS_1


"Lihat aja nanti, kamu akan lebih menderita dari sebelumbya" jawab Christina


"Bawa pergi manusia ini, jangan sampe dia masuk ke Rumah Sakit ini lagi, kalau perlu kalian buat selebaran dan tulis diselebaran tersebut hati hati wanita psikopat, tempel diseluruh di tempat yang ada" sahut Rendra kembali ke kursi kerjanya


"Ba***ngan kamu Rendra, bre***s*k, lepas, gua bisa jalan sendiri" teriak Christina sambil meronta ronta


Security dan suster memaksa Christina untuk keluar dan menjauh dari area rumah sakit, dan salah satu security yang lain membuat selebaran yang diperintahkan Rendra.


Ruangan Rendra


"Astaghfirullah, Astaghfirullah, Astaghfirullah, apa yang terjadi sebenarnya waktu itu, karena aku sendiri tidak tau dan tidak mengingat kejadian saat itu" lirih Rendra menutup wajahnya dengan tangan


📱 Triiingg!!!! suara dering panggilan masuk


Fatimah. batin Rendra


📱Rendra


Assalamu'alaikum, sayang, kamu dari mana saja ayah hubungi sedari tadi


📱Fatimah


Wa'alaikumsalam, maaf ayah tadi bunda habis makan bersama dengan yang lain, ponsel bunda tinggal dikamar, ayah sudah makan siang?


📱Rendra


Ayah akan makan nanti bun, baru selesia operasi jadi istirahat sebentar


📱Fatimah


Jangan lupa makan, tetap jaga kesehatan


📱Rendra


📱Fatimah


Ayah jadi pulang sore hari ini?


📱Rendra


Insyaa Allah jadi, kemungkinan ayah sampai rumah jam empat itupun kalau tidak macet


📱Fatimah


Jangan ngebut bawa mobilnya, biasa biasa aja yang penting sampai rumah


📱Rendra


Iya sayang, tapi baby mana?


📱Fatimah


Lagi sama Dito, ibu, mama dan papih diruang keluarga


📱Rendra


Dito sudah pulang? ini baru jam berapa


📱Fatimah


Sudah dari tadi, katanya guru mereka sibuk

__ADS_1


📱Rendra


Guru ya harus sibuk ngajar jangan sibuk yang lain dong


📱Fatimah


Itu juga sibuk untuk masa depan anak didiknya kok yang mau lulus, jangan berpikir negatif terus sama orang


📱Rendra


Bunda yang jangan terlalu baik pada orang lain apalagi orang yang tidak dikenal


📱 Fatimah


Kenapa jadi bahas itu sih, udah ah bahas yang lain aja, atau tidak ayah makan siang dulu sana, habis itu istirahat agar tubuhnya fit


📱Rendra


Nanti ayah akan makan sayang, tapi ayah lagi rindu dengan bundanya baby R


📱 Fatimah


Mulai deh, pikirannya traveling pasti


📱Rendra


Hahahaha... kok bunda tau aja, lagian setiap kali lihat bunda saat itu juga junior ayah bangun


📱 Fatimah


Astaghfirullah, sudah sana makan siang, bunda tunggu ayah nanti sore


📱Rendra


Siap sayang, love you


📱 Fatimah


Hmmm


Ada rasa bahagia habis menghubungi sang istri, tapi ada juga rasa khawatir dan kepikiran dengan ucapan Christina tadi membuat otaknya harus segera mencari cara agar perempuan itu tidak mengganggu rumah tangganya.


\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=


Hai Readers terima kasih yang sudah setia membaca "Beda Usia, Tidak Masalah" terus berikan dukungannya ya dengan cara


👍🏼 Like


📝 Komen


🎁 Hadiah


🎟️ Vote


Dan berikan juga dukungan di karya yang lainnya seperti :



Cinta Zavier untuk Aisyah 👍🏼📝🎁🎟️


Kesetiaan Cinta Yusuf 👍🏼📝🎁🎟️

__ADS_1



Kedua cerita ini masih saling menyambung ya jadi harus baca terlebih dahulu yang nomor 1.


__ADS_2