Belenggu Hasrat Kakak Ipar

Belenggu Hasrat Kakak Ipar
Menunggu kabar gembira


__ADS_3

"Mau mencoba nya?"


Kalimat godaan yang dilontarkan Emre seketika membuat gadis itu membulatkan bola matanya.


"What?"


"Mau Di mulai dari mana?"


Emre bicara sambil berusaha menyentuh kedua belah pipi Elma.


Sejenak Elma menatap dalam bola mata Emre, wajah laki-laki itu semakin dekat dengannya, bahkan jarak itu jelas telah terkikis dengan sempurna, hidung mereka saling menyatu dan..


Elma memejamkan sebelah matanya.


Seketika Emre mengulum senyuman, mencoba menahan tawanya saat melihat ekspresi Elma.


Gadis itu seketika membuka kedua bola matanya.


"Kauuuu .. Emre... sialannnn"


Elma tampak mengamuk, dengan gerakan cepat memukul tubuh Emre dengan perasaan kesal.


Laki-laki itu tertawa terbahak-bahak, mencoba menahan pukulan Elma dengan kedua tangannya.


"Dasar..aku benar-benar akan menghabisi mu"


Elma terus memukul Emre dengan kesal, lantas mendekati kasur kemudian meraih sebuah bantal lantas memukul nya ke arah Emre.


"Hentikan... Elma"


Emre bicara masih sambil terus tertawa.


"Sialan.. dasar..."


Beberapa kali pukulan Elma terus Emre tahan dengan tangan nya.


"Come jangan marah, aku hanya main-main"


Ucap Emre sambil berusaha menghindar saat Elma ingin terus memukulnya.


"Pergi dari sini sialan"


Rutuk Elma kesal.


"Baiklah, aku pergi sekarang"

__ADS_1


Tawa Emre masih terdengar dibalik telinga Elma, dengan gerakan cepat laki-laki itu berusaha kabur saat Elma mulai melempari diri nya dengan bantal, sejenak dia menghilang meninggalkan Elma dengan kekesalan nya.


Tapi sepersekian detik kemudian Emre kembali masuk ke dalam.


"Tunggu dulu, bukankah ini kamar ku baby? kenapa jadi aku yang keluar?"


Seolah-olah dia baru menyadari kebodohannya, dan seperti nya Emre kelepasan memanggil gadis itu dengan kata Baby.


alih-alih peduli ocehan Emre, Elma dengan perasaan kesal melempar kan beberapa bantal.


"Masa bodoh, kamu membuat aku jadi kesal sialan"


Pekik Elma dengan wajah memerah karena malu.


Emre kembali melesat kabur dari sana sambil terkekeh geli.


*******


Sejenak Elma menatap buku nikah yang ada di hadapannya, sambil beberapa kali gadis itu menghembuskan nafas nya berat.


pada akhirnya statusnya kini telah berubah menjadi menikah,catat MENIKAH.


Akhhhh


Elma mencoba mengacak-acak rambutnya Beberapa waktu.


Melihat banyak laki-laki aku pusing apalagi melihat satu orang setiap harinya.


keluh Elma sejenak.


Yang membuat Elma merasa pusing adalah, Emre membuat pernikahan ini seolah-olah adalah nyata, dia mengadakan pesta pernikahan di beberapa Minggu kedepan secara besar-besaran tanpa menanyakan lebih dulu pada Elma apakah dia menyukainya atau tidak.


Belum lagi hari ini setelah acara pernikahan mereka, tiba-tiba keluarga besar nya dan keluarga besar Emre memutuskan untuk menginap di mansion Emre.


"Kakek menginap disini?"


Elma bertanya sambil berusaha tertawa kecil, sejujurnya kali ini dia ingin sekali mati saja.


Jika semua keluarga menginap, artinya mereka terpaksa tidur di kamar yang sama dan tidur di atas kasur yang sama.


"Tidak bisakah kamu mencari alasan? misal nya kami terkena encok,pegal lini atau apa hingga tidak bisa tidur bersama ku?"


Tanya Elma cepat sambil berbisik-bisik ke arah Emre.


Laki-laki itu tampak menaikkan alisnya.

__ADS_1


"Alasan yang kamu buat terdengar tidak logis"


Protes Emre kesal.


"Kamu yang fikirkan alasan nya"


Oceh Elma lagi.


"Aku tidak punya alasan yang cukup masuk akal saat ini"


"Emre..."


"Apa?"


"Masa kita harus tidur sekamar?"


"Kamu boleh tidur di kamar mandi dan aku tidur di atas kasur"


Ucap Emre kemudian.


"What?, kenapa kamu tega sekali?"


Protes Elma kesal.


"Ada apa?"


Tiba-tiba suara sang kakek MC Juan tiba-tiba mengejutkan mereka.


"Aku fikir sudah saatnya kalian beristirahat"


Ucap sang kakek tiba-tiba.


"Jangan lupa beri kakek kabar bahagia dalam 1-2 bulan kedepan"


Saat mendengar kan kakeknya bicara seperti itu seketika Elma menoleh ke arah emre dan menelan salivanya.


"Menikah cepat bisa menghasilkan keturunan dengan cepat"


Kakek tua MC Juan bicara sambil tertawa geli melihat ekspresi Elma.


******


Catatan \=


Adegan pernikahan author skip, anggap saja mereka menikah menurut agama dan kepercayaan para readers masing-masing yaaa agar tidak membuat hal yang berat sebelah.

__ADS_1


Tunggu adegan pesta pernikahan mereka yaaa yang cetar membahana dan jangan lupa adegan pemersatu bangsa nya😀😀🙏🙏


__ADS_2