Belenggu Hasrat Kakak Ipar

Belenggu Hasrat Kakak Ipar
Menemukan gadis lainnya


__ADS_3

Emre baru sadar, malam itu laki-laki itu memang sengaja menukar gadis yang dia beli dengan Emilia, laki-laki itu tahu jika Gerry memang jatuh cinta pada Emilia sejak lama.


Dengan menukarkan 2 gadis itu dia fikir semua pasti baik-baik saja, namun rupanya kekacauan jelas terjadi, seseorang meletakkan obat pada Emilia.Realita nya laki-laki itu hanya ingin mereka terjebak di kamar yang sama, mengobrol dan menghabiskan malam bersama. Tapi seseorang mengacaukan semua rencana nya, memberikan obat dan minuman ke dalam gelas Emilia, mungkin itu perbuatan neysa atau kakak gadis yang mereka cari atau bahkan orang lain yang mereka tidak ketahui.


Pertemuan pertama Gerry dan Emilia di mulai dari uni emirat Arab saat menandatangani kesepakatan kerja sama antar perusahaan di masa lalu, foto lawas itu jelas foto Emilia dan seorang gadis nya lagi.


Secepat kilat Emre mencium kening Elma lantas dengan gerakan cepat dia melesat pergi dari sana.


"Kamu tidak memakan sarapannya?"


Protes Elma seketika.


Emre menghentikan gerakan nya,dia baru sadar akan meninggalkan waktu sarapan paginya.


"Bisa kamu masukkan kedalam kotak makanan? ada yang harus aku lakukan"


Elma tampak sedikit bingung, dia mengangguk cepat lantas memasukkan sarapan Emre ke dalam semua kotak kecil,menuangkan cappucino milik Emre ke dalam sebuah botol kecil juga, lantas Elma memasukkan nya ke dalam paper bag kemudian memberikan nya pada Emre.


"Mungkin aku akan pulang larut malam"


"Ya?"


"Kamu bisa istirahat lebih dulu jika mau"


Setelah berkata begitu Emre kembali mencium pipi kanan Elma, seketika gadis itu membeku.


alih-alih peduli dengan ekspresi Elma, Emre secepat kilat meninggalkan istrinya.


Seketika Elma menyentuh kening dan pipinya yang di cium Emre sejak tadi, wajah nya langsung memerah dengan sempurna.


*********

__ADS_1


Jika Emre tidak menebak nya dengan cara yang salah, gadis yang dia beli malam itu pasti gadis yang sama yang menyelamatkan laki-laki itu di uni emirat Arab dalam tragedi kebakaran saat itu.


Laki-laki itu pasti mencari gadis itu selama ini, dan gadis itu jelas di sembunyikan sang kakak laki-laki nya dari semua orang, berkedok bekerja di club malam agar tidak menjadi bahan incaran semua orang yang ingin mencari tahu soal kejadian 7 tahun yang lalu.


Gadis itu yang jelas tidak menjadi wanita penghibur disana setelah dia beli, gadis itu sedang bertarung dengan nyawa dan terjebak disana tanpa bisa keluar lagi dari kandangnya.


Jika keluar artinya Suli akan dengan mudah mendapatkan dirinya dan melenyapkan nya, bekerja di club malam dikelilingi oleh para mafia dan orang-orang dalam dunia hitam jelas menguntungkan, setidaknya pasti ada seseorang yang melindungi gadis itu selama ini, dan Emre yakin orang yang melindungi gadis itu adalah laki-laki yang mencintai gadis itu namun sama sekali tidak gadis itu cintai.


Jika Emre tidak lagi salah menebak, orang yang melindungi gadis itu pasti Alex putra pertama Suli.


Sejenak gadis yang ada di hadapan Emre menaikkan alisnya, gadis itu menatap gelisah ke arah Emre, dia fikir ada apa lagi? apakah ada yang salah dengan dirinya dan kejadian malam 7 tahun yang lalu?.


"Aku fikir urusan kita sudah berakhir di 7 tahun yang lalu, tuan?"


Gadis itu bertanya sambil meremas erat tangannya.


"Apa kamu pernah tinggal di uni emirat Arab atau berkunjung di uni emirat Arab saat usia mu disekitaran 7-10 tahun?"


"Aku tidak membahas soal 7 tahun yang lalu, semua sudah selesai"


Ucap Emre lagi.


"Aku hanya ingin tahu, apa kamu pernah tinggal disana sebelum nya?"


Sejenak gadis itu diam, kemudian gadis itu kembali meremas tangannya.


"Pernah, tidak lebih dari 2 tahun, kami kembali ke Prancis setelah tragedi kebakaran di masa lalu"


Jawab nya pelan masih terus meremas erat tangannya.


Seketika Emre menaikkan ujung bibirnya.

__ADS_1


"Kamu pernah mencoba menyelamatkan seseorang di saat itu?"


Gadis itu mengangguk mantap.


"Bocah kecil yang memiliki seorang adik perempuan yang cukup Sombong"


Kenang gadis itu tiba-tiba.


Emre tampak tersenyum.


"Apa kamu mau keluar dari tempat ini ,Miss?"


Emre bertanya sambil menatap dalam bola mata gadis itu.


"Ya?"


"Seseorang siap menebus dan melindungi mu hingga akhir hidupnya"


Gadis itu mengerutkan dahinya.


"Siapa?"


Gadis itu terus bertanya.


"Dia menunggu mu di ruangan sebelah"


Setelah berkata begitu, Emre langsung berdiri dari duduk nya.


"Dia mencari mu dalam waktu yang begitu lama"


Setelah berkata begitu, Emre langsung melesat pergi meninggalkan gadis itu dalam keheningan.

__ADS_1


__ADS_2