Belenggu Hasrat Kakak Ipar

Belenggu Hasrat Kakak Ipar
Hati yang masih dia ragukan


__ADS_3

Bola mata Elma menatap Emre dengan ekspresi yang Sulit di jelaskan.


"Kita benar-benar menikah?"


tanya nya lagi dengan sungguh-sungguh.


Emre menghela pelan nafasnya, dengan gerakan cepat telunjuknya menyentuh kening Elma.


"Kita sudah menikah dari kemarin-kemarin, memang nya kemarin kita menikah nya main-main?"


Ucap Emre cepat lantas mencoba beranjak dari hadapan gadis itu.


Elma menekukkan wajahnya, dia cemberut sejenak.


Emre membuka lemari nakas, meraih sesuatu didalam nya kemudian memberikan nya pada Elma.


Tampak sebuah kotak cantik yang berisi undangan diserahkan Emre pada Elma.




"Ini apa?"


Tanya Elma pelan.


Tiba-tiba Emre sudah ada tepat di belakang nya.


"Bukalah"


Bisik Emre di balik telinganya.


Secara perlahan Elma membuka nya, dia fikir siapa yang menikah.



Seketika bola mata indah Elma membulat, cukup tidak percaya dengan apa yang lihat, secepat kilat dia menoleh ke arah Emre.


"Undangan pernikahan Kita?"


Tanya nya.

__ADS_1


Wajah mereka hampir saling menyatu, sejenak Elma mengedip-ngedipkan bola mata nya karena terkejut Emre tiba-tiba meletakkan wajah nya tepat di bahu Elma.


"Suka?"


Tanya Emre tiba-tiba, mengejutkan perasaan Elma.


Dia kembali menatap undangan itu, sejenak Elma mengulum senyuman, lantas dia melebarkan senyumannya.


"Bagaimana kamu tahu aku suka warna hitam dan gold?"


Tanya Elma sambil bola mata nya masih terus memperhatikan undangan mereka.


Emre diam sejenak,lantas mengulum senyuman nya.


"Cukup tahu"


Bisik Emre pelan di balik telinga nya.


"Ada yang ingin di revisi?"


Tanya Emre lagi.


"Ini sudah bagus"


Jawab nya dengan perasaan berdebar-debar.


Tidak tahu kenapa tapi dia merasa begitu menyukai nya, terlihat indah saat nama nya terukir indah di sana.


"Kita akan buat list undangan nya, siapa saja yang ingin kamu undang hmm?"


Tanya Emre tiba-tiba.


Elma diam sejenak, lantas kembali menoleh ke arah Emre.


"Kita benar-benar menikah?"


Lagi-lagi dia menanyakan soal itu.


Dia hanya merasa ragu dengan pernikahan ini, seperti pernikahan palsu yang di rancang dengan cepat secara tiba-tiba.


Dia belum paham soal hati nya apa lagi soal perasaan Emre, dia hanya bingung bagaimana menjalani pernikahan ini.

__ADS_1


Bagi Elma mereka jelas hanya orang asing,yang tidak sengaja di jodohkan namun dipertemukan oleh tuhan dengan cara yang unik.


"Kita benar-benar menikah, tidak ada sandiwara, tidak ada nikah kontrak, tidak ada perceraian hmm"


Ucap Emre cepat.


"Tapi kita tidak saling mencintai"


Protes Elma cepat.


"Seiring berjalannya waktu, kita akan paham kemana hati kita berjalan"


Setelah berkata begitu Emre meraih Undangan yang ada di tangan Elma, meletakkan Undangan itu ke atas lemari nakas, secara perlahan dia menyentuh wajah Elma dengan kedua telapak tangan nya.


"Aku masih sempat meragukan nya kemarin, tapi semakin kesini aku semakin yakin dengan perasaan ku, mari memulai semua nya Secara perlahan sedikit demi sedikit"


Ucap Emre pelan sambil terus mencoba menatap bola mata Elma.


Sejenak Elma ikut menatap dalam bola mata Emre, fikiran nya menjadi kacau Seketika.


1 ingatan nya soal ucapan seseorang.


Ketika kamu merasa nyaman di samping seseorang percayalah, itu adalah salah satu bentuk cinta yang tidak pernah kamu sadari sebelumnya.


Nyaman kah dia dengan sosok ini?


Elma masih meraba-raba dalam beberapa waktu ini.


Dikala fikiran nya berkecamuk menjadi satu, tiba-tiba secara perlahan Emre mendekati wajahnya, lalu tanpa aba-aba laki-laki itu menautkan bibir mereka.


Sejenak Elma membeku, bola matanya jelas membulat dengan sempurna, kemudian secara perlahan dia memejamkan bola matanya.


********


catatan \=


Ncuz coment Mak yang mau dapat undangan nya, nanti outhor masukkan nama kalian di sini yaaaa.


πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ˜˜πŸ’‹πŸ’‹πŸ’‹


Maafkan lah lamban up di novel ini, sebab ada problem sedikit soal ini novel sebelum nya dg kontrak nya yang double, byk pro dan kontra dari sesama penulis yang terjadi pada novel ini hingga sempat bikin down outhor untuk lanjut nulis nyaπŸ™πŸ™πŸ™.

__ADS_1


__ADS_2