
"Oh my God"
Pekik Elma dalam hati.
Bola matanya dengan cepat menoleh ke kiri dan ke kanan, mencari cara untuk melarikan diri.
Dia mati-matian menghindari laki-laki tua itu untuk sebuah perjodohan konyol yang tidak dia inginkan, itu adalah kakek tua MC Juan.
Di ujung sana, seolah-olah menyadari sosok siapa yang tahu-tahu sudah berada di hadapan nya.
"Elma.... kau..kau bilang kau berada di Itali"
Kakek MC Juan jelas membulat kan matanya, dia fikir cucunya satu itu masih berada di itali sesuai janjinya, menolak perjodohan dan akan terus mengikuti bibi nya untuk mengurus perusahaan di sana,Tapi kenapa hari ini bocah itu ada di Paris.
"Dimana Sehan?"
Teriak kakek tua MC Juan.
"Tangkap bocah nakal itu sekarang juga"
Elma jelas melesat kabur tanpa aba-aba dari sana, dia tahu jika dia tertangkap maka habis sudah riwayatnya.
No way....!!!
Dia tidak Sudi menjadi putri diana di era modern saat ini, menikahi laki-laki yang tidak mencintai jelas begitu mengerikan sekali.
Secepat kilat Elma meluncur turun ke bawah melalui tangga samping, beberapa orang suruhan kakeknya berusaha untuk terus mengejar dirinya, Elma jelas merupakan gadis yang gesit dan lincah, menghindar dan kabur memang sudah jadi kebiasaan nya sejak kecil.
Karena itu,Bagi sang kakek harus laki-laki khusus yang bisa mengendalikan bocah itu.
Elma pada akhirnya berada didalam kondisi terdesak, berada di area parkiran yang dia tidak tahu dimana jalan keluar nya.
"Ok kapan aku terakhir kali berada di Paris?"
Pekik Elma panik, bola mata nya terus kesana kemari, langkah kaki orang-orang terdengar semakin mendekat, sesaat bola mata Elma menangkap sebuah mobil yang baru saja terdengar suara remot mobil yang baru saja di buka.
Elma melihat mobil berwarna hitam pekat di sisi kirinya, tanpa fikir panjang gadis itu melesat masuk ke dalam sana.
"Ada apa ini?"
Seorang laki-laki tampak tercekat, saat tahu-tahu gadis itu sudah berada didalam mobil nya.
"Apa kau seorang pencuri?"
"Bisa anda diam tuan, kunci mobil nya sekarang juga"
"Apa?"
laki-laki itu menaikkan alisnya.
"Oh God, apa kau seseorang yang lamban menangkap maksud orang lain tuan? kunci pintunya"
Secepat kilat Elma mengunci pintu mobil itu.
__ADS_1
"Sekaranglah melajukan,maksud ku ayo pergi dari sini"
Laki-laki kembali manaikkan alisnya.
"Excusme Miss?"
"Oh tuhan, bisakah kau jangan banyak tanya tuan?"
Bola mata Elma Kesana-kemari.
"Ohhh mereka ada disini, pleaseee pergi dari sini"
Pekik Elma cepat.
"Kau tahu mereka akan menculik ku tuan, mereka akan membawa ku ke gigolo dan menjadikan aku wanita panggilan, kau tahu masa depan ku ini akan menjadi gelap jika mereka menangkap ku"
Elma bicara sambil meraih tangan laki-laki itu, bicara sambil mengedip-ngedipkan bola mata nya.
Oh Sh.it.
Rayuan macam apa ini?
umpat laki-laki itu dalam hati.
"Pleaseeeeeee"
Elma semakin mengencang kan genggaman nya dari laki-laki itu.
Sejenak laki-laki itu tampak diam, sepersekian detik kemudian dengan cepat dia menghidup kan mesin mobilnya dan secara perlahan melesat pergi dari sana, tapi seseorang mencoba menghentikan mobilnya.
"Oh my God"
"Buka?"
Laki-laki itu bertanya pada Elma.
"No...tancap gas"
pekik Elma cepat.
"Kita tidak punya pilihan"
"Oh God, pleaseee tancap"
"Kau ingin aku menabrak seseorang? membunuh nya lalu kabur?"
Mereka berdebat panjang sejak tadi hingga pintu kaca mobil samping kemudi diketuk oleh seseorang.
"Oh sh..it"
Elma berteriak panik, semakin menunduk kan kepalanya.
Laki-laki itu mencoba membuka kaca mobil nya, dan Elma dengan rasa dongkol masuk ke bawah tubuh laki-laki itu, jelas saja dia terbelalak kaget.
__ADS_1
"Apa yang kau lakukan?"
Laki-laki itu bertanya mengeram.
ketika wajah Elma berada tepat di atas celana nya.
"Bercinta goblok"
"Oh sh..it"
laki-laki itu memaki kesal, tidak percaya gadis itu bisa bertindak segila itu .
Yang benar saja.
maki nya dalam hati.
"Maaf tuan kami ......"
Laki-laki yang mengetuk kaca jendela mobil itu menghentikan ucapannya, dia fikir laki-laki yang membawa mobil itu tengah menikmati sesi bercinta dengan pasangan nya di dalam mobil.
"Aku fikir kalian harus segera ke hotel tuan"
Lanjut nya.
Bisa di bayangkan bagaimana malu nya laki-laki itu?
Dengan perasaan dongkol dia menutup kaca mobilnya, dengan gerakan cepat melajukan mobilnya dan menghilang dari hadapan laki-laki itu secepat kilat.
Elma seketika terhenyak kaget, hampir benar-benar menyentuh milik laki-laki itu, dengan bersusah payah dia kembali duduk ke posisi nya.
"Kau benar-benar gadis yang gila"
umpat laki-laki itu.
Bukannya merasa bersalah, Elma malah terkekeh sambil membenahi rambutnya, lantas dengan gerakan santai menyandarkan tubuhnya ke belakang.
"Aku akan membayar jasa mu"
Ucap Elma begitu santai.
"Kauuu.."
Laki-laki itu benar-benar ingin mengumpat kesal, tapi sebuah panggilan vidio masuk dari layar depan mobilnya, laki-laki itu dengan cepat menyambungkan dengan bluetooth headset ditelinga nya.
Muncul wajah seorang perempuan disana.
"Ada apa?"
Laki-laki itu bertanya cepat.
Perempuan itu tampak mengerutkan dahinya saat tahu orang yang dia hubungi tidak sendirian.
"Kau sedang bersama siapa, Emre?"
__ADS_1
Tanya perempuan itu cepat.