Belenggu Hasrat Kakak Ipar

Belenggu Hasrat Kakak Ipar
1 titik harapan


__ADS_3

"Emre?"


Laki-laki itu jelas terkejut mendengar suara tidak asing di Balik telinga nya itu, bahkan Elma jelas langsung ikut menoleh.


"Mom?"


Emre fikir sejak kapan mommy nya masuk.ke mansion nya.


Seketika mommy Emre menaikkan alisnya, dia menatap gadis yang ada disamping Emre, cukup lama seolah-olah berusaha untuk mengingat wajah familiar itu.


"Bukan kah kamu Elma?"


Wanita itu bertanya untuk mencoba menyakinkan diri.


"Ya?"


Elma jelas bertanya bingung pada wanita yang dipanggil oleh laki-laki dihadapan nya itu tadi mommy.


"I..ya"


Elma menjawab dengan sedikit rasa bingung, dia fikir bagaimana bisa wanita itu mengenali dirinya.


"Mommy kenal gadis ini"


Emre jelas menaikkan alisnya.


"Tentu saja, terakhir melihat mu di Itali 2 tahun yang lalu saat di perusahaan paman mu"


Mommy Emre jelas melebarkan Senyuman nya.


"Syukurlah jika kalian saling mengenal"


"Bukan begitu, mom"

__ADS_1


Emre berusaha untuk menjelaskan.


tapi alih-alih mendengarkan, mommy nya langsung berkata.


"Nenek tua fawad pasti senang saat tahu kalian sudah saling mengenal, apalagi kakek mu Elma"


"Ya"


Elma fikir bahkan wanita itu mengenal kakeknya.


"Tapi kita akan membahas soal kalian nanti, kita harus bicara persoalan penting saat ini, Emre"


Ucap mommy Emre cepat.


Dan Elma baru tahu jika nama laki-laki pelit itu adalah Emre.


"Ada apa?"


Emre mengerutkan dahinya.


Mommy nya bicara kemudian dengan cepat menarik tangan Emre.


**********


"Nico Mulai mendapatkan titik terang"


Ucap mommy Emre sesaat setelah mereka telah berada di kamar Emre.


Laki-laki itu jelas mengerutkan keningnya.


"Apa katanya?"


"Kau tidak akan percaya ini sayang, bahkan mommy pun tidak, tapi dimalam kejadian 7 tahun yang lalu, beberapa orang yang Nico selidiki berkata, Elis dibawah oleh seorang laki-laki berusia sekitar 45 tahunan, saat itu Elis kata nya bertanya pada beberapa orang ke arah mana kembali ke villa utama keluarga MC Juan"

__ADS_1


"Ya?"


Emre jelas membulatkan bola matanya.


"Mereka bilang saat itu telepon Elis tengah tersambung dengan suara seorang perempuan, dan perempuan itu mulai memberikan instruksi soal kemana tujuan nya harus berakhir, tidak lebih dalam 3 menit seseorang menjemput Elis, dan seolah-olah elis lupa kemana arah jalan pulang tapi mereka berkata elus seperti nya mengenal laki-laki yang menjemput nya"


Jelas mommy nya cepat.


"Setelah itu, saat laki-laki tua itu menjemput Elis, Gerry Lincoln tiba bersama Jihan untuk menjemput Elis juga"


Emre jelas berusaha untuk terus berfikir.


"Itu artinya Elis mencoba menghubungi 2 orang di malam kejadian Elis menghilang, dan Gerry Lincoln jelas punya alibi sempurna soal keberadaan nya Emre"


Mommy Emre bicara sambil menggenggam erat telapak tangan Emre.


"Artinya seseorang telah memanipulasi panggilan malam itu, mereka benar-benar menghapus panggilan terakhir di handphone Elis bahkan juga telah menghapus seluruh kejadian di kamera CCTV di lokasi kejadian, yang jadi pertanyaan, siapa yang mampu melakukan itu semua?"


Emre jelas mulai memijat pelan kepalanya.


"Ada 2 orang yang bisa melakukan nya, paman ke dua mu yang bekerja di kantor pusat operator seluler atau dokter Mike daddy neysa yang bekerja di rumah sakit utama .................. Paris yang kantor nya ada di dekat dimana elis menghilang Malam itu"


Ucap mommy nya cepat.


"Mereka jelas berada di titik paling akurat untuk menjemput Elis malam itu"


Emre mencoba menarik pelan nafasnya.


"Sudah coba tunjukkan foto mereka pada orang-orang yang Nico tanyakan?"


Mommy nya menggeleng cepat.


"Mereka bilang itu sudah 7 tahun berlalu, mereka sama sekali tidak bisa mengingatnya"

__ADS_1


Ucap mommy nya.


"Bukan masalah, artinya kita masih punya 1 titik harapan untuk membuka kasus 7 tahun yang lalu"


__ADS_2