Belenggu Hasrat Kakak Ipar

Belenggu Hasrat Kakak Ipar
Akan menyesali nya


__ADS_3

Alicia menaikkan alisnya, dia fikir kenapa ada gadis ini lagi yang datang ke mansion mereka?.


Apa gadis ini kurang kerjaan?.


Batin Alicia.


Neysa menatap enggan ke arah Alicia, dia hanya Sekedar ingin membuat kunjungan untuk menemui Gerry Lincoln hari ini tapi malah bertemu Alicia.


"Dimana Gerry?"


Saat neysa bertanya soal Gerry jelas saja Alicia menaikkan alisnya.


"Apa kamu begitu bangga mencari laki-laki yang merupakan suami orang lain?"


Alicia bertanya enggan, melengos menjauhi neysa yang terus berusaha mengekori dirinya.


"Apa kamu begitu bangga menikahi laki-laki yang tidak mencintai kamu?"


mereka Neysa bertanya sambil berusaha mendorong tubuh Alicia ke dinding.


Alicia cukup terkejut, tapi dengan gerakan cepat Alicia balik mendorong neysa.


"Jaga tangan mu dari tubuh ku, kau tahu? ini bisa disebut sebagai kekerasan fisik! kau tahu aku bisa melaporkan diri mu karena masuk ke kediaman orang tanpa izin, melakukan kekerasan bahkan ingin menggoda suami orang"


Alicia bicara sambil menekan tubuh neysa ke dinding, lengan kirinya menahan leher gadis itu.


"Kau..."


Neysa jelas mengamuk, tidak percaya gadis itu bisa sekuat itu, dia fikir apa gadis itu belajar ilmu bela diri sebelum nya.

__ADS_1


"Lepaskan tangan mu dari leher ku breng..sek"


Umpat neysa dengan nada yang begitu tinggi.


"Aku tidak suka kamu datang kemari sekali lagi, jika aku melihat satu kali lagi wajah mu muncul dihadapan mu"


Alicia bicara sambil menatap tajam bola mata neysa, dengan gerakan cepat tangan kanan menepuk-nepuk wajah Neysa.


"Aku tidak akan segan-segan lagi"


Sepersekian detik kemudian Alicia melepaskan pegangan nya dari tubuh Neysa.


Gadis itu jelas mengamuk luar biasa, ingin sekali neysa menjambak rambut Alicia namun tiba-tiba Jerry muncul dari tangga atas.


"Ada apa ini?"


"Dia menyakiti ku, Gerry"


Rengek neysa cepat sambil menunjuk ke arah leher nya.


Jerry hanya menarik ujung bibirnya, menatap Alicia sejenak.


"Pulanglah, istri ku tidak suka privasi nya diganggu"


Neysa jelas membulat kan bola matanya.


"Kamu mengusir ku?"


Neysa bertanya dengan nada tidak percaya.

__ADS_1


Alih-alih menjawab, Gerry langsung bertanya pada Alicia.


"Dimana ertan?"


"Belum bangun dari tidur nya sayang"


Setelah berkata begitu Alicia langsung membuang wajahnya dari neysa, berbalik menuju ke arah dapur.


"Kau banyak berubah sekarang, Gerry?"


Neysa fikir dulu Gerry begitu mendengarkan ucapannya, tapi sekarang Gerry benar-benar telah berubah banyak, tidak sebaik dan sehangat dulu.


Dulu setiap kali neysa mengeluh soal Elis, Gerry jelas mendengar kan nya, bahkan apapun yang neysa ucapkan Gerry akan langsung percaya, tapi sekarang neysa fikir kekuatan ular betina itu begitu luar biasa, bisa mengubah Gerry hanya dalam waktu yang singkat.


Gerry jelas terasa semakin menjauh baginya, tidak ada senyuman manis dan baik hati, tidak ada elusan lembut di kepalanya,tidak ada perlakuan baik lagi seperti dulu.


Semua di mulai setelah malam kecelakaan 2 tahun yang lalu.


Neysa fikir jika saja malam Itu kakak nya tidak membuat kekacauan yang besar, erhan jelas tidak akan meninggal di tempat, dan Gerry jelas akan menikah dengan nya dan gadis itu, teman SMA itu akan musnah dengan sendirinya tanpa harus bersusah payah dia singkirkan dari hadapannya.


Kali ini neysa fikir, dia akan menyingkirkan Alicia sama seperti dia akan menyingkirkan teman semasa SMA nya dulu, Emilia.


Neysa benar-benar benci pada orang-orang yang berani mengambil milik nya tanpa seizin dari dirinya.


Kau pasti akan menyesali semuanya.


Geram neysa dalam hati.


Melangkah pergi meninggalkan Jerry.

__ADS_1


__ADS_2