
Gerry mencoba mendengar kan penjelasan Alicia secara mendetail, dia mencoba menahan perasaan bergemuruh di hatinya sejak tadi.
"Trauma pada kejadian pahit dimasa lalu, dulu mama dan papa butuh waktu cukup lama membawa kakak untuk terus berkonsultasi ke dokter terapi, beberapa kali menggunakan sistem hipnotis untuk menekan ingatan masa lalu kakak perlahan menghilang"
"2 tahun lebih kakak bergelayut dalam kebingungan, kadang saat ingatannya kembali kakak setiap malam pasti berteriak dan menangis histeris, bukan gila tapi traumatik yang begitu berlebihan"
Ucap Alicia sambil menghapus pelan air matanya.
"Awal mula nya Saat memilih liburan semester kuliah ke Paris dan menghadiri pesta acara kolaborasi kampus dari 2 negara, seseorang menukar minuman kak Emilia"
Air mata Alicia terus tumpah Secara Perlahan, Jerry berusaha untuk menggenggam erat bahu Alicia.
"kakak bilang Seseorang membawa nya ke satu kamar hotel dan mem..perkosa nya"
Seketika gerry dan Jerry saling menoleh, mereka menelan salivanya mereka masing-masing, Gerry dan jerry jelas Ter diam, tahu betul siapa yang meniduri Emilia malam itu.
"Setelah itu kakak bilang dia dikurang didalam sebuah ruangan yang mendominasi berwarna putih selama berbulan-bulan, banyak orang-orang berpakaian dokter yang terus memeriksa keadaan nya tiap hari"
Gerry jelas membulat kan bola matanya saat mendengar ucapan Alicia.
__ADS_1
"Lalu?"
Dia bertanya cepat.
"Tubuh kakak terus di Suntik oleh sesuatu, kata nya ada seorang gadis juga yang di baringkan di tabung kaca di samping kakak, beberapa kali kakak mendengar para dokter berkata jika mereka akan melakukan pemindahan janin sebagai bahan uji coba, tapi ternyata janin itu tumbuh sehat ketika berpindah dari kakak kepada perempuan yang ada di samping kakak"
Seketika Gerry mengeraskan rahangnya, seperti dugaan nya, itu mall praktek yang dilakukan seseorang, tapi yang jadi pertanyaan kenapa orang-orang itu menggunakan Mereka dalam sistem uji coba nya? apa keuntungan nya? lalu siapa pelakunya.
'"Kakak ku bukan perempuan sempurna"
Alicia bicara sambil menatap dalam bola mata Gerry Lincoln.
"Tapi jika kakak tidak pernah mencintai kakak ku maka jangan mempermainkan hati nya"
"Anda harus tahu soal sesuatu yang lain, saat semua proses penyembuhan berlangsung lama, 2 tahun yang lalu kakak kembali mendapatkan trauma baru"
Ucap Alicia sambil berusaha menggenggam erat tangan Gerry Lincoln
"Dia menabrak seorang laki-laki dan anak kecil, lebih tepatnya membunuh mereka, Kakak ku jelas ingin bertanggung jawab, tapi mama ku menutup kejadian malam itu, membawa kakak menjauh, memanipulasi kejadian dan membuat seolah-olah kecelakaan itu terjadi secara tunggal"
__ADS_1
Alicia menggenggam erat tangan Jerry Lincoln
Jerry saat ini baru tahu realita nya, jadi dia fikir seperti itu kejadian yang sebenarnya. Emilia jelas tidak sadar jika yang dia tabrak adalah putra nya sendiri dan ayah dari putra nya sendiri.
"Alasan nya sangat sederhana, mama ku sudah tidak kuat lagi melihat beban penderitaan kakak ku, jadi ka jika anda tidak mencintai kak Emilia, jangan buat dia terluka, sebaiknya tinggalkan kakak ku sebelum semuanya terlanjur.berjalan jauh"
Gerry tampak diam, menatap dalam bola mata Alicia.
"Kejadian malam itu, apa tidak ada CCTV yang merekam?"
Seketika Alicia diam saat mendengar pertanyaan Gerry Lincoln.
"Apa kamu yakin kakak mu yang menabrak nya?"
Gerry kembali bertanya.
Alicia menggelengkan kepalanya.
"Kakak bilang Seseorang mengikuti nya dan menabrak mobilnya dengan sengaja, tapi mama berkata kakak mungkin sedang berhalusinasi, tapi anehnya seluruh CCTV dijalanan seolah-olah sengaja dimatikan ketika kejadian"
__ADS_1
Ucap Alicia pelan.
Gerry dan jerry jelas saling menoleh antara satu dengan yang lainnya, mereka serentak mengerutkan kening mereka secara bersamaan.