
7 tahun yang lalu.
Malam kejadian
Emilia & Gerry Lincoln
Elis berusaha untuk membuka bola matanya, dia sadar Suli membuat dirinya tidak sadarkan diri tadi.
Seketika Elis ingat gadis yang di paksa masuk ke dalam kamar Gerry, itu adalah teman Elma sang calon adik iparnya, Elis Fikir siapa yang berani menukar gadis yang di beli Emre.
Bola mata Elis mencoba mencari siapa pun yang ada di sana, rupanya tidak ada Sama sekali.
Tubuh nya terikat dengan seutas tali di atas sebuah kursi kayu, Elis berusaha untuk melepaskan diri dari ikatan tersebut, dia fikir sudah berapa lama dia tertidur di sini, apa masih bisa dia menyelamatkan gadis itu dan kembali menukar nya dengan gadis yang di beli.
Perjuangan panjang nya pada akhirnya membuahkan hasil, dengan mengendap-endap keluar dari arah belakang Elis mampu melarikan diri, namun realitanya dia terlambat untuk mencegah kejadian malam pertama yang di lewati gadis muda itu.
********
Setelah kejadian malam pertama
Emilia & Gerry Lincoln
"Kenapa kamu ceroboh sekali? kamu membayar kakak gadis yang di beli Emre, jelas saja kakak nya menukar adik nya dengan gadis lain, karena dia tidak mungkin menjual adik nya pada laki-laki asing"
Suli bicara begitu kesal ke arah Alex, dia fikir kenapa putranya begitu tolol sekali, Membayar seseorang untuk membawa gadis yang di beli Emre ke kamar Gerry Lincoln, jelas saja saat laki-laki itu sadar siapa gadis yang di beli, dia memilih menyelamatkan adiknya dan menukarnya dengan gadis lain.
Dan bodohnya, neysa membayar laki-laki itu untuk menjebak seorang gadis di kampus nya, bukankah itu sangat kebetulan sekali? jelas saja laki-laki itu memanfaatkan kesempatan.
"Laki-laki itu benar-benar ingin cari mati, dia meminta aku menghapus seluruh hutang judi nya tapi malah membohongi ku"
Alex tampak menggeram kesal.
Kekesalan nya lebih membuncah saat dia tidak bisa mendapatkan Emilia, gadis yang telah lama dia incar sejak beberapa tahun kemarin, dan laki-laki yang di bayar nya malah menyerahkan gadis yang dia inginkan pada Gerry Lincoln.
__ADS_1
Yang benar saja.
Alex benar-benar akan membuat perhitungan dengan laki-laki itu.
"Kurung bocah itu di ruangan penelitian, jangan pernah biarkan dia keluar bagaimana pun caranya, bahkan hingga matipun biar dia tetap di bawah sana"
*********
7 tahun yang lalu.
1 bulan setelah kejadian
Emilia & Gerry Lincoln
"Dasar sialan..,Gadis yang tidur dengan Gerry Lincoln melarikan diri dan mencoba membuat laporan ke pihak berwajib"
Suli bicara dengan penuh amarah ke arah arah Amran.
**********
7 tahun yang lalu.
2 bulan setelah kejadian
Emilia & Gerry Lincoln
Emilia mencoba Terus berlarian mengitari gang-gang sempit, beberapa orang berusaha mengejar nya dan melenyapkan dirinya, setelah dirinya membuat laporan soal malam itu, dan selama beberapa waktu beberapa orang menyekapnya di sebuah ruangan yang lebih mirip seperti sebuah laboratorium penelitian.
Dia setiap hari di suntik dengan obat-obatan yang dia tidak pahami apa hingga kadang kala membuat ingatan nya tersusun secara acak, beberapa ingatan kemarin seolah-olah mulai menghilang dari fikiran nya.
Emilia berusaha untuk bersembunyi di antara tumpukan barang-barang bekas dan drum-drum kosong di satu sudut kota Paris.
"Baby...dimana kamu sayang?"
__ADS_1
Suara seseorang terdengar begitu mengerikan dari ujung sana, Emilia berusaha untuk menutup mulutnya, menahan deru nafasnya agar tidak terdengar oleh orang-orang itu.
tranggg
tranggg
tranggg
Terdengar suara sesuatu di gesekkan dengan drum-drum yang ada disana.
"Baby.. keluarlah, aku pastikan kamu baik-baik saja, asalkan kamu keluar, aku pasti akan membantu mu untuk kembali pulang"
Suara laki-laki itu terdengar begitu mengerikan, seorang laki-laki lagi tampak mencoba menggeser seluruh tumpukan barang bekas yang ada dihadapan mereka, menjatuhkan nya satu persatu hingg berakhir tepat ke hadapan Emilia.
Emilia jelas tampak gemetaran, air matanya tumpah tidak terhingga, detak jantung nya terus berdetak kencang tidak beraturan.
Saat satu laki-laki itu mulai menggeser barang-barang dihadapannya, Emilia langsung menutup bola matanya.
Inikah waktu kematian ku?
Aku mohon di percepat tuhan, jangan engkau membuatnya begitu lamban dan menyakitkan.
"Baby... I find you"
Saat dia mendengar suara laki-laki itu berada tepat dihadapannya, tiba-tiba terdengar suara tembakan yang menggema di balik telinganya.
Emilia membuka bola matanya dalam beberapa waktu, 2 laki-laki itu tumbang di hadapannya, dari ujung sana seorang perempuan muda dengan langkah cepat berlarian ke arah nya dan langsung menarik cepat tubuhnya.
"Kita harus segera pergi dari sini"
Emilia sejenak sadar dengan sosok yang ada di hadapannya itu, Elma pernah memperkenalkan perempuan itu pada nya saat di Louvre ketika mereka melihat berbagai macam lukisan bersejarah (Louvre Museum yang adalah museum terbesar di dunia dan monumen terkenal yang bersejarah di Paris, Perancis.)
"Kak Elis?"
__ADS_1