Belenggu Hasrat Kakak Ipar

Belenggu Hasrat Kakak Ipar
Terkejut bukan main


__ADS_3

Neysa jelas terkejut bukan main saat melihat Emilia berada tepat dihadapannya, gadis itu mundur beberapa langkah ke belakang, mencoba berpegangan dengan tangan tangga untuk menetralisir perasaan nya.


Da fikir sejak kejadian 2 tahun yang lalu Emilia mungkin sudah meninggal, tapi rupanya dia dikejutkan oleh sesuatu saat ini.


Bagaimana bisa? bagaimana bisa?


Neysa fikir bagaimana bisa Emilia ada di rumah Gerry saat ini.


Ingatan nya soal Emilia 2 tahun yang lalu masih melekat tajam di kepala nya,saat kejadian kecelakaan pada malam kejadian 2 tahun yang lalu, neysa ingat betul gadis itu benar-benar hancur bersama mobilnya malam itu, kobaran api jelas-jelas memenuhi mobil Emilia saat itu.


Bahkan sang kakak nya Alex mau tidak mau mencoba memanipulasi kamera CCTV di setiap sudut kota demi melindungi dirinya.


Tapi bagaimana bisa gadis itu baik-baik saja saat fikir nya?.


Apa itu benar-benar Emilia atau bukan?


Apa Emilia dan Gerry saling mengenal dengan baik selama ini?


Apa mungkin Gerry sudah tahu soal kejadian malam 2 tahun yang lalu?.


Seketika neysa tercekat, pertanyaan demi pertanyaan mulai menghantam fikiran nya satu persatu saat ini.


"Mommy?"


Saat ertan bicara ke arah Emilia sambil memegang tangan gadis itu, menatap terlihat menatap wajah Emilia dengan tatapan penuh cinta, seketika neysa tercekat.


Mommy?


Jantung Emilia jelas berdetak begitu kencang.


"Ney?"


Emilia bicara sedikit terkejut seolah-olah sadar siapa yang ada dihadapannya saat itu.

__ADS_1


"Kakak kenal dengan dia?"


Alicia bertanya pada sang kakak sambil menaikkan sebelah alisnya.


"Kamu pernah melihat nya saat dia membuat kunjungan ke Indonesia di masa kami SMA, kamu saat itu masih sangat kecil sekali, alicia"


Emilia bicara berusaha untuk membuat sang adik ingat pada gadis yang ada di hadapannya itu.


"Saat itu Kamu bilang dia di gadis angkuh"


Bisik Emilia cepat.


Alicia tampak berusaha mengingat-ingat.


seketika bola matanya membulat.


"Oh .. seperti nya aku ingat"


Sahut Alicia cepat.


"Kakak akrab dengan nya?"


Alicia fikir, jika kakak nya akrab dengan Neysa jelas merupakan sebuah kerugian besar.


Mengenal nenek sihir itu jelas sangat tidak menguntungkan.


"Tidak begitu, hanya teman SMP hingga SMA , sempat 1 universitas selama 1 semester"


Jawab Emilia cepat.


Neysa Hanya diam, dia sempat kehilangan kata-kata.


"Kenapa kamu ada disini?"

__ADS_1


Neysa berusaha bertanya dengan nada sedikit gemetaran.


"Dia istri Gerry Lincoln,nona"


Tiba-tiba terdengar suara seseorang dari arah belakang Neysa.


Neysa buru-buru menoleh, Will tampak berdiri sambil menatap neysa dalam beberapa waktu


"Ya?"


Neysa bertanya cepat.


"Istri Gerry?"


Neysa mencoba memperbaiki pendengaran nya, takut jika-jika telinga nya salah menangkap.


"Maksud mu apa, Will?"


"Gerry dan Emilia mereka plasma


Ya


"Nona Emilia adalah istri tuan gerry, nona"


Ucap Will sekali lagi.


Seketika tubuh neysa melemas. dia jelas benar-benar kehilangan kata-kata, neysa mencoba untuk memegang pinggiran tangga namun rupanya pegangan nya tiba-tiba meleset Seketika.


Sepersekian detik kemudian bak kejadian didalam drama neysa langsung terjatuh kebawah tanpa basa-basi.


"Nona"


"Neysa"

__ADS_1


"Ney"


Jelas saja seisi Mansion panik saat melihat gadis itu jatuh tanpa sebab.


__ADS_2