
Elma jelas tampak bingung saat laki-laki yang mobilnya dia tumpangi tadi secara gamblang menurunkan dia di mansion ini, membiarkan dirinya seperti orang ling Ling karena tidak tahu arah jalan kembali ke kota bagaimana cara nya.
Sejak kecil dia menetap di Inggris, lalu sempat berada di Paris beberapa waktu lalu pindah ke Itali,dia jelas cukup bingung menghapal daerah Paris sejak dulu, sekarang dia fikir siapa yang bisa dia andalkan untuk pulang?
Oh my God......!!
Pekik Elma kesal.
Dia mencoba menghubungi seseorang melalui handphone nya sejak tadi namun selalu gagal.
Elma berusaha mengendap-endap keluar dari mansion itu, dia fikir semua orang benar-benar telah menghilang dari tempat ini.
Seketika bola mata nya membulat saat menyadari ada sebuah mobil dihadapannya, secepat kilat Elma mengintip dan mencoba membuka pintu nya.
Oh ya tuhan, perfect ...!!!!
Pekik Elma.
Sebuah Mobil lengkap dengan kuncinya.
Ok kita buka google map dann.... lihat kemana mobil indah ini akan mengantar ku.
Elma tampak kegirangan.
Dan sepersekian detik kemudian Elma benar-benar telah melarikan diri dari sana tanpa aba-aba.
__ADS_1
"Oh God.. berhenti, nona..."
"Nona..."
Tampak 2 perempuan berteriak panik dari arah belakang saat menyadari gadis yang di bawa tuan nya membawa kabur salah satu mobil milik tuan nya itu.
"Bagaimana ini?"
"Hubungi tuan Maxim"
2 orang itu tampak begitu panik.
Dan Elma jelas saja tidak peduli, terus melaju memecah kesunyian malam menembus kota Paris, mengikuti google maps sesuai instruksi.
********
Elma bertanya kesal kepada Will, laki-laki itu secepat kilat menemui dirinya dikala terakhir kali Elma menghubungi diri nya. 2 bodyguard kakak nya tampak berdiri di hadapan Elma sambil menundukkan kepalanya.
"Dan kenapa tidak ada yang menjemput ku ke bandara? aku hanya mengandalkan Seorang sopir yang bahkan tidak begitu aku kenali"
Elma tampak begitu marah, menatap wajah Will dengan perasaan dongkol.
"Maafkan kami nona, ada sedikit Miss komunikasi di antara kita, karena urusan tuan Lincoln yang selesai sedikit keluar dari jadwal"
Will berusaha untuk menjelaskan dengan setenang mungkin.
__ADS_1
"Lalu di mana kakak ku?"
"Tuan akan kembali dalam beberapa waktu lagi"
Jawaban Will sejujurnya tidak membuat diri Elma puas, gadis itu merasa begitu kesal. Dia fikir jika seandainya dia di jemput dan di antar sesuai jadwal yang Lincoln janjikan, Elma jelas tidak mungkin pergi ke gedung pencakar langit MC Juan demi mencari Lincoln dan bertemu sang kakek tua nya, sekarang dia cukup kehilangan akal untuk menghindari sang kakek, laki-laki tua itu sudah tahu jika dia kembali ke Paris.
Elma bisa menjamin kartu hitam andalan nya pasti akan di blokir oleh sang kakek tidak lama lagi dan perjodohan nya pasti benar-benar akan dilaksanakan sesuai perjanjian diri nya dan sang kakek yang pernah tercetus beberapa tahun yang lalu.
"Kembali ke Paris artinya menikah"
"Ok siap kek"
Dan Elma fikir satu-satunya orang yang bisa membujuk kakek untuk membuka semua akses kartu dan juga membujuk kakek untuk membatalkan perjodohan nya adalah....
"Sambungkan aku pada kemal"
Ucap Elma cepat ke arah Will.
"Seperti biasa, dia berada di club malam nya nona, berpesta dengan para gadis nya"
Jawab Will cepat.
"Antarkan aku ke tempat nya"
"Tapi..."
__ADS_1
Will berusaha untuk menahan langkah Elma, tapi gadis itu telah pergi berlalu lebih dulu meninggalkan diri nya menuju ke arah depan.