Belenggu Hasrat Kakak Ipar

Belenggu Hasrat Kakak Ipar
Bukan seperti yang kamu harapkan


__ADS_3

Gerry terus berusaha menyentuh wajah Emilia, mencoba menyakinkan gadis itu jika semua baik-baik saja, jika pernikahan itu terbentuk bukan untuk Emilia dan Jerry, tapi untuk Emilia dan Gerry.


"Tapi... kenapa?"


Seketika Emilia menatap Jerry yang berdiri mematung di ambang daun pintu dapur.


Ingatan mengerikan soal perlak Jerry jelas membuat Emilia takut, laki-laki itu seolah-olah menyudutkan nya dan begitu membenci nya kemarin.


"Semua terjadi hanya karena kesalahpahaman"


Ucap gerry cepat, mencoba memeluk lembut Emilia. perempuan itu menangis pelan di dalam dadanya.


"Jangan menangis lagi, adik mu ada dibawah, dia pasti bingung jika melihat nya"


Bisik Gerry lembut sambil membelai rambut Emilia, meminta Jerry untuk mendapatkan Alicia secepat nya.


"Ini membuat ku bingung"


Ucap Emilia tiba-tiba, mendongak kan kepalanya, menatap Gerry tanda tidak paham dengan keadaan diri nya dan Alicia beberapa waktu ini.


"Aku belum bisa menjelaskan semuanya saat ini, tapi kita akan membicarakan semuanya secara perlahan, ada kesalahpahaman saja di antara semuanya hmm"


Gerry bicara sambil menghapus pelan air mata emilia, mencoba menarik bibir Emilia agar tersenyum.


"Aku suka melihat mu tersenyum,sama seperti saat kamu masih SMA, terlihat begitu cantik"


Seketika Emilia menghapus pelan air matanya, menatap Gerry sambil mengerutkan dahinya.


"Bukankah kita hanya pernah bertemu 1 kali di Itali? aku tidak sempat melihat wajah mu saat itu"

__ADS_1


Tanya Emilia cepat.


Gerry tampak tersenyum.


"Kita Pernah bertemu beberapa kali, juga pernah melakukan sesi Dansa pesta topeng di acara sekolah kalian, bahkan..."


Gerry menggantung kalimat nya.


Pernah hingga tidur bersama.


jelas saja Gerry tidak mungkin mengatakan soap itu saat ini.


Emilia masih terus mengerutkan dahinya, mencoba mengingat-ingat kapan kejadian nya.


"Elma gencar merekomendasikan diri mu untuk ku saat SMA hingga dia kuliah"


Seketika wajah Emilia memerah.


"Elma sering berkata, kamu cantik.."


Gerry tampak pura-pura berfikir.


"Pintar.."


Emilia melepaskan pelukannya dari Gerry, sejenak dia menyentuh tengkuknya karena malu.


"Banyak digemari anak-anak cowok di masa SMA kalian hingga awal semester"


Ucap gerry lagi.

__ADS_1


"Tapi setelah itu, kamu Tiba-tiba berhenti kuliah dan menghilang secara tiba-tiba"


Gerry berusaha memelankan suaranya.


Sejenak Emilia menelan salivanya, seolah-olah sadar akan sesuatu.


"Kita benar-benar sudah menikah?"


Tanya Emilia dengan suara bergetar.


Gerry tampak mengerutkan dahinya.


"Tentu saja"


"Kamu akan menyesal menikah dengan ku, sebab aku bukan lah seorang pe..rawan"


Ucap Emilia pelan, sambil berusaha menjauhi Gerry, kaki nya tampak mundur beberapa langkah, seketika dia sadar bisa jadi saat Gerry tahu soal kenyataan, laki-laki itu mungkin akan jijik menikahi dirinya.


"Aku bukan perempuan yang seperti kamu harapkan"


ucapnya lagi sambil menatap wajah Gerry penuh dengan penyesalan, seketika Emilia menggigit bibir bawahnya, lagi-lagi air mata nya kembali tumpah.


********


Catatan \= Outhor nie galau kalau meletakkan agama, sebab di koment d kritik terus kalau memasukkan agama Islam di beberapa cerita, tapi outhor mau kasih masukan sedikit diterima atau tidak kembali ke masing-masing diri, tapi bagi outhor seluruh agama itu sakral dan suci, orang punya kepercayaan nya masing-masing, jangan lah kita menyinggung perasaan orang lain seolah-olah agama 1 jauh lebih baik dari agama lainnya, sebab kita sejatinya tidak bisa memilih lahir dari rahim siapa, tidak bisa memilih lahir dari keluarga penganut kepercayaan apa. jadi mari saling menghargai, jangan buat komentar seolah-olah agama kita paling suci, sejatinya lagi manusia punya pilihan masing-masing menuju ke syurga mereka, sebab AGAMA KU ADALAH AGAMA KU DAN AGAMA MU ADALAH AGAMA MU


So disini outhor tidak menulis fokus pada agama, jadi janganlah membahas soal agama agar kita bisa saling menghargai kepercayaan masing-masing πŸ™πŸ™πŸ™πŸ™πŸ€πŸ€


Agar tidak memperpanjang pembahasan agama, anggap tokoh Gerry dan Emilia, Alicia dan Jerry telah menikah dg kepercayaan mereka masing-masing 😍😘

__ADS_1


__ADS_2