
Kakek tua MC Juan jelas terlihat begitu marah, dia fikir bagaimana mungkin gadis kecil itu menipu dirinya, berpura-pura berada di Itali tapi rupanya gadis kecil itu berada di Paris saat ini.
"Sehan Buat pertemuan dengan keluarga Fawad besok malam, pernikahan Elma putra fawad akan tetap terlaksana seperti kesepakatan awal"
Yang di panggil Sehan menundukkan pelan tubuh nya.
"Baik tuan"
Ucap laki-laki berusia 30 tahunan itu.
"Cari Elma dan pastikan dia ada di pertemuan malam besok, kau tahu apa yang harus kau lakukan berikut nya"
"Baik tuan"
"Dan... aku tahu dia pasti akan meminta bantuan kenal untuk membujuk ku, ikuti kemal dan pastikan kamu menangkap Elma tanpa melukai dirinya sedikitpun"
Lanjut kakek tua MC Juan lagi.
"Baik tuan"
Setelah berkata begitu Sehan dengan gerakan cepat pergi dari hadapan tuan nya itu tanpa basa-basi.
Kakek tua MC Juan tampak memutar tubuh nya,menatap langit hitam kelam yang membentang luas dihadapannya itu, Dia berdiri tepat di hadapan kaca jendela kaca besar sambil beberapa kali mencoba memejamkan bola matanya.
Dia fikir kegagalan Lincoln dalam pernikahan tidak boleh terjadi pada Elma, kegagalan mendapatkan keturunan MC Juan harus berhasil melalui Elma kali ini bagaimana pun caranya, sebab dia tidak mungkin menekan kembaran Gerry untuk menikahi gadis pilihan nya, Jerry jelas terlalu sulit untuk di atur, perbedaan pendapat acapkali terjadi di antara mereka, bahkan kesalahan dalam pernikahan Gerry membuat Jerry begitu kecewa terhadap dirinya.
Apalagi setelah kejadian 2 tahun yang lalu, semakin memperumit hubungan mereka, dia bahkan cukup sulit untuk bertemu dan menyapa Jerry Lincoln seperti masa dulu, karena keegoisan nya menukar posisi Jerry agar menjadi Gerry Lincoln dalam seumur hidupnya hingga Gerry Lincoln yang asli bangun dari tidur panjangnya.
Jelas sekali kemarahan Jerry saat itu ia pada nya.
__ADS_1
"Apa kali ini kakek lagi-lagi akan mempermainkan kami?"
Jerry jelas merasa begitu marah atas permintaan sang kakek.
"Aku hanya minta kau menukar posisi kalian sebelum Gerry sadar dari koma nya,jika mereka tahu sesuatu yang buruk terjadi pada Gerry maka saham MC Juan akan terjun bebas dalam semalam, dan keluarga fawad jelas akan menekan kita untuk menurunkan hak Elis secepat nya"
"Elis sudah meninggal sejak lama, hak-hak itu tidak harus dibahas kembali"
"Tapi Lincoln junior satu nya ada di tangan mereka, mereka bahkan berhak mendapatkan apa yang Lincoln junior seharusnya miliki dari Gerry"
Jerry jelas mendengus.
"Jadi kehidupan didalam rumah MC Juan hanya berdasarkan perhitungan saham dan hak-hak berharga? tidak heran Elma melarikan diri ke Itali, dia jelas tidak ingin ikut terlibat bersama keluarga fawad dalam belenggu keserakahan sang calon kakak ipar nya"
Jerry bicara sambil menatap tajam bola mata sang kakek.
"Aku tidak sedang ingin berdebat Jerry, lakukan saja perintah ku atau kau tidak harus memiliki lagi apa yang kau mau"
Jerry tertawa menyeringai.
"Kau selalu mengancam kami untuk seluruh keinginan kakek"
Kakek tua MC Juan terkekeh.
"Apa kau fikir Gerry tidak bahagia dengan pernikahannya? dia bahagia"
"Tapi Elma Belum tentu"
"Buat permintaan mu, gantikan posisi Gerry secepat nya"
__ADS_1
Kakek MC Juan tampak mulai menyerah.
Seketika Jerry menaikkan ujung bibirnya.
"Biarkan aku membawa putri Lincoln untuk masuk ke rumah MC Juan jika tiba saatnya"
Seketika bola mata kakek tua MC Juan melotot menatap Jerry.
"Apa kau gila? dia yang membunuh Lincoln junior"
Bentak kakek MC Juan ke arah Jerry.
"Maka dia harus membayar hari-hari nya di neraka MC Juan"
Jerry menunggu jawaban sang kakek sambil menyesap minuman yang ada di tangannya.
"Kembali lah ke Paris, Kau bisa mulai masuk ke perusahaan sebagai Gerry dalam Minggu ini"
Setelah berkata begitu, kakek tua MC Juan langsung melesat pergi dari sana.
"Tuan, tuan?"
Sebuah suara mengejutkan lamunan kakek tua MC Juan.
"Ya?"
"Mereka menemukan keberadaan nona Elma"
"Bawa dia pulang secepatnya"
__ADS_1
"Baik tuan"