Belenggu Hasrat Kakak Ipar

Belenggu Hasrat Kakak Ipar
Masih di masa lalu


__ADS_3

Sebelum 7 tahun yang lalu


Beberapa bulan sebelum pernikahan


Elis & Gerry Lincoln


"Aku akan membawa Elis secepat nya"


"Kita harus cepat bergerak, aku fikir Elis mulai kehilangan kendali atas pemikiran nya karena Suli terus menyuntikkan tubuh Elis dengan virus buatan Anwar"


Uncle Dekan bicara dengan perasaan kacau ke arah Sehan.


"Kita cukup bersyukur Suli masih sulit bergerak karena Emre terus menjadi temeng untuk melindungi Elis, tapi aku khawatir perasaan Emre berubah seketika soal Elis"


"Aku akan membujuk uncle fawad untuk memajukan perjodohan Emre dan gadis dari keluarga MC Juan secepat nya"


Sehan bicara sambil meraih kunci mobilnya.


"Mereka bilang Elis berada di depan gedung kantor......... sebaiknya aku juga ikut bersama mu, dia mungkin akan ikut saat melihat ku"


Ucap uncle Dekan pada Sehan cepat, lantas berusaha untuk mengikuti langkah kaki Sehan.


Mereka masuk dengan cepat kedalam mobil yang ada dihadapan mereka, Sehan dengan gerakan cepat mulai melajukan mobilnya, tangan kirinya mencoba menghubungi seseorang melalui headset bluetooth nya.


"Cari seseorang untuk mengecoh rekaman CCTV di beberapa gedung, jangan sampai sedikit pun meninggalkan jejak soal kehadiran kami"


Setelah berkata begitu Sehan langsung menutup panggilannya.


********


7 Tahun yang lalu


Setelah pernikahan Elis & Gerry Lincoln


2 Jam sebelum malam pertama


"Dia membuat Emre membeli gadis pengganti malam pertamanya"

__ADS_1


Ucap Sehan cepat ke arah Manaf.


"Bawa Suli kembali secepatnya, aku fikir ini waktunya membuka kedok kebusukan mereka"


Ucap Manaf cepat.


Mereka telah menyusun rencana paling sempurna untuk menjatuhkan Suli dan Anwar kali ini, Manaf fikir ini saat nya dia kembali dan menunjukkan jati dirinya kembali.


Tapi Realita nya kekacauan baru terjadi.


"Laki-laki itu menukar gadisnya"


Sehan bicara di balik handphone nya ke arah Manaf.


"Apa?"


Manaf jelas kelabakan, saat laki-laki yang mereka bayar menukar gadis nya dengan gadis lain yang tidak dia ketahui siapa.


*********


1½ Jam sebelum Emilia di tukar masuk


Gedung pesta kampus


Seketika senyuman palsu neysa menghilang berganti rasa benci pada Emilia, malam ini lagi-lagi gadis itu mendapat kan jutaan perhatian semua orang, bahkan Putri kampus baru lagi-lagi Emilia yang menjadi pemenangnya.


Neysa melirik ke arah laki-laki yang ada diujung sana, menaikkan pelan jarinya lantas berjalan mendekati laki-laki itu, sambil berjalan lurus ke arah depan, saat seorang pelayan melewati dirinya, neysa dengan cepat meraih sebuah gelas minuman, gadis itu menatap laki-laki dihadapan nya itu, mereka semakin dekat antara satu dengan yang lainnya.


Seketika neysa menghabiskan minuman di gelas yang dia ambil tadi, meletakkan nya ke atas meja lantas mendekati laki-laki itu.


"½ jam di mulai dari sekarang, pastikan gadis itu tidur dengan laki-laki yang telah aku siapkan"


Ucap neysa sambil memberikan sesuatu ke tangan laki-laki itu, sebuah pil yang bisa membuat seseorang kehilangan seluruh kemampuan menggerakkan seluruh anggota tubuh nya namun bisa merasakan betapa sakit nya apa yang dia alami disaat itu.


Kali ini aku pastikan kamu hancur hingga ke akar-akarnya.


Ucap neysa sambil berjalan meninggalkan laki-laki itu.

__ADS_1


********


Ketika Emilia bertukar posisi.


Elis sejenak mengerutkan keningnya saat melihat seseorang menyeret seorang gadis kekamar Mereka.


Elis jelas tahu betul siapa gadis itu.


Emilia? No.


Secepat kilat Elis berusaha untuk membantu gadis itu, tangannya dengan cepat mencoba menghubungi Sehan.


"Kalian menukar gadis nya?"


Elis bertanya cepat ke arah Sehan dari balik handphone nya.


"Lalu kenapa gadis nya di tukar? itu bukan gadis pilihan Emre"


Sepersekian detik kemudian Elis menutup panggilan nya, dia berusaha untuk menyelamatkan Emilia, tapi tiba-tiba dari arah belakang Suli menyuntikkan sesuatu ke lehernya.


"Kauu"


Elis tercekat namun sepersekian detik kemudian tiba-tiba kesadaran nya mulai menghilang.


"Aku mendapatkan nya, masuk ke rencana A, setelah gadis itu keluar dari kamar Gerry, pastikan bawa gadis itu ke ruang laboratorium"


Setelah berkata begitu, 2 laki-laki kekar itu membawa tubuh Elis untuk menjauh dari sana.


*******


Setelah Emilia di tukar


Sisi lain kota paris


"Kak..."


"Aku melakukan ini karena aku tidak ingin sesuatu yang buruk terjadi pada mu, jangan kemana-mana hingga kakak menemui mu besok, jika sesuatu yang buruk terjadi pada mu, bergerak lah ke depan dan minta bantuan orang-orang"

__ADS_1


"Kak, Emilia gadis baik-baik, dia tidak tahu apa-apa"


Gadis itu menangis terisak, menatap sang kakak untuk waktu yang begitu lama.


__ADS_2