Belenggu Hasrat Kakak Ipar

Belenggu Hasrat Kakak Ipar
Keluar dulu dari kandang harimau


__ADS_3

Emre langsung mendorong kasar tubuh Elma hingga kebelakang, dia fikir gadis ini bisa membuat dia kehilangan akal waras nya lama-lama.


"Kau benar-benar sudah gila"


umpat Emre kesal.


Elma menghapus cepat bibirnya dengan tisu yang ada di atas nakas.


"Oh sial, kau fikir jika tidak dalam keadaan kepepet aku mau Melakukan nya?"


Umpat Elma lantas langsung menuju kearah jendela.


"Ya ampun, apa aku harus lompat dari lantai 2 ini?"


Taya Elma dengan bola mata membulat, tapi dia fikir jika tidak lari saat ini, bukankah malah akan jadi bencana besar.


Dia jelas tidak mau di nikahkan dengan laki-laki pilihan sang kakek.


Elma mulai naik ke atas nakas, mencoba untuk naik ke jendela tapi secepat kilat Emre menarik tubuh Elma.


"Eee..eee.."


pekik Elma panik.


Elma jelas terkejut, dengan gerakan refleks langsung membalikkan tubuhnya dan ....


Buggggggg


Elma terjatuh sambil menimpa tubuh Emre.


"Akhhhh"


Terdengar ringisan dari balik bibir gadis itu hingga membuat adrenalin Emre terpacu secara tiba-tiba.


Sial


umpat nya dalam hati.


Emre secepat kilat mendorong tubuh Elma hingga jatuh kesamping.


"Kenapa kamu menarik ku? aku harus pergi sekarang"

__ADS_1


Elma membentak kesal Emre, lantas segera bangun dari posisinya.


Emre dengan cepat menarik kerah baju gadis itu.


"ah..ha.."


Emre bicara sambil menggerakkan jari telunjuk nya ke kiri dan kekanan tepat di depan wajah Elma.


"Kunci dan mobil ku?"


Saat emre mengatakan soal kunci dan mobil nya, dia baru sadar jika dia masih berhutang mobil pada laki-laki itu.


"hahaha"


Ekspresi Elma berubah seketika dengan tawa yang begitu di paksa.


"Tuan"


Elma langsung meraih kedua telapak tangan Emre..


"Bisakah kamu melepaskan aku sekali ini saja? aku akan membayar dan mengembalikan mobil tuan secepat nya"


Elma bicara sambil mengedip-ngedipkan bola matanya.


Elma bicara lantas melepaskan pegangan nya, lagi-lagi berusaha untuk melarikan diri, tapi Emre kembali menarik kera baju nya.


"Sebelum aku mendapat kan mobil ku, Jangan bermimpi untuk bisa pergi dari ku"


Seketika bola mata Elma membulat.


"Tapi tuan aku harus segera pergi dari sini, kau tahu tuan? diluar sana ada monster yang paling mengerikan di muka bumi ini,ah tidak maksud ku gigolo nya akan menjual ku, aku harus segera pergi dari sini"


Elma berusaha untuk melepaskan diri nya dari laki-laki itu juga dari sana.


"Aku akan membawa mu keluar dari sini"


"Ya? benarkah?


Elma jelas saja terkejut, dia fikir bagaimana caranya laki-laki ini akan membawa nya keluar dari sini.


"Dan jangan bermimpi untuk kabur sebelum kamu mengembalikan mobil ku"

__ADS_1


Ucap Emre kemudian sambil menatap tajam bola mata Elma.


"Hahahaha"


yah yah yah yah yang penting aku keluar lebih dulu dari sini, sisa nya serahkan pada Elma MC Juan.


Elma tertawa terkekeh-kekeh didalam hati.


Emre tiba-tiba menghubungi seseorang, beberapa waktu kemudian lalu tahu-tahu dalam beberapa menit seseorang mengetuk pintu kamar mereka.


Seorang laki-laki menyerahkan sebuah paper bag ke arah Emre.


"Ganti pakaian mu"


Tiba-tiba Emre melempar paper bag itu ke arah Elma.


Gadis itu mencoba membuka nya.


Gaun, Wig dan Hells ?


"So?"


Elma jelas saja menaikkan alisnya bingung.


"Ganti sekarang juga"


Emre bicara sambil menunjukkan kamar mandi yang ada di samping kiri Elma.


"Ganti pakaian mu atau keluar sekarang temui gigolo mu, atau ganti didalam sana dan jika tidak mau kau boleh mengganti nya di hadapan ku sekarang juga"


Suara Emre terdengar begitu menjijikkan di balik telinga Elma.


Laki-laki itu jelas bicara dengan gaya yang sangat dingin dan tidak bersahabat.


"Dasar breng..sek"


umpat Elma kesal lantas segera melesat masuk kekamar mandi.


Kita lihat saja nanti, jika aku sudah keluar dari sini, kau akan tahu siapa Elma yang sesungguhnya.


Yang penting saat ini keluar dulu dari kandang harimau.

__ADS_1


Oceh Elma didalam hati sambil sibuk mengganti pakaian nya.


__ADS_2