Belenggu Hasrat Kakak Ipar

Belenggu Hasrat Kakak Ipar
Trik dan intrik


__ADS_3

Elma hanya bisa meremas telapak tangannya sambil menggigit pelan bibir bawahnya, Keinginan untuk menolak pernikahan pada akhirnya gagal total sebab kondisi Daddy Emre katanya cukup memburuk.


Keluarga fawad mulai berkumpul sejak tadi, bahkan mommy Emre tampak memeluk Elma beberapa kali sambil menangis pelan.


"Semua akan baik-baik saja, untie jangan menangis lagi"


Elma merasa begitu berdosa, seolah-olah merasa semua terjadi karena dirinya, ekspresi wajah Elma terlihat begitu sedih, bola mata nya mulai berkaca-kaca.


Dia juga cemas sebenarnya, fikiran buruk terus menghantuinya, dia fikir bagaimana jika sesuatu yang buruk terjadi, bagaimana jadinya jika uncle fawad tiba-tiba collapse???.


"Kakek?"


Saat mommy Emre masuk ke dalam ruangan Daddy Emre, Elma langsung bicara ke arah kakek nya sambil mengerutkan bibir nya, lalu dengan cepat berhamburan memeluk sang kakek.


"Semua salah ku"


Ucap Elma begitu lirih.


"Tidak apa-apa, dokter bilang biarkan uncle fawad mu istirahat dulu"


Sang kakek bicara sambil menepuk-nepuk lembut punggung Elma.


"Yang penting jangan mengecewakan uncle fawad kalian lagi, dia juga benar-benar menginginkan pernikahan kalian"


Ucap sang kakeknya lembut.

__ADS_1


*******


Pagi-pagi sekali di kala matahari masih jauh untuk terbit, Keluarga besar fawad dan MC Juan meminta Emre dan Elma untuk pulang lebih dulu baru akan kembali lagi ke rumah sakit nanti malam.


Mereka fikir Emre harus mengurus perusahaan sedangkan Elma jelas butuh istirahat karena semalaman bergadang.


Pada akhirnya kedua orang itu benar-benar melesat menjauh dari rumah sakit dan memutuskan untuk pulang, Elma baru akan terlelap langsung masuk ke samping kemudi, masih dalam kondisi mengantuk langsung memejamkan bola matanya.


Emre sejenak melirik ke arah Elma, lantas dengan cepat dia menggeleng-geleng kan kepalanya.


Sejenak laki-laki itu memijat keningnya, dia fikir kenapa Tuhan menuliskan takdir mereka dengan cara seperti ini, tiba-tiba bertemu dengan cara tidak disengaja, Emre hanya berniat mengurung gadis itu demi kunci dan mobil nya pada akhirnya malah berakhir seperti ini.


Emre Fikir jangan-jangan pelarian gadis ini sejak kemarin untuk menghindari perjodohan mereka, dan sialnya mereka sama sekali tidak saling mengenal antara satu dengan yang lainnya.


Seandainya saja Emre menyadari nya sejak awal, bisa dipastikan Emre akan membantu pelarian Elma bagaimana pun caranya.


Keluarga besar fawad dan MC Juan tampak tertawa senang di dalam ruangan kamar UGD itu, Daddy Emre Tampak terkekeh sambil menggenggam erat tangan istrinya.


"Ini cukup keterlaluan, tapi aku tidak punya cara lain untuk membuat mereka menyetujui pernikahan nya"


Ucap Daddy Emre cepat.


"Kamu membuat ku ketakutan"


Kakek tua MC Juan bicara sambil menoleh ke arah fawad.

__ADS_1


"Aku tahu Elma pastikan ingin menolaknya lagi, karena itu sebelum cucu mu menyelesaikan kata-katanya aku mesti pura-pura jatuh tidak sadarkan diri"


Kakek tua MC Juan terkekeh.


"Kamu bisa mendapatkan Grammy award untuk akting memukau mu, fawad. Benar-benar berhasil menipu semua orang, bahkan aku merasa begitu cemas"


Kakek tua MC Juan menggeleng kan kepalanya dengan perasaan tidak percaya.


mommy Emre hanya menggelengkan pelan kepala nya, berjalan mendekati mommy Elma Lincoln sambil mengulum senyum.


"Dia tidak berubah, masih sama seperti kita di masa sekolah dulu"


ucap mommy Elma geli.


"Mengerjai anak-anak bahkan diri ku, benar-benar hampir membuat orang terkena serangan jantung"


Mommy Emre tertawa kecil.


"Aku fikir kita akan menyiapkan pernikahan mereka secepatnya"


Daddy Emre bicara sambil menoleh ke arah kakek tua MC Juan.


"Kita bisa minta bantuan Gerry dan istrinya untuk mengurus beberapa persiapan nya"


Ucap kakek tua MC Juan cepat lantas menoleh ke arah mommy Elma.

__ADS_1


"Aku akan membicarakan nya pada mereka sore ini"


__ADS_2