
"Aku baru tahu Mommy yang memanipulasi kematian Manaf, menjebak Gerry juga memanipulasi kecelakaan Emilia"
Alex sang putra Suli bicara sambil memutar bola kristal yang ada di tangan nya.
"Kenapa Mommy melakukan semua nya? apa aku salah menebak? demi balas dendam pada Keluarga Lincoln? juga melancarkan aksi Uncle Anwar untuk mendapatkan seluruh saham Keluarga Fawad dan menguasai kekayaan Fawad."
Alex tampak bicara dengan begitu tenang.
Suli sejenak membulatkan bola matanya.
"Kenapa kamu tiba-tiba menanyakan nya?"
Suli Bertanya dengan pandangan aneh.
"Hanya ingin tahu betapa hebat nya cara berfikir Mommy untuk semua rencana yang ada"
Wanita itu terkekeh.
"Seperti nya kamu mulai banyak tahu sekarang?"
Alih-alih menjawab pertanyaan Mommy nya, Alex kembali bicara.
"Jadi benar seperti itu?"
Tanya Alex lagi.
"kurang lebih, Mommy ingin menghancurkan keluarga Lincoln karena dia adalah Daddy kandung mu"
Jawab Suli cepat.
Alex tampak terkekeh.
"Mommy fikir aku bodoh?"
"Ya?"
"Berhentilah memanipulasi keadaan, aku jelas-jelas putra kandung Anwar, Mommy lebih dulu berhubungan dengan Uncle Anwar baru berhubungan dengan putra keluarga MC Juan Lincoln, karena aku bukan putra biologis nya Uncle Lincoln dulu menolak Mommy, oleh sebab itu Mommy memendam dendam pada keluarga mereka karena menolak Mommy"
"Saat Mommy ingin minta pertanggungjawaban uncle Anwar jelas saja dia tidak bisa untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, dia tidak mungkin meninggalkan istri dan putra nya Sehan"
Alex bicara sambil berdiri, meraih botol minum di atas susunan lemari bartender di ruangan tersebut.
__ADS_1
Suli jelas gemetaran, dia menahan tangan nya yang memegang gelas anggur agar tidak terlepas dari genggaman nya.
"Bagaimana kau...?"
Suli tidak berani melanjutkan kata-katanya, dia takut menyakiti putra nya.
"Satu-satunya pilihan adalah menikah dengan uncle dekan demi menyelamatkan martabat Mommy dimasa lalu, namun rupanya uncle dekan memiliki istri sirih"
Suli jelas kehilangan kata-kata saat putranya tahu soal jati diri nya.
"Alex"
Suara Suli terdengar gemetaran.
"Atas saran uncle Anwar dan ide Mommy sendiri, kalian berusaha melenyapkan istri pertama uncle dekan demi melancarkan penikahan kalian"
"Membunuh istri pertama nya dan menyingkirkan putri nya, tapi sayang nya kalian hanya mampu menyingkirkan istri nya namun kehilangan putri nya"
"Berpuluh-puluh tahun berlalu, Mommy dan uncle Anwar menjalin hubungan diam-diam dibelakang pasangan kalian, hingga satu hari Kemudian Uncle Anwar merasa terdesak di dalam keluarga Fawad, tiba-tiba berfikir untuk mendapatkan saham penuh keluarga Fawad"
Alex mencoba menarik nafasnya kasar, dia menegak minuman nya dalam hitungan detik.
"Kalian fikir harus menyingkirkan mereka secepat nya"
"Kemudian beberapa tahun kemudian sebuah ide baru terlintas, bagaimana jika memanfaatkan putri dekan untuk membalas sakit hati pada keluarga Lincoln, dan mendapatkan harta Lincoln melalui putri kandung dekan, menekan dekan melalui putri nya yang bernama Elis? bukankah kalian akan mendapatkan banyak sekali keuntungan setelah nya?"
Alex berbalik menatap tajam bola mata Mommy nya itu.
"Maka kalian membuat rencana di masa lalu untuk menjodohkan Elis dengan Gerry Lincoln, berharap Elis melahirkan anak untuk Gerry dan kalian bisa mendapatkan kekayaan Lincoln melalui bayi yang Elis kandung"
"Tapi kadang takdir dan rencana tidak seindah yang kalian pikirkan, semua kacau saat Elis ditukar dengan seorang gadis yang kalian tidak tahu siapa"
"Mommy jelas terkejut luar biasa"
"Alex.."
Suli berusaha menyentuh wajah putra kesayangan nya itu, tapi Alex dengan cepat menepis nya.
"Sayang nya setelah kekacauan yang terjadi, gadis itu melarikan diri, Gerry mulai curiga dengan kejadian malam itu"
"Karena kalian takut semua Akan ketahuan, saat gadis yang ditukar dengan Elis masih hidup dan Gerry mulai mendapatkan informasi di Indonesia soal gadis itu, mommy dan Anwar menggiring seseorang untuk membunuh gadis itu di Indonesia, mengirim seseorang untuk mengejar Gerry dan melenyapkan gadis itu"
__ADS_1
"Sayang nya Neysa yang bodoh, yang jatuh cinta dengan Gerry ikut mengejar langkah Gerry, dan kecelakaan yang Mommy setting malam itu malah melibatkan Neysa tanpa sengaja"
Seketika Suli menutup mulutnya.
Dia benar-benar tidak percaya putranya tahu persoalan semua nya.
Bagaimana kau...?"
"Jadi benar bukan?"
Suli menumpahkan air matanya, berusaha kembali menyentuh wajah putranya itu namun lagi-lagi Alex langsung menepis tangan nya.
"Maafkan aku, Alex"
"Jadi benar semuanya?"
Alex mulai meninggikan suaranya, dia benar-benar muak melihat wajah Mommy nya.
"Maafkan aku, maafkan Mommy Alex"
wanita itu seketika menangis, berusaha menggenggam lengan Alex namun secepat kilat putra nya itu mendorong Mommy nya agar menjauh dari nya.
"Aku benar-benar menyesal terlahir dari rahim wanita seperti Mommy"
Ucap Alex sambil membalikkan tubuhnya, dia menangis dalam diam tanpa bicara apa-apa, Suli terduduk di lantai sambil menangis terisak karena jutaan rasa bersalah pada putra nya.
******
Seketika ruangan Aula itu menjadi kacau balau, percakapan Suli dan Alex benar-benar memecah keadaan, belum lagi beberapa bukti gambar kecurangan serta perbuatan dan perselingkuhan Suli dan Anwar yang mulai di tampilkan secara slide di layar proyektor.
Suli terduduk lemas di lantai.
"Alex apa yang kau lakukan nak?"
Ucap Suli dengan wajah pucat, bola matanya terlihat berkaca-kaca, seketika dia kehilangan kata-kata.
sedangkan Anwar bersiap untuk melarikan diri namun tahu-tahu para polisi datang dari arah pintu depan, menghentikan langkah Anwar dan dengan sigap menangkap laki-laki itu tanpa basa-basi.
"Kauuuu... Suli... kau menjebak ku..."
Teriak Anwar penuh kemarahan.
__ADS_1