Belenggu Hasrat Kakak Ipar

Belenggu Hasrat Kakak Ipar
Awal mula


__ADS_3

Masih di masa kemarin.


Perempuan itu tampak gemetaran saat dia membaca sebuah berita di laman majalah paling depan di tangannya, disana jelas tertulis.


Aktris cantik Suli Hansel akan menikah dengan putra bungsu penerus Zahid group Dekan Zahid.


Gosip paling panas nya adalah, dekan Zahid tertangkap basah tidur dengan aktris cantik Suli di sebuah kamar hotel bintang lima.


Perempuan itu secara perlahan menggendong pelan bayi yang ada di pelukan nya, dia memejamkan bola matanya sambil mencium bayi itu untuk beberapa waktu.


Jangan menangis, ini pasti baik-baik saja.


Ucap perempuan itu dalam hati.


*******


Dekan jelas menatap Mommy nya dengan penuh kemarahan, dia tidak percaya Mommy nya akan memutuskan segala sesuatu soal kehidupan nya begitu saja


"Apa ini konspirasi? Mommy sengaja menjebak ku bersama Suli? aku tahu betul siapa yang Mommy sukai antara Suli dan istri Ku, Mommy sejak dulu tidak menyukai Alina dan memang berencana untuk memisahkan kami sejak awal bukan?"


Dekan jelas begitu marah, bicara dengan penuh emosi yang menggebu-gebu, tidak percaya jika Mommy nya bisa menjebak diri nya di kamar hotel bersama Suli.


"Mommy tidak peduli ocehan mu, semua berita jelas sudah naik cetak, saham perusahaan Daddy mu merosot tajam karena berita yang naik, satu-satunya yang bisa kau lakukan jangan membuat malu keluarga dekan dan nikahi Suli secepat nya"


"Mom"


"Atau jika tidak aku bisa saja membuat Alina merasakan apa yang seharusnya Alina rasakan, bahkan Mommy bisa membuat putri mu ikut masuk ke liang neraka bersama istri mu jika Mommy mau"


"Mom"

__ADS_1


Dekan jelas langsung bicara dengan nada begitu tinggi ke arah Mommy.


"Mommy dan Suli, kalian benar-benar gila"


*******


Dekan dengan langkah cepat membawa Alina untuk menjauh dari sana, dia tahu kegilaan mommy nya tidak akan bisa dihalangi.


Sejak awal Mommy nya jelas tidak menyetujui hubungan mereka, alasan nya sangat simple sekali, Alina jelas tidak pantas hidup mendampingi dekan.


Bagi nya orang yang paling pantas mendampingi dekan adalah seorang perempuan pintar yang memiliki apapun yang dia inginkan, terlahir dari keluarga yang setara dengan keluarga mereka, bukan gadis miskin yang bukan siapa-siapa.


"Sayang?"


Alina berusaha menahan langkah dekan yang terus membawa nya melangkah entah kemana.


"Kita tidak harus seperti ini bukan?"


"Aku mungkin tidak peduli soal Mommy mu,nl tapi uncle bagitu baik pada kita, karena keadaan ini seluruh saham uncle merosot dan terjun bebas tanpa bisa di hentikan"


Alina bicara mencoba menyentuh wajah dekan.


"Pulanglah, menikahlah dengan Suli,. selamat kan uncle dari keterpurukannya"


Dekan jelas menggelengkan kepalanya dengan cepat.


"Kamu bercanda? aku tidak bisa melakukan nya, aku mencintai kamu, bagaimana bisa aku menikah dengan perempuan lain Selain kamu hmm?"


Alina tampak mengembangkan senyuman nya.

__ADS_1


"Kadang kita harus menekan ego kita sementara waktu demi orang yang kita syaangi dekan, dibanding pernikahan kita, kesehatan uncle jauh lebih penting"


"Aku tahu itu, tapi aku tidak akan mau menerima pernikahan itu"


Tolak dekan dengan bersih keras.


Alina menggelengkan pelan kepalanya.


"Buatlah sebuah perjanjian pada Suli, kamu bisa menikahinya dengan tenggang waktu yang kamu inginkan,.kemudian setelah itu kalian bisa menjalani kehidupan masing-masing sesuai kemauan kalian"


Setelah berkata begitu, Alina tampak menggenggam erat tangan dekan, dia terus mengulas senyuman dan mencoba menyakini dekan jika dia akan baik-baik saja, dia akan terus menunggu hingga perceraian mereka tiba.


*******


Masih di masa lalu


Beberapa tahun setelah kesepakatan pernikahan Suli dan Anwar.


Suli tampak mengeratkan rahang nya, dia menatap tajam pada beberapa lembar foto yang ada di tangan nya, disana terlihat jelas dekan tengah tersenyum bahagia bersama seorang perempuan dan anak kecil berjenis kelamin perempuan.


Suli jelas marah, pernikahan awal yang di setting Mommy dekan bersama nya punya tujuan khusus secara berlainan. Jika Mommy dekan butuh menantu yang setara untuk membuang menantu miskin nya, maka berbeda dengan tujuan utama Suli.


Dia awalnya berniat menutupi aib nya dimasa lalu saat dia hamil anak dari seseorang, demi menutupi ain itu Suli terpaksa menjebak dekan, tapi siapa sangka seiring berjalannya waktu perasaan Suli mulai berubah, tapi realita nya sebaik apapun Suli pada dekan, laki-laki itu sama sekali tidak pernah menoleh ke arah diri nya.


Laki-laki itu tetap fokus pada cinta pertama nya, bahkan sekarang laki-laki itu tengah mempersiapkan proses perceraian mereka.


" Cari perempuan itu dan putri nya, pastikan kalian tidak meninggalkan jejak sedikit pun pada mereka"


Suli bicara kearah laki-laki yang ada di hadapannya itu.

__ADS_1


"Baik nona"


__ADS_2