Belenggu Seorang Istri

Belenggu Seorang Istri
Sakit


__ADS_3

Sudah hampir satu bulan lamanya Samuel membawa Kinaya berlibur di Bali dan juga Lombok, hari ini adalah hari terakhir mereka liburan. Saat ini Kinaya tengah membereskan barang-barang yang dia dan Samuel pakai saat liburan, nampak Kinaya sibuk dengan barang bawaannya, meski Samuel sudah melarangnya untuk memberesakan itu semua tapi Kinaya tetap dengan prinsipnya untuk membereskan sendiri barang bawaanya karena hal itu merupakan tugasnya sebagai seorang istri.


Samuel pun hanya bisa menghela napas dan langsung membersihkan dirinya ke kamar mandi karena memang hari masih pagi dan dia baru bangun tidur. Saat dia selesai dengan ritual mandinya Samuel di kejutkan dengan Kinaya yang tiba-tiba mual. Kinaya tidak mempedulikan rasa mualnya. Dia berpikir bahwa dia hanya masuk angin saja dan menolak ajakan Samuel untuk pergi ke Rumah Sakit.


Samuel menghela napas dan ikut berbaring di samping Kinaya yang tengah lemas.


" Nay, kita ke Rumah Sakit aja, yuk. Mas tidak mau terjadi sesuatu kepadamu, kita ke Rumah Sakit yah? " ajak Samuel sembari mengoleskan minyak kayu putih ke perut Kinaya.


Kinaya tidak mempedulikan ucapan Samuel dan malah menolak ajakan Samuel untuk di bawa ke rumah sakit.


" Aku nggak apa-apa mas. Mungkin aku masuk angin aja. Istirahat sebentar aja pasti sembuh. " balas Kinaya sembari menatap lembut ke Samuel.


Samuel menghela napas dan ikut berbaring di samping Kinaya. Dia memeluk erat tubuh Kinaya agar merasakan kehangatan dari tubuhnya karena menurutnya pelukan dari tubuhnya mungkin bisa memberikan kehangatan untuk Kinaya yang sedang masuk angin dan terlihat Kinaya memeluk erat Samuel seperti tidak mau kehilangan sosok pria yang ada di pelukannya.


" Udah dibilang semalam udara dingin, jadi begini kan akibatnya, lain kali jangan sering-sering keluar di malam hari, mas tidak mau kamu sakit lagi. " Samuel menasehati Kinaya dengan mengusap punggung Kinaya.


" Iya mas, habisnya aku tidak bisa tidur semalam. " balas Kinaya patuh karena dia tahu bahwa kali ini dia yang salah.

__ADS_1


" Yaudah, kamu istirahat sekarang. "


Keesokan harinya. Samuel dan Kinaya telah berada di bandara. Kinaya saat ini sedang menunggu Samuel bersama beberapa pengawalanya untuk mengurus kepulangan mereka. Setelah selesai Samuel pergi kearah Kinaya dan tersenyum melihat Kinaya yang melambaikan tangan kearahnya.


" Yuk." seru Samuel mengulurkan tangan ke Kinaya dan Kinaya tersenyum lalu menangkap tangan Samuel.


" Kenapa! Apa kamu bahagia sekali hari ini, huh? " Seru Samuel.


" Entahlah mas, aku juga tidak tahu kenapa aku merasa senang sekali hari ini, apalagi saat di dekatmu mas. " seru Kinaya tersenyum.


" Kamu tuh yah, yaudah sini. " Samuel menggapai pinggang Kinaya lalu mendekatkan Kinaya ke dekat dirinya, membuat mereka tidak ada jarak sedikit pun.


" Selama... " sahut para pelayan yang tiba-tiba di hentikan oleh Samuel karena takut Kinaya bangun dari tidurnya.


" Bik, kamu bikinin sup untuk Nyonya dan antar ke kamar. " lirih Samuel sembari pergi ke kamarnya.


" Baik tuan. " balas salah satu ART.

__ADS_1


Samuel meletakkan tubuh Kinaya dengan pelan ke kasur Kingsizenya, setelah selesai dia mencium pucuk kepala Kinaya.


" Cepat sembuh Nay, mas nggak tahan lihat kamu seperti ini. " sahut Samuel sedikit menundukkan tubuhnya. Setelah itu Samuel langsung membersihkan dirinya ke kamar mandi


.


.


.


.


.


Bersambung.


Hei readersku👋, karena dari Eps 1 s/d 10 hanya ada hal-hal romantis, kali ini siapkan diri kalian yah karena di capter-capter berikutnya akan membuat kelian mengutuki Author yang cantik ini😥😥😥, oh iya, kira-kira apa yang akan Samuel lakukan untuk Kinaya?, apakah dia setuju menerima permintaan Kinaya untuk memadunya atau tidak, jangan lupa ikuti terus cerita-ceritaku yah.

__ADS_1


jangan lupa TEKAN ❤, 💥, coment yah dan ingat FAVORITnya yah😆😆


SELAMAT MEMBACA😊😊


__ADS_2