
Happy Reading readers πΌπΌπΌ
Jangan lupa like dan komentarnya yaπ»π»π»
Terima kasih πΈπΈπΈ
β’β’β’β’
Ini Visual Samuel ya Uni-uni
*Ini Visual Kinaya ya
Beberapa saat setelah itu. Samuel sudah berada di depan sang istri. Berpakaian santai. Memakai celana jeans dan kaos putih bersih. Kinaya menyilangkan tangannya di dada. Tidak terima terhadap penampilan Samuel saat ini. Kenapa suaminya selalu terlihat keren meski hanya berpakaian biasa saja begitu kurang lebih isi pikiran Kinaya.
"Ada apa hem? " tanya Samuel mengusap lembut pipi Kinaya.
"Aku tidak yakin membawa mas keluar. " ucap Kinaya polos.
"Emang kenapa kalo mas keluar, hem? " tanya Samuel lagi.
"Penampilan mas menarik perhatian orang yang lalu lalang. " ucap Kinaya yang membuat Samuel tersenyum.
"Tunggu sebentar ya. " ucap Samuel yang pergi ke dalam dan mencari sesuatu di dalam koper nya. Kinaya di buat bingung olehnya.
Samuel pun datang dengan membawakan topi diΒ tangannya. Satu untuk dirinya sendiri dan satunya lagi untuk sang istri.
"Mas juga tidak yakin membawamu keluar. Jadi, jangan pernah melepaskannya. " ucap Samuel memakaikan topik berwarna merah jambu kepada Kinaya. Kinaya pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
"Yaudah. Ayuk kita berangkat sekarang. " Samuel pun mengandeng tangan sang istri.
Beberapa saat setelah itu.
__ADS_1
"Kita mau kemana mas? " tanya Kinaya.
"Kita makan malam dulu. Mas menemukan tempat makan populer di sini. Kamu pasti akan menyukainya nanti. " ucap Samuel merangkul pundak Kinaya. Kinaya mengikuti langkah kaki Samuel.
Setibanya di tempat tujuan. Samuel langsung memesankan makanan untuk mereka. Memilih menu kesukaan sang istri.
"Bagaimana? Apa kamu suka dengan tempatnya, Nay? " tanya Samuel. Kinaya pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
"Makanan di sini sangat enak mas. Tidak sama seperti di ibukota. Lebih enakan di sini. " ucap Kinaya antusias.
"Benarkah! Kalau begitu makanlah yang banyak. Nih, nambah lagi, Nay. " Samuel kembali memasukkan rendang, sambal khas Minangkabau. Ada juga Sambal lado dengan mentimun di sampingnya. Tidak lupa juga yang terakhir yaitu gulai pangek masin khas Pariaman yang melegenda dengan kepala ikannya. Eitsss jangan lupa Sala lauknya ya guys. Itu wajib ada di saat makan malam kali ini. Wahhh, sungguh mengugah selera saat kita tidak mood makan nih ya.
*Untuk teman-teman yang berada di luar kawasan Minangkabau. Ayuk di coba masakannya. Di jamin tidak menyesal. Mereka terlihat menggiurkan dan membuat kita lupa waktu lohππ
Kembali ke pasangan suami istri yang romantis itu.
"Aku sudah kenyang mas. " ucap Kinaya yang memilih bersandar di sandaran kursinya sembari mengusap lembut perutnya.
"Apa tidak apa-apa aku makan sebanyak tadi mas. Maaf, aku khilaf barusan. " ucap Kinaya nyengir.
"Iih mas ini. Ini semua gara-gara mas tahu. Kenapa tidak dari dulu mas mengajak aku ke sini. Kalau tidak aku tidak akan khilaf seperti tadi. " Kinaya tidak mau di salahkan di sini.
"Loh. Kok mas yang di salahkan sih. Yang doyan siapa di sini, hem? " tanya Samuel. Seketika Kinaya mulai memelas. Matanya berkaca-kaca. Kehamilannya membuat Kinaya sangat sensitif terhadap hal yang kecil sekalipun. Samuel pun kelagapan. Samuel mendekat lalu memeluk erat tubuh sang istri.
"Maaf ya. Mas yang salah di sini. Mas yang salah karena tidak mengajakmu ke sini sebelumnya. " pada akhirnya Samuel mengalah di hadapan istrinya. Menghiraukan tatapan orang-orang terhadapnya. Samuel membenamkan wajah Kinaya di dadanya. Mengusap lembut punggung Kinaya. Memberikan ketenangan untuk istrinya itu. Istri yang membuat Samuel bisa melakukan apapun sesuai dengan permintaan istrinya tersebut.
"Memang mas yang salah. Mas salah karena tidak pernah mengajakku ke sini sebelumnya. " Kinaya cegukan di dalam pelukan Samuel. Samuel pun tersenyum dan terus mengusap lembut punggung dan kepala Kinaya.
"Sudah ya. Jangan nangis lagi. Mau mas pesankan lagi untuk di bawa ke hotel? " tanya Samuel.
"Emm. Paket komplit. " jawab Kinaya di sela-sela cegukan nya.Β
"Siap laksanakan perintah yang mulia ratu. " jawab Samuel yang berhasil membuat Kinaya kembali tersenyum.
"Habis ini kita mau kemana lagi mas? " tanya Kinaya.
__ADS_1
"Emm. Kemana ya. Kasih tahu nggak ya. " Samuel mencoba mengoda sang istri lagi. Yang malah mendapatkan pukulan di lengannya.
"Jangan buat aku kesal mas. " Geram Kinaya. Menatap kesal kepada Samuel. Samuel sendiri hanya tersenyum lalu mengacak - acak rambut Kinaya.
"Uluhuluh. Mengemaskan sekali istriku ini. Untung istri. " ucap Samuel memberikan kecupan lembut penuh gairah. Membuat Kinaya malu namun suka hehehe.
.
.
.
.
.
Bersambung.
INGAT! SIMBIOSIS MUTUALISME π
IG : gx_shi7
Ikuti IG ku yah. Di sini akan ada Visual - visual para pameran novel ku. Dan nanti boleh bertanya-tanya seputar Update novel kesayangan kalian.
Terima kasih ππ
Jangan lupa dukungannya yah kesayangan. Aku pada kalian πππ
By : Nadila Sizy
...#Kinaya&Samuel_LFR...
__ADS_1