Belenggu Seorang Istri

Belenggu Seorang Istri
Kuweni


__ADS_3

...Happy Reading readers 🌼🌼🌼...


...Jangan lupa like dan komentarnya ya🌻🌻🌻...


...Terima kasih 🌸🌸🌸...


...β€’β€’β€’β€’...




Berencana akan membawa Kinaya keliling kota Padang. Hal itu ternyata di urungkan karena Samuel mendapatkan panggilan darurat oleh Hiro. Samuel terpaksa meninggalkan Kinaya di kamar sendirian. Tidak lama, hanya satu jam.Β  Pertemuan itu dilakukan di bawah hotel. Tepatnya di ruang tunggu yang di sediakan oleh pihak hotel.


Samuel melakukan hal itu karena tidak mau meninggalkan Kinaya sendirian. Di dalam pertemuan saja Samuel selalu mengingat sang istri di sela-sela kesibukannya. Tiap 10 menit nya Samuel memberikan pesan kepada sang istri untuk tetap di kamarnya. Melaporkan jika sesuatu terjadi atau menginginkan sesuatu nantinya.


Di pertemuannya kalu ini Samuel terlihat tidak senang. Ada kesalahpahaman di dalam pekerjaan bawahannya. Hal itu berhasil membuat Samuel murka. Bagaimana bisa pekerjanya melakukan hal itu. Bahkan, berhasil merugikan masyarakat sekitar.


"Bagaimana bisa ini terjadi! Sudah saya katakan. Jangan buat satu masalah sedikit pun.Β  Saya tidak mau tahu. Besok semuanya harus berkumpul. Yang tidak hadir saya anggap keluar dari pekerjaannya. Dan Hiro. Kamu berikan uang ganti rugi kepada mereka yang di rugikan. Dan lakukan tindak lanjutnya. Jangan buat masyarakat merasa di rugikan dalam hal ini. " ucap Samuel tegas.


Samuel pun menatap semua karyawan yang bersangkutan. Menatap datar kepada mereka. "Sekarang rapatnya selesai. Satu lagi. Jangan buat saya mendengar hal yang sama seperti tadi. " ucapnya dingin. Samuel pun langsung pergi ke kamarnya. Meninggalkan semua karyawan yang sudah kempas-kempis. Di sisi lain Serli kagum dengan ketegasan Samuel. Ada senyuman yang penuh arti di wajahnya. Terus menatap Samuel yang sudah menjauh.


"Kita balik ke kamar. Kamu tidak baik keluar malam-malam begini. Tidak baik juga untuk kesehatanmu. " ucap Hiro membawa Serli ke kamarnya.


Di dalam kamarnya. Kinaya terlihat sedang menonton siaran lokal. Menatap penuh harap tayangan di depannya. Matanya tidak berpaling sedikit pun. Bahkan, tidak menyadari Samuel yang sudah masuk ke dalam kamar.


Samuel terlihat melangkahkan kakinya ke arah sang istri. Menatap Kinaya dengan senyuman di bibirnya.


Kecupan lembut pun mendarat di pipi Kinaya. Membuat Kinaya terperanjak.


"Kapan mas datangnya? " tanya Kinaya.


"Baru saja. Kamu terlalu fokus menonton sampai tidak melihat mas masuk ke dalam. " ucap Samuel memeluk tubuh Kinaya. Meletakkan tangannya di pinggang sang istri. Menghirup bau tubuh sang istri.


"Mas. Aku mau itu. " ucap Kinaya menunjuk buah yang ada di dalam TV. Samuel pun menatapnya apa yang telah di tunjuk oleh Kinaya.


"Mangga? " tanya Samuel.

__ADS_1


"Bukan. Kuweni mas. Beliin ya. " pinta Kinaya memelas.


"Apaan tuh! Bukankah itu mangga? " tanya Samuel. Kinaya pun mengelengkan kepalanya.


"Bukanlah mas. Yaudah, pokoknya mas pergi sekarang dan beliin aku sekilo ya. " ucap Kinaya mendorong tubuh Samuel. Samuel terlihat menahan tubuhnya.


"Mas baru datang,Β  Nay. Besok saja ya. " ucap Samuel. Kinaya pun menekuk wajahnya. Membuat Samuel menghela napasnya.


"Baiklah. Berikan mas kecupan dulu. " ucap Samuel memajukan wajahnya ke hadapan Kinaya. Kinaya pun tersenyum dan langsung mencium bibir Samuel. Samuel pun menahan tengkuk Kinaya. Bergulat dengan lidahnya. Sampai akhirnya sang istri ngosngosan. Samuel pun melepaskan ciumannya. Tersenyum melihat sang istri yang sangat mengemaskan baginya.


"Tunggulah sebentar. Mas akan meminta Hiro untuk membelikannya. " ucap Samuel. Kinaya pun mengelengkan kepalanya. Membuat Samuel mengernyitkan keningnya.


"Aku mau mas yang beli sendiri. Kasihan Hiro. Ini permintaan anakmu masa orang lain yang beliin. " ucap Kinaya mengusap perutnya yang sudah mulai terlihat lebih besar dari biasanya.


"Tapi mas tidak hafal dengan daerah ini. " ucap Samuel beralasan.


"Mas ih. Mas tidak mau membelikannya untukku. Kalau begitu, biarkan aku yang beli sendiri. " ucap Kinaya berdiri dari duduknya.


Samuel pun menahan tangan Kinaya. " Baiklah. Kamu tunggu sebentar. Mas akanΒ  berangkat sekarang. " ucap Samuel kembali mengambil kunci mobilnya.


Saat ini Samuel sudah berkeliling dengan mobilnya yang


sudah ia pesan jauh-jauh hari sebelum datang ke Padang. Mobil yang di pakai saat mereka berada di sana.


Samuel celingak-celinguk memperhatikan orang-orang yang berjualan buah. Ini sudah yang ketiga kalinya ia masuk ke toko namun tidak ada yang menjual buah yang di bilang oleh Kinaya.


"Tapi memang ada buah bernama Kuweni kan? " Samuel memastikan.


"Ada, Tuan. Tapi, belum musimnya. Mungkin di Mall atau pasar tradisional ada. " jawab penjual toko buah itu. Samuel terkejut memijit keningnya. Sungguh hari yang melelahkan hari ini pikirnya. Tapi, Samuel juga tidak bisa nolak permintaan Kinaya. Apalagi, saat ini Kinaya dalam keadaan hamil muda. Mau tidak mau Samuel harus siaga mengabulkan semua permintaan istrinya itu. Dengan semangat 45' Samuel kembali ke mobilnya dan memutar mobilnya ke arah yang di tunjukkan oleh penjual buah tadi. Dan sampailah Samuel di pasar Lubuk Buaya namanya. Pasar tradisional yang ada di sana. Sebelum itu Samuel melihat banyak buah-buahan yang ada di sepanjang matanya memandang. Samuel pun menghentikan langkahnya. Melihat buah mangga di depannya.


"Beli sekilo mas.... " ucap Samuel teringat ucapan Kinaya. "Β  Ini buah Kuweni kan mas? " tanya Samuel.


"Bukan, Tuan. Kuweni ada di sebelah sana. " jawab penjual itu. Samuel pun tersenyum dan meminta maaf kepada penjual tadi. Samuel pun berjalan ke penjual yang di tunjuk oleh penjual tadi.


Setibanya di sana.


"Ini Kuweni kan mas? " tanya Samuel ke penjual tersebut.

__ADS_1


"Benar, Tuan. Tuan dari kota ya? " tanya penjual tersebut.


"Benar , mas. Saya pesan 5 kilo ya. " ucap Samuel.


Penjual itupun membungkus pesanan Samuel. Setelah itu, Samuel memutuskan untuk kembali ke hotelnya.


"Akhirnya aku bisa menemukan keinginan istriku. " tersenyum puas.




.


.


.


.


.


Bersambung.


...INGAT! SIMBIOSIS MUTUALISME 😊...


IG : gx_shi7


Ikuti IG ku yah. Di sini akan ada Visual - visual para pameran novel ku. Dan nanti boleh bertanya-tanya seputar Update novel kesayangan kalian.


Terima kasih 😊😊


Jangan lupa dukungannya yah kesayangan. Aku pada kalian πŸ˜šπŸ˜™πŸ˜™


By : Nadila Sizy


...#Kinaya&Samuel_LFR...

__ADS_1


__ADS_2