
Beberapa menit kemudian, mobil yang mengantar Kinaya berhenti tepat di depan kantor sang suami. Kedua pengawal Kinaya turun terlebih dahulu. Mereka membukakan pintu mobil untuk Kinaya.
Kinaya masuk ke dalam dengan tatapan-tatapan karyawan yang tidak lepas dari Kinaya dan juga Reza yang berada di pelukan Kinaya. Kinaya sedikit canggung, namun dia tidak memusingkan nya. Kinaya tetap terus berjalan ke dalam ruangan suaminya.
Setiba di depan ruangan Samuel. Kinaya tidak sengaja bertemu dengan Jordi. Pria itu mendekati Kinaya lalu memberikan senyumannya. Dia menyapa Kinaya dengan ramahnya. Jordi memang terkenal dengan keramahannya, tapi itu hanya untuk orang yang memang pantas mendapatkan keramahannya. Berarti, dia akan baik kepada orang yang baik dan jahat kepada orang yang jahat kepadanya. Jordi menatap kedua pengawal Kinaya dengan wajah datarnya, setelah itu beralih ke arah Kinaya.
"Apa kamu cocok dengan mereka, Kinaya? " tanya Jordi melihat Sisil dan Yosi bergantian. Kinaya tersenyum dan menganggukkan kepalanya.
"Apa mas Samuel ada di dalam? " tanya Kinaya.
"Yah, dia terlihat serius kali ini. " ucap Jordi. Dia pun berbisik ke telinga Kinaya. "Katanya kangen rumah, karena itu dia ingin cepat -cepat menyelesaikan pekerjaannya. " lanjut Jordi tersenyum. Kinaya merona mendengarnya. Jordi melihat Reza di pangkuan Kinaya. Dia berniat untuk mengendong tubuh Reza dan membawanya jalan-jalan keluar.
"Masuklah. Aku akan menjaganya untukmu. " ucap Jordi yang paham kalau Kinaya butuh tempat untuk berduaan dengan sang suami. Jordi mengambil alih Reza dan membawanya jalan-jalan keluar. Jordi memberikan tempat untuk Kinaya agar bisa berduaan dengan Samuel.
Samuel yang tidak menyadari kehadiran sang istri yang sudah berdiri tidak jauh dari tempat duduknya. Di meja kerjanya Samuel tetap fokus dengan berkas-berkas yang menumpuk. Berkas-berkas itu harus segera ditandatangani segera agar ia bisa pulang cepat dan memghabiskan waktu bersama keluarga kecilnya. Samuel tidak menoleh sedikit pun ke arah Kinaya. Kinaya pun memilih duduk di depan Samuel. Meletakkan kedua tangannya di meja sambil menopang dagu dengan kedua tangannya. Samuel pun mendongakkan kepalanya karena sudah ada orang yang berani menentangnya dengan beraninya main masuk ke dalam ruangannya sebelum meminta persetujuan darinya. Namun, Samuel segera tersenyum ketika melihat itu adalah teman ranjang nya. Siapa lagi kalau bukan sang istri tercinta.
Samuel berdiri lalu berhenti tepat di depan Kinaya. Samuel membungkukkan badannya. Meletakkan kedua tangannya di sandaran kursi yang di duduki oleh Kinaya. Memghampit kedua sisi Kinaya dengan lengannya.
"Tidak ada yang bisa melawan aturan di sini sebelumnya dan kamu adalah orang pertama yang melakukannya. " ucap Samuel lalu memberikan kecupan sambutan di bibir Kinaya. Kinaya tersenyum lalu melingkarkan tangannya di leher Samuel.
"Aturan! Kalau begitu, hukuman apa yang akan aku terima hari ini. Aku kan sudah melanggar aturan yang telah kamu buat. " balas Kinaya tersenyum.
"Emm, karena kamu orang yang berbeda dari yang lain. Maka, kamu harus membayarnya dengan tubuhmu. Mas lapar setelah melihatmu di sini. " seru Samuel tersenyum licik. Kinaya mengerucutkan bibirnya. Menatap tidak suka Samuel.
"Emangnya mas aja yang lapar. Aku juga. Aku kesini karena ingin makan siang bersamamu. " balas Kinaya memelas.
"Mas akan memesan makan siang untuk kita. Sebelum itu, hilangkan rasa lapar mas dulu. " seru Samuel. Samuel tersadar bahwa Reza tidak bersama Kinaya. Dia pun bertanya kepada Kinaya. " Dimana Reza! Kenapa mas tidak melihatnya dari tadi. Dan juga pengawal itu, kenapa mereka tidak bersamamu, Nay? "
__ADS_1
Kinaya tersenyum. "Reza sedang bersama mas Jordi. Dan 2 pengawal berdiri di depan ruangan ini. Aku ingin berduaan dengan mas. Karena itu aku menyuruh mereka menunggu di luar. " balas Kinaya. Samuel pun tersenyum melihat ke kemanjaan sang istri yang hanya mau berduaan dengannya. Samuel pun mengendong Kinaya ala Bridal Style lalu membawanya ke sebuah ruangan yang sudah tersedia kasur, sofa,mesin pendingin dan sebuah kamar mandi juga tersedia di sana.
Samuel meletakkan Kinaya pelan-pelan ke tempat tidur. Samuel pun membuka giwang bajunya dan melepaskan kemeja yang melekat sempurna di tubuh kekarnya. Samuel terus menatap sang istri dengan senyuman di bibirnya. Sampai akhirnya Samuel menindih Kinaya lalu memberikan kecupan di kening sang istri. Kecupan perlahan turun dengan lembut ke mata, hidung dan bibir seksi Kinaya.
Samuel sudah tidak bisa menahan diri lagi. Dia pun membuka pakaian Kinaya hingga tidak ada sehelai benang pun di tubuh istrinya. Kinaya merona lalu memalingkan wajahnya dari tatapan Samuel. Meski sudah 2 tahun menjalin rumah tangga dengan Samuel, Kinaya masih merasa malu bila di tetap bergairah oleh suaminya.
Samuel menarik dagu Kinaya hingga wanita itu menatapnya lekat.
"Kamu melanggar aturan dan harus di berikan hukumannya sekarang juga. " jelas Samuel. Kinaya menatap Samuel dengan tatapan orang yang sedang terluka. Samuel pun mengernyitkan keningnya menatap wajah sang istri yang terlihat sesak.
"Kenapa! Apa ada sesuatu yang kamu rasakan? Apa itu sakit? " tanya Samuel khawatir. Samuel bahkan kembali berdiri lalu duduk di samping sang istri. Merangkul bahu Kinaya lalu menyandarkan wanita itu di dadanya.
"Bagian mana yang sakit? " tanya Samuel lagi setelah tidak mendapatkan jawaban dari sang istri.
"Mas. " panggil Kinaya. Memberi jeda di pengucapannya. Samuel pun menatap Kinaya dengan wajah yang terlihat khawatir. Pasalnya Kinaya baru keluar dari rumah sakit dan Samuel tidak ingin hal buruk terjadi lagi kepada istrinya. "Apa kamu juga akan menghukum wanita lain seperti ini jika dia main masuk saja ke ruanganmu? " tanya Kinaya. Samuel membulatkan matanya karena sang istri menyalah artikan Perlakuannya.
Samuel melepaskan rangkulannya. Menarik dagu Kinaya agar mereka saling bertatapan. "Mas percaya bahwa cinta itu hanya ada satu kali dalam kehidupan dan itu akan abadi sampai maut memisahkan kita berdua. Karena itulah kenapa ada cerita tentang yang namanya cinta abadi. Mas tidak mau kamu beranggapan bahwa mas akan mengkhianatimu. Mas percaya dengan cinta kita. Cinta kita tidak akan goyah meski ada wanita yang lebih cantik darimu dan cowok yang lebih gagah dari mas di luar sana. Atau wanita yang lebih baik dan cowok yang lebih baik dari kita. Meski banyak orang di luar sana yang sangat sempurna. Kamu harus yakin bahwa mas mencintaimu apa adanya. " seru Samuel tersenyum, mencium bibir Kinaya lalu menarik Kinaya ke dalam pelukannya.
"Sebentar lagi makanannya akan datang. Sebelum itu, mas mau menyelesaikan pekerjaan mas. Kamu istirahatlah di sini. Saat makanannya tiba, mas akan memanggilmu. " seru Samuel mengecup kening Kinaya. Kinaya tersenyum lalu berbaring di kasur yang ada di sana.
Samuel kembali melanjutkan pekerjaannya. Setelah beberapa saat pesanan makan siang mereka sudah tiba. Samuel pun masuk ke dalam kamar khusus itu untuk membangunkan istrinya. Dilihatnya Kinaya sedang terlelap tidur. Samuel pun kembali ke luar lalu membawakan makanannya ke dalam. Di letakkannya di meja sofa yang ada di sana. Samuel pun kembali mendekati Kinaya. Samuel mengusap lembut pipi sang istri agar wanita itu tidak terbangun dalam keadaan terkejut.
Kinaya mengerjapkan matanya. Kinaya melihat Samuel yang sedang tersenyum menatap dirinya. Kinaya pun duduk di tempat tidur sembari mengusap bola matanya.
"Ada apa, mas? " tanya Kinaya.
"Makananya sudah tiba. Cucilah mungkamu dulu. Habis itu kita makan bersama. " seru Samuel.
__ADS_1
Kinaya pun menganggukkan kepalanya. Lalu Kinaya masuk ke kamar mandi. Setelah beberapa saat akhirnya Kinaya keluar dan melihat Samuel sedang menyiapkan makan siang mereka. Kinaya mendekat dan duduk di samping Samuel.
"Aku tidak mau itu. Yang ini aja. " seru Kinaya menunjuk ke hidangan yang ada di depannya. Samuel pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya, paham.
Setelah selesai Samuel menyuapi sang istri makanan. Dengan perasaan bahagia membuat makanan yang di atas meja kandas dengan cepatnya. Samuel sendiri tidak percaya bahwa sang istri makanya banyak hari ini. Apalagi saat Kinaya bilang tidak suka hidangan di depannya, ternyata pas di akhir Kinaya mencoba mencicipinya dan membuat Samuel terkejut yang mana Kinaya menghabiskan semua itu dengan lahapnya.
Samuel tidak mempermasalahkan nya. Asal Kinaya senang. Maka, apapun yang ingin dilakukan sang istri maka lakukanlah. Hal itu juga membuatnya bahagia bila melihat sang istri bahagia.
"Mas. Tolong bilang sama mas Jordi dong. Bilang, untuk membawa Reza kembali ke sini. Aku tidak mau jauh-jauh terlalu lama dengan Reza. " pinta Kinaya. Samuel pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya sembari mengusap kepala sang istri dengan lembut.
.
.
.
.
.
Bersambung.
IG : gx_shi7
Terima kasih 😊😊
Jangan lupa dukungannya yah kesayangan. Aku pada kalian 😚😙😙
__ADS_1
By : Nadila Sizy
#Kinaya&Samuel_LFR