Belenggu Seorang Istri

Belenggu Seorang Istri
Samuel mengaku salah


__ADS_3

Happy Reading readers 🌼🌼🌼


Jangan lupa like dan komentarnya ya🌻🌻🌻


Terima kasih 🌸🌸🌸


β€’β€’β€’β€’


Tidak ada ketenangan di hatinya. Tidak ada sebuah toleransi di mimik wajahnya. Tidak ada belas kasih terpancar di matanya.


Hawa waktu seakan menyekat kerongkongan yang hendaknya menanyakan apakah yang telah terjadi sekarang ini. Tatapan tajam mata Samuel tidak pernah lepas sedikit pun.


Sopir yang sedang membawakan mobilnya merasakan ada hal buruk yang akan terjadi kedepannya. Apakah itu! Dia pun tidak tahu pastinya apa. Yang pasti terlihat kemarahan pada diri Samuel. Sampai sang sopir yang biasanya lepas, menjadi takut untuk bertanya ada masalah apa yang telah Samuel alami sekarang ini. Sampai akhirnya mereka sudah berada di dalam kantor Samuel.


Samuel langsung di sambut oleh Hiro di depan kantor. Berdiri sembari memberi hormat kepada Samuel saat pria itu hendak masuk ke dalam.


"Dimana dia sekarang? " tanya Samuel.


"Mmh. Dia sedang di asingkan ke sebuah rumah yang jauh dari kota dan juga perdesaan, Tuan. " Hiro menjelaskan.


"Apa kamu membawa buktinya ? " tanya Samuel yang langsung ke intinya.


"Iya, Tuan. Tapi ... ini juga melibatkan nyonya Melani. " Ucapan Hiro menghentikan langkah kaki Samuel. Samuel pun membalikkan badannya. Menatap intens wajah Hiro. Mencari kejujuran di mata Hiro. Setelah itu, Samuel pun membalikkan badannya.


"Kita bicarakan di kantorku. " Samuel langsung berlenggang ke ruangnya. Hiro pun membungkukkan badannya. Setelah itu, Hiro mengikuti langkah kaki Samuel. Tidak ada pembicaraan setelah itu. Sampai akhirnya mereka sudah berada di dalam kantor Samuel.


"Katakanlah. Semuanya! Tidak boleh di dramatisir sedikit pun. " Samuel memberikan tatapan dinginnya. Membuat Hiro sedikit gugup untuk menjelaskannya.


"Ani adalah kerabat jauh dari suami nyonya Melani. Dan seminggu sebelum acara ulang tahun tante Melani terlihat mereka sedang bertemu di sebuah kafe. Saya ada bukti video kalau mereka merencanakan siasat untuk menjebak, Tuan. Dan ada juga bukti transaksi ke rekening Ani selama 6 bulan ini. Semua bukti ini bisa membuktikan bahwa nona Ani dan Nyonya Melani telah melakukan persekongkolan. Dan video kedua membuktikan bahwa anak yang di kandungannya adalah anak orang lain. Karena nona Ani sudah hampirΒ  3 bulan tinggal 1 rumah dengan seorang pria. " Hiro menjelaskan dengan serincinya. Tanpa ada jeda ataupun sekedar mengatur pernafasannya. Samuel terlihat tersenyum jahat.


"Baiklah. Kamu boleh keluar. Saya ingin sendirian. Tinggalkan bukti itu di sini. " Samuel menyandarkan kepalanya ke sandaran kursi yang ia duduki. Setelah cukup lama menguasai kemarahannya. Samuel kembali fokus dengan pekerjaannya. Dengan cepat Samuel menandatangani berkas-berkas di depannya. Dan ingin segera melihat wajah istri manisnya.


Di perjalanan pulang, Samuel teringat janjinya untuk membelikan istrinya itu telur puyuh. Samuel pun singgah ke Mall terdekat dan membeli 500 butir telur puyuh sesuai janjinya.


Dengan langkah bahagia dan senang Samuel menemui istrinya setelah dirinya sudah tiba di depan mansionnya. Dilihatnya jam di tangannya menunjukkan pukul 5 sore. Mungkin Kinaya ada di kamar sekarang pikir Samuel. Samuel pun pergi ke kamarnya. Dilihatnya Reza sendirian di tempat tidurnya. Samuel mendengar riak air dari kamar mandi. Samuel tersenyum lalu ikut masuk ke kamar mandi. Samuel melihat Kinaya sedang menyiram tubuhnya dengan shower. Samuel tersenyum nakal. Satu persatu ia lepaskan pakaian kerjanya dan mulai mendekati Kinaya. Memeluk istrinya dari belakang. Membuat Kinaya terperanjak, kaget.


"Astaga mas. Apa kamu tidak bisa permisi dulu. Mau mas aku jantungan di usia muda. " Kinaya memukul bahu Samuel. Samuel pun tersenyum dan memeluk istrinya dari belakang.

__ADS_1


"Mana mau mas kamu jantungan. Nanti siapa yang akan memuaskan mas nanti. " Samuel mencium punggung Kinaya yang bersih dan putih itu.


"Sudahlah. Aku sudah selesai. Mas lanjutkan sendiri mandinya. " Kinaya hendak pergi namun malah di tahan oleh Samuel.


"Mas baru akan mandi. Temanin mas sebentar lagi ya. " Samuel mulai memberikan kecupan di bibir mungil Kinaya. Melahapnya dengan sangat rakus.


"Mas aku sudah tidak tahan lagi. Aku mau ganti pakaian. Dingin mas. " Kinaya berusaha memberontak. Memukul pelan dada Samuel. Samuel pun melepaskan ciumannya. Melihat Kinaya yang sudah kedinginan. Ada rasa bersalah di matanya.


"Maafkan mas ya. Kalau begitu, tunggulah mas di luar. Mas akan menyusul nanti. " Samuel meninggalkan kecupan lembut di bibir mungil Kinaya. Kinaya pun menyudahi ritual mandinya. Memakai handuk kimono. Lalu keluar dari kamar mandi.


Setelah beberapa saat akhirnya Samuel menyudahi ritual mandinya. Samuel hanya melilit kan handuk sampai di pinggangnya. Satu tangannya mengeringkan rambutnya dengan handuk kecil. Samuel pun tersenyum, mendekati sang istri yang tengah duduk di meja rias.


"Nay, keringkan rambut mas ya. " Samuel dengan manjanya meminta kepada Kinaya.


"Duduklah mas. " Kinaya berdiri dari duduknya. Samuel pun duduk di tempat yang di duduki oleh Kinaya tadi. Dan langsung Samuel menarik tangan Kinaya agar duduk di pangkuannya.


"Aku mau mengeringkan rambut mas. " Kinaya mencoba berdiri tapi Samuel malah mempererat pelukannya.


"Lakukanlah sembari duduk di pangkuan mas, Nay sayang. " Samuel tersenyum lalu kecupan mendadak di dapati oleh Kinaya di bibirnya oleh Samuel.


"Kamu harus menidurkannya, Nay sayang. " Samuel pun membenamkan wajahnya di dada Kinaya.


"Mmh. Aku tidak meminta mas mendudukkan aku seperti ini. Kalau begitu, biarkan saja aku berdiri. "


"Sudahlah. Tetap seperti ini saja. Mas akan menidurkannya. " Samuel memelas. Kinaya pun tersenyum lalu meninggalkan kecupan di bibir Samuel.


"Yasudah. Aku keringkan rambutnya ya. "


Tidak beberapa lama setelah itu Kinaya sudah selesai mengeringkan rambut Samuel. Dan membantu memilihkan pakaian Samuel.


"Makasih ya. " Kecupan lembut di pipi Kinaya. Kinaya pun tersenyum dan membalas kecupan juga tapi di bibir Samuel.


Samuel pun pergi ke ruang ganti pakaian. Setelah selesai mengunakan pakaiannya. Samuel pun pergi ke arah Kinaya. Istri manisnya tengah duduk di sofa yang ada di kamar itu. Samuel pun ikut duduk di samping Istrinya.


"Nay. Mas mau menunjukkan sesuatu padamu. Tapi, jangan marah ya. Mas tahu kamu adalah istri dan Mama yang baik untuk anak-anak kita kedepannya. Hanya saja mas mau membuktikan kebenarannya padamu. Agar tidak terjadi lagi kesalahan pahaman di antara kita. Kamu tidak apa-apakan mas menunjukkan sesuatu itu padamu? " tanya Samuel.


"Emang mas mau menunjukkan apa? Kenapa bicara mas terlalu jauh begini! " Kinaya di buat bingung oleh Samuel.

__ADS_1


"Tunggu sebentar. Biar mas ambilkan. " Samuel berdiri dari duduknya. Mengambil bukti yang di berikan oleh Hiro siang tadi.


"Apa ini mas? " tanya Kinaya ketika mendapatkan berkas dan juga sebuah USB dari Samuel.


"Itu adalah bukti bahwa mas tidak melakukan hal beja* kepada wanita kemarin. Mas tidak mau kamu memikirkan hal yang tidak - tidak lagi. Mas takut kepercayaanmu terhadap mas hilang. Mas tidak mau rumah tangga kita hancur hanya karena orang ketiga. Mas tidak mau kamu tersakiti hanya karena masalah yang membuat rumah tangga kita berantakan. Jadi, tetaplah percaya pada mas, Nay. Mas sangat mencintaimu. Mas tidak mungkin mengkhianatimu, Nay sayang. " Samuel menarik tangan Kinaya. Memeluk istri manisnya. Memeluknya erat agar istrinya tidak merasa bersalah kedepannya.


Ada getaran yang Samuel rasakan. Istrinya menangis gara-gara dia. Samuel pun mengendurkan pelukannya. Menatap mata istrinya yang berair.


"Shhhhh. Sudah ya. Kamu tidak salah di sini. Mas lah yang salah karena membuat wanita di luar sana jadi tertarik pada mas. Kamu hanyalah korban di sini. Jadi, jangan bersedih lagi, hem. " mencium air mata Kinaya. Memeluk erat tubuh Kinaya lagi ke pelukannya.


"Tidak mas, hiks. Aku juga salah di sini. Harusnya aku tahu mas tidak melakukannya. Aku bahkan sudah meragukan mas sebelumnya, hiks. Maafkan aku mas. Aku minta maaf, hiks. " Kinaya memeluk erat Samuel. Menitipkan air mata di pakaian Samuel.


"Sudah mas bilang. Semua ini bukan salah mu. Ini adalah kelalaian mas. Sudah ya. Jangan buat buat anak kita yang ada di dalam perutmu ikut bersedih. Apa yang kamu rasakan juga akan di rasakannya. Shhhhh.Β  " Samuel menepuk pelan punggung Kinaya. Memberikan ketenangan untuk istri manisnya.


.


.


.


.


.


Bersambung.


INGAT! SIMBIOSIS MUTUALISME 😊


IG : gx_shi7


Terima kasih 😊😊


Jangan lupa dukungannya yah kesayangan. Aku pada kalian πŸ˜šπŸ˜™πŸ˜™


By : Nadila Sizy


#Kinaya&Samuel_LFR

__ADS_1


__ADS_2