Belenggu Seorang Istri

Belenggu Seorang Istri
Sakit


__ADS_3

...Happy Reading readers 🌼🌼🌼...


...Jangan lupa like dan komentarnya ya🌻🌻🌻...


...Terima kasih 🌸🌸🌸...


...β€’β€’β€’β€’...


Samuel terlihat bersemangat ketika masuk ke dalam hotel. Dia langsung di sambut oleh pegawai hotel untuk memarkirkan mobilnya. Semua mata melihat ke arahnya. Melihat Samuel membawa kantong kresek berwarna kulit zebra. Ada kegelian tersendiri oleh orang-orang yang melihatnya. Tapi, mereka tidak berani berkomentar apapun. Mereka sadar bahwa Sampai adalah pemilik saham terbesar di hotel itu.


Mereka memilih untuk diam. Hanya saja mereka tidak percaya bahwa Samuel keluar malam-malam hanya untuk membawa bungkusan di dalam plastik itu. Ketika tiba di dekat resepsionis Samuel di sambut oleh manajer hotel. Menyarankan untuk membawakan bungkusan yang di pegang oleh Samuel.


"Tidak apa-apa. Ini untuk istriku. Aku ingin memberikan langsung padanya. " ucap Samuel bahagia. Manajer itupun tidak percaya bahwa Samuel rela melakukan itu demi istrinya.


"Nyonya beruntung memiliki suami seperti Tuan. " ucap manajer itu.


"Dia hidupku. Aku tidak bisa menolak keinginannya. " seru Samuel tersenyum. Samuel pun bergegas masuk ke dalam lift VIP. Menekan tombol lantai yang menuju ke kamarnya bersama sang istri.


"Kalau begitu, semoga Nyonya menikmati apa yang telah Tuan belikan untuknya. " ucap manajer itu memberi hormat kepada Samuel. Samuel pun tersenyum dan mulai menutup pintu lift.Β 


Beberapa saat setelah itu. Samuel sudah sampai di kamarnya. Dilihatnya sang istri sudah tertidur di sofa tempat ia menonton tadi. Samuel menghela napasnya. Mendekati sang istri. Samuel terlihat mengusap lembut wajah Kinaya. Menyelipkan rambut Kinaya yang menutup matanya ke belakang telinga. Samuel pun tersenyum melihat buah Kuweni yang sudah di belinya. Samuel pun meletakkannya di meja yang ada di meja deket ia duduk sekarang. Lalu mengendong tubuh Kinaya ala Bridal Style ke kasur dengan pelan-pelan agar tidak menganggu tidur istrinya itu.


Setelah itu. Samuel pun memutuskan untuk membersihkan dirinya ke kamar mandi. Setelah selesai bersih-bersih Samuel memakai celana boxer. Tubuhnya di biarkan bertelanjang. Lalu ikut tidur di samping sang istri. Samuel terlihat membenamkan wajah Kinaya ke arah dadanya. Mendekap istrinya itu kepelukkannya.


"Semoga mimpi yang indah menyertaimu, Nay. Istriku. Belahan jiwaku. "Lirih Samuel memberikan kecupan lembut di kepala Kinaya. Samuel pun langsung ikut masuk ke mimpi indah sang istri.


β€’β€’β€’β€’β€’


Pagi harinya. Kinaya terbangun terlebih dahulu. Di usapnya perutnya yang sudah kelaparan. Kehamilannya sudah menginj usia ke 3 bulan. Membuat Kinaya mudah kelaparan. Tiap harinya di haruskan ada stok makanan di depannya. Dan Samuel selalu menyiapkan hal itu di rumahnya. Karena sekarang berada di luar membuat Kinaya tidak leluasa memakan apa yang diinginkannya. Kinaya pun melihat bungkusan plastik di depannya. Kinaya pun turun dari kasurnya dan melihat isi di dalam kantong kresek itu. Dilihatnya buah yang diinginkannya tadi malam. Kinaya pun sudah ngiler duluan. Tidak butuh waktu lama. Kinaya sudah menghabiskan 5 buah Kuweni di depannya.


Tiba-tiba Kinaya meringis kesakitan di bagian perutnya. Hal itu membuat Samuel membuka matanya. Dan Samuel tidak menemukan sosok sang istri di sampingnya. Mendengar rintihan Kinaya Samuel pun menemukan sang istri yang sedang memegang perutnya. Samuel pun dengan cepat mendekati sang istri. Ikut duduk di samping Kinaya.


"Apa yang terjadi, Nay? Kamu sakit? " tanya Samuel khawatir.

__ADS_1


"Aku tidak tahu mas. Tiba-tiba perutku sakit. " ucap Kinaya memegangi perutnya yang terasa melilit. Samuel pun melihat kupasan Kuweni yang di makan Kinaya.


"Apa ini! Apa buah ini beracun? " tanya Samuel. Samuel pun dengan cepat memanggil manajer hotel dan meminta untuk membawakan dokter ke kamarnya.


"Sabar ya, Nay. Dokter nya akan segera datang. Minum air putih ini dulu. " Samuel memberikan Kinaya air putih dan mengoleskan minyak kayu putih di perut Kinaya. Samuel pun membaringkan tubuh Kinaya ke kasur. Terlihat sang istri sangat kesakitan. Membuat Samuel berkeringat dingin. Samuel terus memberikan kehangatan kepada sang istri. Mencium kening dan seluruh wajah Kinaya. Tiap doa selalu terucapkan di mulutnya agar Kinaya baik-baik saja. Sampai akhirnya beberapa orang datang mengetuk pintu. Terlihat manajer hotel dengan beberapa dokter di sampingnya.


Samuel langsung mempersilahkan dokter itu masuk ke dalam untuk memeriksa keadaan sang istri. Samuel terlihat khawatir. Tubuhnya gemetaran sembari menyilangkan tangannya di dada. Melihat dokter memeriksa keadaan istrinya itu.


"Istri saya tidak apa-apakan? " tanya Samuel khawatir. Dokter itupun bertanya kepada Samuel.


"Apa yang dilakukan oleh Nyonya sebelumnya, Tuan? " tanya dokter itu.


"Dia memakan buah sialan itu. "Samuel menunjuk kepada buah Kuweni yang tidak bersalah itu. Dokter itu pun paham dan memberikan resep untuk menahan rasa sakit pada Samuel.


"Nyonya baik-baik saja, Tuan. Buah itu tidak salah. Sebaiknya jangan dimakan di saat perut kosong. Apalagi jika kita belum terbiasa memakannya. " ucap dokter itu ramah. Samuel terlihat menghela napasnya, lega. Lalu ikut duduk di samping sang istri.


"Kalau begitu saya pamit undur diri, Tuan. " ucap dokter itu pergi meninggalkan Samuel. Samuel pun menatap ke arah manajer hotel.


Sembari memegang tangan Kinaya posesif.


"Apa ini sangat sakit, Nay? " tanya Samuel khawatir.


"Tidak terlalu mas. Sudah mendingan. " ucap Kinaya.


"Jangan di makan lagi buah sialan itu. Mas sangat membencinya. Kedepannya akan mas garis hitamkan buah itu di menu makananmu. " ucap Samuel posesif.


"Apaan sih mas. Aku menginginkannya lagi. " ucap Kinaya cemberut.


"Tidak boleh. Mas tidak mau kamu sakit seperti tadi lagi. " ucap Samuel mengusap keringat di kening Kinaya.


"Kan tadi dokternya sudah bilang. Ini semua karena kesalahan ku. Seharusnya aku tidak memakannya di saat perutku tidak ada asupan. Jadi, aku boleh memakannya lagi kok. Mas tidak perlu khawatir, yah. " seru Kinaya memelas. Samuel pun tidak bisa memungkiri kata dokter tadi. Benar juga kata Kinaya pikirnya. Samuel pun menghela napasnya.


"Baiklah. Lain kali berhati-hatilah. Jangan buat mas khawatir seperti tadi. " ucap Samuel lembut. Kinaya pun tersenyum dan menganggukkan kepalanya.

__ADS_1



Samuel nih. Suami bucinnya Kinaya.



Ini dia korban bucinnya Samuel.


Oke! Aku punya permintaan nih. Jika yang like lebih 100 ❀ aku kasih up 3 eps tiap hari. Jika lebih maka aku doble lebih dari 3 eps. Yang setuju harap titip komentarnya ya😊😊😊


.


.


.


.


.


Bersambung.


...INGAT! SIMBIOSIS MUTUALISME 😊...


IG : gx_shi7


Ikuti IG ku yah. Di sini akan ada Visual - visual para pameran novel ku. Dan nanti boleh bertanya-tanya seputar Update novel kesayangan kalian.


Terima kasih 😊😊


Jangan lupa dukungannya yah kesayangan. Aku pada kalian πŸ˜šπŸ˜™πŸ˜™


By : Nadila Sizy

__ADS_1


...#Kinaya&Samuel_LFR...


__ADS_2