CINTA DALAM BUTIRAN TASBIH

CINTA DALAM BUTIRAN TASBIH
BAB 33. BUKET MAWAR YANG TAK SAMPAI


__ADS_3

Bram melirik bill yang di serahkan pelayan cafe itu dengan tak sabar, mengeluarkan uangnya dengan tergesa dari dompetnya.


Tapi perhatiannya tak lepas dari Diah yang tampak sedang berdiri mematung di depan pintu lobby. Dia takut Diah hilang dari pandangannya.


"Pak, handphonenya ketinggalan..." Pelayan memanggilnya tepat saat dia berjalan beberapa langkah, hendak meninggalkan mejanya


"Oh..."


Bram berbalik, segera mengambil ponselnya, bahkan lupa mengucapkan terimakasih. Karena terlalu sibuk mengatur ritme jantungnya dia seolah melupakan segala sesuatunya. Yang di ingatnya cuma seikat buket mawar putih dan Diah yang sedang berada di seberang jalan.


Saat Bram berjalan menuju mobilnya yang terparkir di halaman parkir sebelah cafe, Bram menghentikan langkahnya mendadak. Diah sedang menoleh ke arah kirinya dengan handphone masih melekat di telinganya, matanya tertuju pada sebuah mobil mewah warna orange yang terlihat mencolok di area parkir gedung itu.


Degh!!!


Jantung Bram seolah berhenti berdetak beberapa saat, matanya bukan lagi tertuju pada Diah tetapi terpaku pada seorang laki-laki yang menjulurkan kepalanya di jendela mobil itu.


Sebuah wajah tampan dengan senyum dan tatapan yang begitu bahagia menatap ke arah Diah.


Jarak dari seberang jalan menuju halaman gedung Rudiath-Wijaya grup itu tak seberapa jauh, sehingga dia bisa melihat dengan jelas, laki-laki yang sedang melambaikan tangan kepada Diah sambil meletakkan punggung tangannya di atas dagu yang tersampir di jendela mobil terbuka itu adalah Doddy!


__ADS_1


Yang lebih membuat Bram hampir sesak nafas, senyum Diah merekah malu-malu setelah raut terpesona itu terpancar nyata dalam tertegun sepersekian detik.


Sejurus kemudian dia hanya memandang Diah yang melangkah ke mobil itu.


Bram menyaksikan sendiri bagaimana Doddy keluar dari dalam mobil, menyongsongnya, dia menangkap gesture tubuh yang sama-sama bahagia dengan keberadaan satu sama lain.


Mata Bram nanar menatap bagaimana Diah bersalaman dengan Doddy, sambil menunduk salah tingkah.


Tangan Bram terasa gemetar, kakinya seolah terpaku di bumi.


Bagaimana bisa Diah mengatakan, dia tak berhubungan sekalipun dengan Doddy selama ini?


Hari ini dia menyaksikan sendiri, dua orang itu bertemu di depan matanya.


"Oh, Diah...kenapa kamu melakukan ini padaku? kamu tahu...kamu tahu... rasanya sangat sekali.'


Bram merasakan lututnya gemetar, dadanya seperti di tumbuk batu besar. Oksigen seolah terhalang untuk bertemu paru-parunya.


Di seberang sana Doddy berjalan menghampiri sebuah taksi yang baru saja tiba, berbicara sebentar entaj apa tetapi beberapa saat kemudian dia kembali ke mobilnya di mana Diah berdiri menunggu lalu membukakan pintu mobil mewahnya yang berwarna orange itu.


Ketika Diah masuk ke dalamnya, jemari Bram terasa kaku, bersamaan dengan buket bunga mawar putih yang di pegang Bram jatuh di atas tanah.

__ADS_1


Bram tak pernah merasakan sesakit ini dalam hidupnya, bahkan lebih sakit dari saat dia melihat Sally bersama seorang laki-laki di atas tempat tidurnya.


Sakit ini terasa lebih dalam dari yang pernah di rasakannya sepanjang hidupnya.


Bram mundur beberapa langkah ke belakang mobilnya, saat mobil orange itu meluncur ke arah jalan raya membawa Diah di dalamnya.


Mata Bram terasa panas, ada cemburu ada sakit hati yang berbaur menjadi satu, Diah benar-benar telah mematahkan hatinya menjadi hancur berkeping-keping.


Buket mawar putih itu tergeletak di atas tanah seoerti sampah, buket mawar putih yang tak pernah sampai pada tujuannya.



(Buat yang belum baca kisah pertemuan Diah dan Doddy yang ada di dalam bab ini, silahkan cek di bab 241-242 EKSTRAPART pada Novel "Menikahi Tunangan Adikku" supaya tidak salah paham kepada Diah seperti halnya Bram😅🙏


Yeay triple UP yaaaa...☺️ Jangan lupa Vote yang belum vote🤗 komen dan likenya dari para pembaca tersayang adalah penyemangat othor menulis❤️❤️❤️)


...***...


Terimakasih sudah membaca novel dan selalu setia, kalian adalah kesayangan othor🤗 i love you full....


Jangan Lupa VOTEnya yah untuk mendukung novel ini, biar othor tetap semangat menulis😂🙏🙏🙏

__ADS_1


...VOTE, LIKE dan KOMEN kalian selalu author nantikan, ya...


__ADS_2