
"Lena! tunggu!" tarik Ferdi.
"Apaan sih Fer! lepasin gak!" minta Lena.
"Gue bakal lepasin, kalau lo mau maafin gue! dan lo jawab kenapa nangis?" tanya Ferdi.
"Lepasin!" minta Lena.
"Lepasin Lena! lo apa-apaan sih, pegang-pegang tangan Lena segala!" ucap Dimas.
"Lo diam! gak usah ikut campur!" ucap Ferdi.
"Gue ikut campur lah! Lena sahabat gue." Ucap Dimas.
Lena langsung mengabaikan Ferdi dan Dimas. Lena lari ke toilet dan menangis. Lena ingin sekali menghubungi Genta tapi dia tidak bisa. Lena bingung dan serba salah.
Kenapa harus seperti ini? kenapa aku dan Kak Genta gak bisa bersatu? kenapa harus ada miskin dan kaya? kenapa derajat manusia selalu dibedakan. Ya Allah, aku gak sanggup kalau harus putus dengan Kak Genta.
Mega dan Wina memisahkan Ferdi dan Dimas yang bertengkar. Mega menarik Dimas agar Dimas gak kena masalah lagi.
"Cukup! Dimas udah!" minta Mega.
"Ferdi cukup yah! gak usah buat ulah lagi!" minta Wina.
"Gue gak buat ulah! dia selalu ikut campur urusan gue!" sahut Ferdi.
"Ikut campur apa? lo tarik Lena, gue gak suka!" ucap Dimas.
"Kenapa gak suka? lo suka kan sama Lena?" tanya Ferdi.
"Ferdi! cukup! Dimas ayo! Wina, lo sebaiknya susul Lena ditoilet! gue takut kenapa-kenapa." Minta Mega.
"Eh, tuh Lena!" ucap Wina.
"Lena, lo kenapa? kok sedih?" tanya Wina.
Lena langsung masuk kelas dan hanya terdiam. Lena menangis di bangku dan terasa sesak. Ferdi, dan Dimas ikut membujuk Lena.
"Cup! cup! udah dong Lena, ya Allah. Mata lo bengkak gitu!" ucap Wina.
"Lena, udah dong jangan nangis!" ucap Mega.
"Lena kamu nangis gara-gara aku tarik tadi yah! aku minta maaf! jangan nangis gitu dong!" ucap Ferdi.
"Lena, jangan sedih dong! gue janji sama lo gak akan bertengkar lagi sama Ferdi!" minta Dimas.
"Kak Genta mau ke Australia. Tadi chat gue, dia harus pengobatan di sana! gue bingung. Dari tadi, dia chat gue. Gue gak balas." Ucap Lena.
"Apa? Kak Genta mau ke Australia?" tanya Mega.
"Ya ampun Lena, sabar yah!" ucap Wina.
"Lena, itu kan buat kesembuhan dia! biarkanlah!" ucap Ferdi.
__ADS_1
"Iya Lena, do'akan aja yang terbaik buat dia!" ucap Dimas.
"Gue yakin, Kak Genta gak akan mau." Ucap Mega.
****
Di kediaman rumah sakit. Genta kabur dari rumah sakit, Genta berlari dengan kondisi lemah dan pucat. Padahal, Dokter sudah berpesan. Kalau Genta akan segera dioperasi di Australia.
"Mana Genta! Ratu mana Genta?" tanya Bu Susi kebingungan dan berteriak memanggil Suster.
"Aku juga gak tahu Tante!" ucap Ratu.
"Ada apa Bu?" tanya Dokter.
"Tolong Dokter, Anak saya kabur." Ucap Bu Susi.
"Haduh, Ibu harus segera cari Genta. Karena kondisi Genta lemah dan secepatnya harus dioperasi di Australia. Kalau tidak, nyawa dia gak akan bisa tertolong lagi." Ucap Dokter.
"Saya akan segera mencari Dok!" ucap Bu Susi.
****
Genta berada di sebuah taman. Taman yang biasa dia dan Lena lalui bersama. Dengan wajah pucatnya, Genta langsung chat Lena untuk menemuinya di Taman. Bel sekolah pun berbunyi. Lena berlari untuk menghampiri Genta. Lena gak mau terjadi apa-apa dengan Genta.
"Lena! lo mau kemana?" tanya Mega.
"Gue harus buru-buru Mega!" ucap Lena.
"Lena! gue antar!" ucap Ferdi.
****
Lena langsung sampai di taman itu. Lena langsung meneteskan air mata melihat Genta pucat dan lemas. Lena menyuruh Genta untuk kembali ke rumah sakit dan mau mengikuti pengobatan di Australia.
"Sayang." Panggil Genta.
"Hiks-hiks-hiks.... kamu kenapa pucat seperti ini? kamu kenapa sakit lagi? maafin aku Kak!" minta Lena.
"Kamu gak salah, aku yang salah. Harusnya, aku gak percaya sama Mamah dan gak usah ikutin pesta itu! Sayang, aku cinta sama kamu. hiks-hiks-hiks aku gak mau kehilangan kamu sayang." Ucap Genta dengan suara seraknya.
"Hiks-hiks-hiks... aku juga! aku gak tega lihat kamu seperti ini! kamu balik yah ke rumah sakit! aku khawatir sama kondisi kamu sayang." Ucap Lena.
"Aku gak mau kembali ke rumah sakit. Aku gak mau harus berobat di Australia, aku gak mau pisah sama kamu!" ucap Genta.
"Mungkin buat kesembuhan kamu sayang, kalau itu yang terbaik buat kamu, aku ikhlas. Aku akan menunggu kamu." Ucap Lena memegang pipi Genta dan menghapus air mata Genta.
"Janji sama aku, kalau kamu gak akan pernah putus dari aku. Kamu gak akan pernah mau tinggalin aku!" minta Genta.
"Aku janji." Ucap Lena.
****
Bu Susi datang ke sekolah tapi Genta gak ada. Lena pun gak ada. Bu Susi marah-marah dengan Mega di sekolah. Dan memaksa Mega untuk memberi tahu kemana Lena pergi. Dan Bu Susi memaksa untuk diantar ke rumah Lena.
__ADS_1
"Mega! sini kamu!" minta Bu Susi.
"Mana Genta? dia kabur dari rumah sakit. Mana Lena?" tanya Bu Susi.
"Lena udah pulang Tante. Aku gak tahu kalau Kak Genta kabur." Ucap Mega.
"Sayang, ayo!" ajak Dimas menyuruh naik motor Dimas.
"Gak salah lagi, Lena bawa kabur Anak saya! Mega, sekarang kamu antar Tante ke rumah Lena!" minta Bu Susi.
"Maaf Tante, aku sama Mega mau kerja kelompok bersama!" ucap Dimas.
"Oke! kalau kamu gak mau antar Tante, gak apa-apa. Tapi, kalau terjadi apa-apa dengan Genta, Tante akan salahkan kamu!" ucap Bu Susi.
"Tante! gak bisa gitu dong! kita gak tahu apa-apa lho!" ucap Dimas.
"Diam kamu bocah! gak usah ikut campur!" ucap Bu Susi.
"Tahu nih, ikutan aja!" ucap Ratu.
"Ta-tapi Tante!" ucap Mega.
"Mau gak? kalau gak mau ya sudah!" ucap Bu Susi.
"Oke! oke! Mega mau! sayang, kamu pulang duluan aja!" minta Mega.
"Oke!" ucap Dimas.
Gue harus ikutin mereka. Gue gak mau terjadi apa-apa lagi sama Lena. Dan gak bisa gue biarin dia maki-maki Lena dan keluarganya.
****
Di kediaman rumah Lena. Ternyata di rumah Lena ada Bu Yani dan Bu Cici Mamahnya Dimas. Bu Susi, Ratu dan Mega sampai di rumah Lena. Bu Susi datang-datang marah dan membuang dagangan Bu Yani.
"Genta! keluar kamu!" ucap Bu Susi sambil berteriak.
"Bu, ada apa ini? kenapa datang-datang teriak gak jelas gini!" ucap Bu Yani.
"Mana Anak kamu? Anak kamu sudah bawa kabur Anak saya di rumah sakit! udah melet, bawa kabur Anak orang segala!" ucap Bu Susi.
"CUKUP BU! JANGAN HINA SAYA SEPERTI ITU! ITU FITNAH! SAYA GAK SUKA IBU HINA ANAK SAYA DAN SAYA SEPERTI ITU!" bentak Bu Yani.
Bersambung...
Terima kasih atas dukungan kalian semua, readersku dan teman- teman udah setia ikutin cerita Cinta dan Detik Terakhir, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin ya, di tunggu episode selanjutnya 🥰🥰🥰
Sambil menunggu cerita Cinta dan Detik Terakhir boleh yuk mampir ke cerita aku yang lainnya gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰
- TA'ARUF CINTA
- CINTA GADIS BISU
- CINTA COWOK DINGIN
__ADS_1
- DIARY ASMARA
- MUSLIMAH LOVE PRAYER