
Bel istirahat pun berbunyi. Semua menghampiri Lena. Ferdi membawa roti sandwich untuk Lena. Lena kaget, Ferdi gak biasanya bawa roti untuk Lena, tapi malah direbut oleh Chika. Ferdi geram dan sangat marah.
"Lena, ayo istirahat!" ajak Wina.
"Iya, Lena, ayo!" ajak Mega yang memegang tangan Dimas.
"Gue duluan!" jawab Riko cemburu.
"Dimas, gue susul Riko yah!" sahut Alwi.
Lo duluan aja Mega, Wina, gue bawa nasi." Sahut Lena.
"Oke, lo mau minum apa? nanti gue beliin Len!" sahut Mega.
"Es teh manis aja Ga!" sahut Lena.
"Lena, gue duluan yah!" sahut Dimas.
"Iya Dimas." Sahut Lena.
"Hallo, Lena, boleh duduk sini!" minta Ferdi.
"Boleh, emang gue yang punya bangku apa, duduk aja!" sahut Lena.
"Johan, Agung lo duluan aja! gue makan di sini bareng Lena." Sahut Ferdi.
"Oke, Bos!" sahut Agung dan Johan.
"Lena, ini ada roti sandwich, buat lo, dari Nyokap gue! ambil yah!" Ferdi memberi roti sambil tersenyum.
"Buat gue? tumben? Nyokap lo emang kenal gue?" tanya Lena.
"Udah, lo terima aja! lo kan waktu itu, udah ngajarin gue, sampai nilai gue bagus, ini hadiah buat lo!" sahut Ferdi.
"Oh, gitu, makasih yah!" sahut Lena.
"Sama-sama, makan dong!" minta Ferdi tersenyum.
Apaan sih, si Ferdi udah mulai perhatian sama Anak tukang gorengan itu! gak bisa dibiarin, gue harus buang, gak boleh Lena bahagia.
"Lo mau ngapain Chik?" tanya Lia.
"Bawel lo!" sahut Chika.
"Heh! lo tuh, gak pantas makan ginian! ha-ha-ha." Sahut Chika dan teman-temannya tertawa.
"Chika! lo apa-apaan! lo main-main sama gue! sini lo!" Ferdi mencengkram tangan Chika dan melintirnya.
"Ferdi! sakit! lo gak ada otak yah! Ferdi!" minta Chika.
"Lo gak ada kapoknya yah, setan! lo tahu, ini sandwich bikinan spesial dari Nyokap gue buat Lena setan lo! sekarang gue minta lo makan yang udah lo buang! makan! makan!" bentak Ferdi.
"Ferdi, lo tega banget, jangan Fer! kotor!" minta Mega.
"MAKAN!" bentak Ferdi.
"Ferdi, udah Ferdi!" minta Lena.
"Kamu diam Lena! ini buat pelajaran, buat orang licik kaya dia! udah diskors, masih aja gak sadar! lo main-main sama gue Chika!" sahut Ferdi.
Chika terpaksa memakan-makanan yang dibuang Chika. Ferdi menyuruh Ayu dan Lia, untuk makan juga. Lia tidak mau, Lia berjanji sama Ferdi akan menjauhkan Chika.
"Heh, ngapain lo lihatin doang! makan! lo tadi ketawain Lena kan? makan!" bentak Ferdi.
__ADS_1
"Lena, kenapa?" tanya Mega baru datang dengan Dimas dan kawan-kawan, kaget melihat perlakuan Ferdi.
"Nanti gue ceritain." Sahut Lena.
"Ih... jorok!" sahut Wina.
"Fer! udah lah, lo tega banget!" sahut Dimas.
"Lo diam! gak usah ikut campur!" sahut Ferdi.
"Fer! gila lo yah!" sahut Riki.
"Diam lo!" sahut Dimas.
"Enak, Chika? mangkanya lo jangan pernah main-main sama gue! sedikit lo sentil gue, bakal mati sama gue!" sahut Ferdi.
"Ferdi, gue gak mau! gue bakal jauhin Chika Ferdi, gue janji!" sahut Lia.
"Serius lo? jangan main-main sama gue!" sahut Ferdi.
"Benaran, gue cuma jadi babu si Chika aja, Chika sory, pertemanan kita sampai sini!" sahut Lia.
"Lia! lo kok gitu? lo gak setia kawan sama kita? dasar lo Lia penghianat lo!" sahut Chika.
"Penghianat lo Lia!" sahut Ayu.
"Lia! gue salut sama lo!" sahut Riki.
"Chika, sekali lagi lo menghina Lena, berhadapan sama gue!" sahut Ferdi.
"Lena, emang lo diapain Chika?" tanya Ferdi.
"Pengecut lo semua!" sahut Chika menangis dan berlari ke kamar mandi. Begitu pun dengan Ayu.
"Fer, gak apa-apa kok, lo jangan sampai segitunya, kasihan juga Chika!" sahut Lena.
"Harus digituin Len, biar dia gak sakitin lo lagi!" sahut Ferdi.
"Makasih Fer!" sahut Lena.
"Sama-sama." Sahut Ferdi tersenyum.
Apaan sih, nih orang, udah mulai coba dekatin Lena dia, ngapain ngasih sandwich segala.
"Lo ngapain dekatin Lena, Lena udah punya pacar!" sahut Dimas.
"Betul!" sahut Mega.
"Siapa aja boleh dekat, kecuali Lena istrinya baru dilarang, gue hanya berteman, dan sebagai balas terima kasih, gue bawaan sandwich." Sahut Ferdi.
"Dimas, Mega, Ferdi gak ada maksud kok, dia mau berteman sama kita, kalian jangan gitu dong!" sahut Lena.
"Lena, gue juga mau berteman sama lo boleh gak? gue gak ikut geng Chika lagi." Sahut Lia.
"Enggak! enggak! gak boleh! pasti lo ada maunya kan? jangan mau Lena!" sahut Mega.
"Gue serius kok, gue mau temanan sama kalian! Lena, lo mau kan maafin gue yang selama ini jahat sama lo!" sahut Lia.
"Lena, gue saksinya, kalau Lia udah taubat!" sahut Riki.
"Tumben banget lo belain dia? lo pacaran ya Ki?" tanya Mega.
"Enggak! tapi gue lihat dari wajahnya." Sahut Riki.
__ADS_1
"Sok tahu lo!" sahut Dimas.
"Gue gak setuju!" sahut Wina.
"Lia, kita selalu terbuka, buat siapa aja yang mau temanan sama kita, karena lo dulu pernah jahat, kasih waktu kita semua yah, buat nerima lo! sory!" sahut Lena.
"Mantap Lena!" sahut Ferdi.
"Dasar, bensin!" sahut Mega.
"Gue gak setuju Len, gue takutnya dia sekongkol sama Chika buat jahatin kita!" sahut Mega.
"Betul Ga, gue setuju!" sahut Wina.
"Iya Len, jangan percaya dulu, takutnya lo dijebak." Sahut Dimas.
"Gue serius kok! gak jebak! gue bakal buktiin Lena!" sahut Lia.
"Lia! apa gue gak salah dengar? lo mau temanan sama geng tukang gorengan kaya gini?" tanya Chika. Ferdi ingin menampar Chika tapi dihalangi Lena.
"Ferdi! jangan! biarkan dia ngomong sesama temannya!" minta Lena.
"Oke, siap cantik, tapi lepas dong tangan aku!" sahut Ferdi.
"Sory!" sahut Lena.
"Gak apa-apa, cantik." Sahut Ferdi.
Apaan sih, Ferdi mau coba dekatin Lena, gak bisa gue biarin.
"Lena, ikut gue yuk!" ajak Mega.
"Ikut!" sahut Wina.
"Pada mau kemana?" tanya Dimas.
"Udah, kamu jangan ikut! ini urusan perempuan!" minta Mega.
"Mega! lo mau kemana Lena?" tanya Ferdi.
"Heh, lo jangan coba-coba dekatin Lena!" sahut Dimas.
"Apa hak lo Banci? terserah gue dong, lagian lo udah punya Mega, lo masih mau garap juga?" tanya Ferdi.
"Lena udah punya pacar! pacarnya sakit! sakit kanker otak! gue minta jangan berusaha buat ngambil Lena dari pacarnya!" sahut Dimas.
"Hah? serius lo?" tanya Ferdi.
"Gue serius!" sahut Dimas.
☀☀☀☀
Chika membawa Lia ke taman. Chika meminta Lia untuk berubah pikiran. Tapi, Lia tidak mau. Lia tetap sama pendiriannya, akan menjauhi Chika.
Bersambung...
Terima kasih atas dukungan kalian semua, readersku dan teman- teman udah setia ikutin cerita Cinta dan Detik Terakhir, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin ya, di tunggu episode selanjutnya 🥰🥰🥰
Sambil menunggu cerita Cinta dan Detik Terakhir boleh yuk mampir ke cerita aku yang lainnya gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰
- Ta'aruf Cinta
- Cinta Cowok Dingin
__ADS_1
- Cinta Gadis Bisu