
"Boleh-boleh, Bu, besok jam dua yah, ha-ha-ha." Sahut Pak Dirga.
Aduh, gimana nih? kalau Kak Genta tahu aku renang, terus yang ngajarin Pak Dirga, pasti marah banget nih.
"Lena? bisa kan?" tanya Pak Dirga.
"Insya Allah, Pak." Sahut Lena.
"Lena, ikut aja, biar sama gue nanti yang ajarin!" sahut Mega.
"Ada gue juga Lena, Pak Dirga, jangan modus deh, biar aku sama Mega aja!" sahut Wina.
"Astaghfirullah, ha-ha-ha, modus apanya Wina, ih... sembarangan kalau ngomong!" sahut Pak Dirga.
"Wina! yang sopan yah, kalau ngomong!" sahut Bu Patmi.
"Maaf Bu." Sahut Wina.
"Wina, lo sih..." sahut Lena.
"Wina! ayo minta maaf sama Pak Dirga!" minta Bu Patmi.
"Pak Dirga, saya minta maaf!" sahut Wina.
"Iya Wina, gak apa-apa kok, saya ngerti, gak apa-apa Bu, namanya Anak-anak, suka ceplas-ceplos." Sahut Pak Dirga.
"Emangnya Lenanya aja yang manja, renang aja gak bisa! caper!" sahut Chika.
"Chika! ingat hukuman kamu yah!" minta Bu Patmi.
"Oke, itu aja yah, yang saya mau sampaikan, ada yang mau ditanya gak?" tanya Pak Dirga.
"Enggak Pak!" sorak Anak-anak.
"Oke, kalau gitu, saya permisi! Bu Patmi, terima kasih atas waktunya, ingat yah jam dua siang sudah di lokasi, terima kasih, selamat Pagi. Bu, mari!" sahut Pak Dirga.
"Mari, Pak ganteng." Sahut Bu Patmi tersenyum.
"Lena, lo ngerasa gak sih, kalau Pak Dirga suka sama lo?" tanya Wina.
"Enggak, gue biasa aja, gak mungkin lah Wina, lo mah, kadang yang enggak-enggak aja!" sahut Lena.
"Lena, cinta itu, gak mandang Umur, lo beda satu tahun sama Genta aja gak masalah, apa lagi Pak Dirga." Sahut Wina.
"Wina, stop yah, kalau dia suka, biarin aja, gak dia, yang penting, hati gue, hanya buat Kak Genta, selamanya." Sahut Lena.
"Ciee.... jangan sampai kecantol Pak Dirga yah!" sahut Wina.
"Enggak lah!" sahut Lena.
"Sip!" sahut Wina.
☀☀☀☀
Setelah satu jam pelajaran, bel pun berbunyi. Lena ke toilet sambil lewat depan Pak Dirga yang sedang olahraga, gak sengaja, Lena ditabrak Anak-anak, sampai kuncir rambut Lena lepas. Otomatis rambut Lena langsung terurai dan Lena begitu sangat cantik dan menggoda. Sampai Pak Dirga terpesona melihat kecantikan Lena.
"Woy, punya mata gak sih lo!" sahut Lena teriak memarahi yang menabrak.
Masya Allah, cantiknya, ciptaanmu, sungguh cantik luar dan dalam.
"Pak! Pak! Pak Dirga!" panggil siswa menegur Pak Dirga.
"Hah? maaf! maaf!" sahut Pak Dirga.
"Bapak sakit? atau kenapa?" tanya Siswa tersebut.
__ADS_1
"Enggak... ayo! lanjut!" minta Pak Dirga.
Masya Allah, fokus Dirga! fokus! jangan mikirin Lena terus.
"Lena, lo kenapa?" tanya Mega.
"Itu, Anak kelas dua, nabrak gue, jadi berantakan kan." Sahut Lena.
"Lena, lo lebih bagus gak usah diikat! begini aja, cantik!" sahut Mega tersenyum.
"Gak mau ah, jelek-jelek Mega! balikin gak! Mega!" minta Lena.
"Yah, ke buang deh, udah! percaya sama gue, gini aja! percaya sama gue!" minta Mega tersenyum.
"Hai, Lena, wah, Lena, cantik banget, lo lebih bagus begini deh!" sahut Wina.
"Tuh kan, gue gak bohong!" sahut Mega.
"Gue gak biasa!" sahut Lena.
"Ah, kemarin gak dikuncir biasa aja, kenapa sekarang malu?" tanya Mega.
"Waktu itu, belum panjang kaya gini, sekarang panjang banget Ga!" sahut Lena.
"Enggak ah, sama aja!" sahut Mega.
"Hai, Le-Lena, wah, lo cantik banget!" sahut Ferdi.
"Apaan sih, lo pada! udah, kalian istirahat gih! gue mau ke kelas, mau makan!" minta Lena.
"Lo mau minum apa? gue beliin!" sahut Ferdi.
"Lo beliin Lena doang, gue berdua kagak?" tanya Mega.
"Hmmm... iya, iya, tapi lo beliin gue, sama Lena yah!" minta Ferdi.
"Lena, biarin sih!" sahut Mega.
"Tahu nih." Sahut Wina.
"Ya udah, terserah deh, makasih Fer!" sahut Lena.
"Sip, sama-sama! makan yuk, gue juga bawa bekal." Sahut Ferdi.
"Ya udah, Len, gue ke kantin yah! jangan makan duluan, tungguin gue sama Wina!" minta Mega.
"Sip!" sahut Lena.
Lena dan Ferdi ke kelas. Ferdi memandangi terus wajah Lena. Sampai bertemu Dimas dan Dimas menghalangi Ferdi yang memandangi Lena.
"Lena! tumben kuncirannya dibuka?" tanya Dimas.
"Awas! gue lagi ngomong!" tarik Ferdi.
"Ada juga lo yang minggir!" minta Dimas.
"Sadar! lo punya Mega!" sahut Ferdi.
"Apaan sih lo! Lena sahabat gue, terserah gue!" sahut Dimas.
"Dimas! Ferdi! kalian apa-apaan sih! bisa diam gak!" minta Lena.
"Heh, sok tebar pesona banget sih lo! cowok lo, belum tahu aja, kelakuan ceweknya gimana!" sahut Chika.
"Maksud lo apa? lo jangan sotoy Chika! lo gak kenal sama cowok gue! apa mau, gue laporin!" minta Lena.
"Bisanya ngacangin doang lo! dasar, Anak tukang gorengan!" sahut Chika.
__ADS_1
"Heh! sini lo! lo ngomong apa? mau gue aduin?" tanya dan bentak Ferdi.
"Ferdi, udah! udah! biarin aja!" sahut Lena.
Kok sekarang, gue merasa gak ada gunanya buat Lena, gue selalu kalah dari Ferdi.
"Dimas! ayo sini!" ajak Lena.
"Iya Len." Sahut Dimas.
"Hallo, ini esnya, sayang, aku beliin buat kamu juga lho!" sahut Mega.
"Wah, terima kasih dong, Dim, punya pacar perhatian kaya Mega." Sahut Lena.
"Makasih ya sayang." Sahut Dimas.
"Bos! kita gak ke kantin!" ajak teman-temannya Ferdi.
"Besok, lo pada bawa nasi yah!" minta Ferdi.
"Ta-tapi Bos!" sahut Johan.
"Jangan bantah!" minta Ferdi.
"Iya, Bos!" sahut Johan dan Agung.
"Wah, rame banget, makan-makan nih?" tanya Riki.
"Iya, mau gak Rik!" tawar Dimas.
"Gue mau dong!" minta Alwi.
"Rambut baru Len?" tanya Riki.
"Apaan, enggak! kunciran gue hilang!" sahut Lena.
"Cantik tahu!" sahut Mega.
"Wah, kalian makan-makan, gak ngajak-ngajak!" sahut Lia.
"Ayo Lia, makan! besok bawa nasi yah!" minta Lena.
"Gue juga boleh gabung kan?" minta Ayu!" sahut Ayu.
"Lo udah taubat Yu?" tanya Mega.
"Ayu, udah taubat guys, maafin Ayu juga yah!" minta Lia.
"Tenang aja Lia, Lena orangnya baik, pasti mau maafin!" sahut Riki.
"Modus lo!" sahut Wina.
"Diam lo, berisik! Nenek!" sahut Riki.
Ikh... sebal, semua berpihak pada Anak tukang gorengan itu, sedih banget, gue jadi sendirian, ah... benci-benci ah...
Chika keluar dengan wajah sedih. Gak ada satu orang pun yang mau menemani Chika. Semua pada berpihak ke Lena, Chika merasa, tidak seperti dulu lagi. Tapi, Chika akan tetap jadi Anak egois gak akan pernah mau taubat.
Bersambung...
Terima kasih atas dukungan kalian semua, readersku dan teman- teman udah setia ikutin cerita Cinta dan Detik Terakhir, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin ya, di tunggu episode selanjutnya 🥰🥰🥰
Sambil menunggu cerita Cinta dan Detik Terakhir boleh yuk mampir ke cerita aku yang lainnya gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰
- TA'ARUF CINTA
- CINTA COWOK DINGIN
__ADS_1
- CINTA GADIS BISU