Cinta Dan Detik Terakhir

Cinta Dan Detik Terakhir
Part 48


__ADS_3

"Lo sabar ya Len, gue yakin kok, Kak Genta pasti sembuh." Sahut Mega.


"Lena, Mega, kenapa? kok Lena nangis?" tanya Wina.


"Kak Genta sakit." Sahut Mega.


"Lena, lo sabar dan kuat yah! kita semua yakin Kak Genta bakal sembuh." Sahut Dimas.


Gue benaran gak tega sama Lena, rasanya ingin belai dan hapus air mata dia, tapi gak bisa.


"Wah, Lena kenapa nih? pasti gara-gara lo yah!" sahut Ferdi.


"Gue, gak mau ribut! lo diam! kalau gak tahu apa-apa, jangan sok tahu lo!" sahut Dimas.


"Lena, kenapa? Ga, kenapa? Wina?" tanya Ferdi menarik Mega untuk bangun.


"Lo minggir!" sahut Ferdi.


"Eh, lo apaan sih? gak sopan banget!" sahut Mega.


"Eh, jangan kasar lo sama cewek! lo mau ngapain duduk tempat Lena? hah? lo mau belai dia gitu!" sahut Dimas.


"Banci lo! jangan tarik-tarik gue! gue cuma bilang minggir, emang salah? terserah gue, mau gue dekatin Lena atau enggak bukan urusan lo!" sahut Ferdi.


"Gue sahabatnya! mau apa lo!" sahut Dimas.


"Hah, sahabat masa bilang sahabatnya mata duitan! sahabat macam apa lo!" sahut Ferdi.


"Lo mau ribut sama gue!" ajak Dimas mendorong Ferdi.


"Permisi Ga, Dimas! Ferdi! cukup! lo berdua jangan kaya Anak kecil! gue gak suka!" sahut Lena berlari keluar kelas dan menabrak Chika, Chika ngoceh gak jelas dan menghina Lena. Chika sudah mulai kembali ke sekolah.


"Heh, lo punya mata gak! buta mata lo yah! apa lo lihat-lihat! cengeng lo! tukang gorengan!" sahut Chika.


☀☀☀☀


Lena mengabaikan ocehan Chika. Lena berlari ke arah toilet. Lena bertemu dengan Pak Dirga yang habis keluar dari toilet. Pak Dirga melihat Lena menangis, Pak Dirga berusaha menunggu Lena sampai keluar dari toilet.


Hiks-hiks-hiks, ya Allah, aku gak bisa belajar dan fokus, kalau Kak Genta sakit. Langkah kaki ini sulit bergerak, seakan kaku, gak ada gairah dan semangat, kenapa di saat aku mencintai dan menemukan cinta, kau kasih cobaan yang berat.


"Lena, kamu gak apa-apa? mata kamu bengkak lho!" sahut Pak Dirga yang menunggu Lena di teras depan toilet.


"Bapak, ngapain di sini? kirain saya Bapak udah pergi, saya gak apa-apa Pak, permisi!" Sahut Lena.


"Lena, tunggu!" tanya Pak Dirga.


"Ada apa Pak?" tanya Lena.

__ADS_1


"Hah, hmmm..." Pak Dirga ingin bilang kalau Pak Dirga cinta sama Lena, tapi susah buat ungkapin, kata-kata itu sulit keluar dari bibir Pak Dirga, Pak Dirga tidak kuat kalau lihat Lena, selalu ingin ungkapan cinta.


"Hai, Lena, lo di sini? kita cariin yah! takut lo kenapa-kenapa, Pagi Pak Dirga, tumben ada di sini?" tanya Mega.


"Iya, saya mau ngajar Anak kelas satu, habis ganti pakaian." Jawab Pak Dirga senyum dan bergetar.


"Bapak tadi mau ngomong apa sama saya?" tanya Lena.


"Tadi saya mau nanya, Lena kenapa jalan nunduk dan nangis, sampai ada saya tidak lihat, itu aja!" sahut Pak Dirga.


"Maaf ya Pak, saya lagi gak enak badan aja! maaf banget kalau saya tadi gak negur Bapak pas masuk kamar mandi." Sahut Lena.


Aneh banget nih, Guru, logatnya mencurigakan, seperti suka sama Lena, Lena, Lena, kenapa lo banyak yang suka sih, Kak Genta beruntung dapatin hati Lena.


"Lena, kamu gak apa-apa?" tanya Ferdi tiba-tiba datang.


"Lo ngapain di sini sih? ngikutin aja lo!" sahut Dimas.


"Ada juga lo, banci, lo ngikutin Anak cewek ke sini!" sahut Ferdi.


"Heh, apa-apaan sih, kalian? sudah masuk sana semua! udah beli tuh! Lena jangan sedih yah! kalau mau curhat, bisa lewat saya, mungkin saya bisa kasih solusi! semangat belajar Anak-anak!" sahut Pak Dirga tersenyum.


"Makasih Pak, kami permisi!" sahut Lena.


"Lena, lo jangan curhat sama dia! nanti Kak Genta marah!" minta Mega.


"Lena, kalau mau curhat sama aku aja!" sahut Ferdi.


"Kali ini, gue setuju usul mereka!" sahut Ferdi.


"Ferdi, apaan sih lo!" sahut Mega.


"Kalian semua apa-apaan sih? gue curhat sama pacar gue lah, masa sama Pak Dirga, yang benar aja, buat Mega sama Dimas gue masih punya pacar, bisa curhat sama dia, dan gue, gak mau ganggu lo berdua! buat Ferdi, gue ingatin sama lo, gue udah punya cowok, lo jangan keseringan chat gue terus, nanti pacar gue marah, lo tahu kan gue punya cowok Fer!" sahut Lena.


"Maaf deh, Lena! habis gak ada teman curhat." Sahut Ferdi.


"Alah, alasan lo! bilang aja, lo mau dekatin Lena? ngaku lo!" sahut Dimas.


"Ferdi, sama Wina aja yuk! Wina jomblo, he-he-he." Sahut Wina.


"Yeee... ogah!" sahut Ferdi.


"Udah! udah! masuk kelas!" sahut Lena.


"Tahu nih!" sahut Mega.


"Lo cocok berdua!" sahut Dimas.

__ADS_1


"Diam lo! banci!" sahut Ferdi.


"Udah! udah! kalian tuli yah!" sahut Mega.


☀☀☀☀


Mereka mengikuti pelajaran, Bu Patmi menegur Lena, untuk menjawab pertanyaan yang sudah dijelaskan. Lena bingung dan melamun. Lena masih memikirkan Genta.


"Lena, coba kamu jelaskan pertanyaan yang Ibu jelaskan tadi! Lena, Lena!" teriak Bu Patmi.


"Hah? iya, Bu, apa?" tanya Lena.


"Kamu gak hargai Ibu yah Lena, sejak tadi jelaskan! kamu jelaskan seperti Ibu tadi!" sahut Bu Patmi.


"Maaf Bu, Lena bingung! tadi Lena ngantuk banget!" sahut Lena.


"Lena, kamu gimana sih, kamu siswi teladan lho, paling pintar, kenapa kamu malah melamun? apa kamu ada masalah?" tanya Bu Patmi.


"Paling mikirin gorengannya Bu, gak laku-laku!" sahut Chika.


"Chika! maju sini! kamu jelaskan apa yang Ibu jelaskan tadi! cepat!" minta Bu Patmi.


"Mmm... gak bisa Bu!" sahut Chika.


"Kamu juga gak paham? gak hargai Ibu yang jelasin sejak tadi? mangkanya kamu jangan suka ngatain orang lain! akhirnya kamu sendiri gak bisa kan? Ibu gak suka kamu menghina Ibunya Lena, apa lagi dengan kata-kata gorengan!" sahut Bu Patmi.


"Maaf Bu!" sahut Chika.


"Minta maaf sama Lena!" minta Bu Patmi.


"Lena, gue minta maaf!" sahut Chika.


"Kalau minta maaf, yang benar! enak banget kamu minta maaf kaya gitu doang! samperin!" sahut Bu Patmi.


"Lena, gue minta maaf, udah menghina lo terus, lo mau maafin gue gak?" tanya Chika.


"Iya, Chika, gue udah maafin, jangan diulangin lagi yah!" sahut Lena.


Hah, lo kira gue minta maaf benaran, gak sudi gue minta maaf sama lo Len, lihat aja lo kena sama gue, main-main lo sama Chika.


Bersambung...


Terima kasih atas dukungan kalian semua, readersku dan teman- teman udah setia ikutin cerita Cinta dan Detik Terakhir, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin ya, di tunggu episode selanjutnya 🥰🥰🥰


Sambil menunggu cerita Cinta dan Detik Terakhir boleh yuk mampir ke cerita aku yang lainnya gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰


- Ta'aruf Cinta

__ADS_1


- Cinta Cowok dingin


- Cinta Gadis Bisu


__ADS_2