
"Kan Dimas udah bawa Chika ke Pak Jarot, biar Pak Jarot aja yang hukum Chika Ga, kita gak usah balas dengan kejahatan." Sahut Lena.
"Iya sih, ya udah, kita masuk yuk! udah bel masuk!" sahut Mega.
"Ayo!" ajak Wina.
🌷🌷🌷🌷
Lena, Wina, dan Mega masuk kelas, tapi belum ada Bu Patmi masuk. Karena Guru-guru sedang rapat, kecuali Pak Jarot. Dimas ke ruangan Pak Jarot tapi gak ada Pak Jarot.
"Dimas, lo jangan rese yah!" sahut Chika.
"Lo yang rese! gue gak mau tahu, lo harus dihukum!" sahut Dimas.
"Eh, Dimas tolong dong, lo jangan sampai segitunya sama gue!" sahut Chika.
"Diam lo!" sahut Dimas.
Gak lama, Dimas dan Chika berjalan mencari Pak Jarot. Ternyata Pak Jarot sedang berdiri di halaman sekolah dengan badan gagah dan berwibawa.
"Ada apa lagi ini? masuk-masuk udah Bel, kalian sering banget keluar saat Bel masuk?" tanya Pak Jarot.
"Chika bikin ulah lagi Pak, Chika menumpahkan kuah bakso ke paha Lena, tolong dihukum Pak!" sahut Dimas.
"Chika! kamu ini, gak ada kapoknya yah? kemarin sudah saya hukum, sekarang buat ulah lagi! capek saya sama kamu! ya udah, Dimas masuk kelas! Chika ikut ke ruangan!" sahut Pak Jarot.
"Jangan Pak!" sahut Chika.
"Ikut!" sahut Pak Jarot.
Pak Jarot membawa Chika ke ruangan, Pak Jarot menyuruh Chika memilih antara dua pilihan. Chika bersihin gudang sekolah yang bau dan angker atau mau di skors, tapi Chika lebih milih di skors dua hari, dibanding bersihin gudang yang kotor, bau, dan angker.
"Sekarang, kamu pilih dua pilihan dari saya! kamu mau di skors atau bersihin gudang?" tanya Pak Jarot.
"Berat banget Pak pilihannya!" sahut Chika.
"Gak usah protes! cepat pilih saja! kamu ini emang Anak bandel, gak ada kapoknya kamu ngerjain Lena, semua Anak, jika bandel pasti ada hukuman! apa lagi kamu sudah empat kali melakukan kesalahan!" sahut Pak Jarot.
"Jangan dong Pak, Bapak ganteng deh!" sahut Chika.
"Semua orang juga sudah tahu, kalau saya ganteng, kamu gak usah puji saya!" sahut Pak Jarot.
Nyebelin banget sih, nih Guru BK.
"Saya pilih skors aja Pak!" sahut Chika.
"Oke! skors dua hari, dan saya akan memberi tahu orang tua kamu di rumah, kalau selama dua hari kamu tidak sekolah, karena di skors, saya gak mau orang tua tidak tahu kelakuan Anaknya." Sahut Pak Jarot.
"Jangan dong Pak, saya mohon!" sahut Chika memohon.
"Kan kamu sendiri yang pilih skors, terima saja resikonya, sudah! sana masuk kelas!" sahut Pak Jarot.
Ah, semua gara-gara Anak tukang gorengan itu.
__ADS_1
🌷🌷🌷🌷
Chika masuk kelas, dan memarahi Lena. Chika menggeprak meja Lena dan Wina. Kebetulan Bu Patmi belum masuk kelas.
"Heh, Anak tukang gorengan, semua gara-gara lo yah, gue jadi diskors, dasar pembawa sial, miskin lo! Ibu lo hamil udah takdir jadi pembawa sial yah, jangan-jangan lo Anak haram!" sahut Chika.
"Prak, jaga ucapan lo yah! lo boleh hina gue Anak tukang gorengan, tapi jangan pernah lo hina Ibu dan keluarga gue! gue udah cukup sabar sama lo, tapi lo udah bawa-bawa orang tua gue, gue gak terima!" sahut Lena.
"Tahu lo, udah salah, gak mau disalahin! ya terima ajalah!" sahut Mega.
"Tahu lo, ngaku aja kalau salah!" sahut Ferdi.
"Huhuuu... teriak Anak-anak menyoraki Chika.
"Buat kalian hati-hati kalau temanan sama Chika, nanti jadi sasaran Pak Jarot! ha-ha-ha," ledek Ferdi dan temannya sambil tertawa.
Saat Chika ingin membalas Ferdi, Bu Patmi datang. Raut wajah Chika kesal dan memerah. Bu Patmi menyuruh Lena untuk memanggil orang tuanya untuk mengambil sepatu di koperasi, karena harus tanda tangan orang tua murid.
"Lena, besok orang tua kamu datang ke sekolah yah!" minta Bu Patmi.
"Ada apa Bu? saya kan gak melakukan kesalahan?" tanya Lena.
"Pokoknya suruh datang aja yah!" sahut Bu Patmi.
Aduh, kenapa ini? perasaan yang buat salah Chika, kenapa orang tua gue yang dipanggil.
"Lena, kok Nyokap lo dipanggil, kenapa?" tanya Wina.
"Mana gue tahu!" sahut Lena.
"Gak tahu gue juga Ga." Sahut Dimas.
"Ada hubungannya sama Chika gak sih?" tanya Mega.
"Gak tahu gue." Sahut Dimas.
Semoga gak ada apa-apa ya Len, gue doain lo.
🌷🌷🌷🌷
Genta keluar dari kampus. Niko menghampiri Genta dan kaget, kenapa Genta pakai motor dan meledak Genta.
"Wah, wah, sekarang beralih ke motor Bro!" sahut Niko.
"Iya, emang kenapa? bosan kali bawa mobil mulu, sekali-kali bawa motor!" sahut Genta.
"Lo pasti mau nemuin idaman lo yah, ya udah, lo ajak ke rumah gue yah, kenalin sama gue!" sahut Niko.
"Iya, nanti gue kenalin, awas aja naksir!" Sahut Genta.
"Ha-ha-ha, ya enggaklah, tipe gue bukan Anak SMA!" sahut Niko.
"Lo belum lihat aja, jadi tipe lo apa? Nenek? atau Tante-Tante?" tanya Genta.
"Sembarangan lo!" sahut Niko.
__ADS_1
"Hai, Genta! lo mau kemana hari ini?" tanya Ratu.
"Nik, gue duluan yah!" sahut Genta.
"Genta! Genta! ihk... apa lo ketawa-ketawa!" sahut Ratu.
"Ha-ha-ha, udah sih, kenapa harus ngejar Genta, sama gue aja yuk!" sahut Niko.
"Lo punya apa? mobil? terus lo mau gak beliin semua yang gue mau?" tanya Ratu.
"Dasar, cewek matre! pantas aja Genta muak sama lo! bye!" sahut Niko.
"Niko! Niko! Nik, gue mau nanya, selama ini Genta kemana aja sih? apa dia udah punya pacar?" tanya Ratu.
"Lo tanya aja sana sama tembok!" sahut Niko.
"Ikh... nyebelin!" sahut Ratu.
🌷🌷🌷🌷
Genta sampai di dekat sekolah Lena, waktu pas banget, saat Bel berbunyi Genta sampai di sekolah. Genta tersenyum karena bisa pas banget.
"Mega, ayo! kita nonton!" ajak Dimas.
"Ayo! Lena, Wina, gue duluan yah!" sahut Mega.
"Wah, lo parah, kok lo malah ajak Mega Dim? parah lo!" sahut Riko.
"Lo mau ikut? ayo!" ajak Dimas.
"Dimas? kok lo ajak Riko, katanya berdua doang?" tanya Mega.
"Oh, iya, Rik, sory yah, gue mau berdua aja sama Mega! bye, Win, Rik, Alwi!" sahut Dimas.
Kok Dimas gak pamit sama gue, gak ada basa-basi sama gue, nama gue gak disebut, Dimas kenapa sih? dia langsung pergi gitu aja.
"Lena mau bareng sama aku?" tanya Ferdi.
"Enggak! gue dijemput! ayo Win!" ajak Lena.
"Oh, gitu!" sahut Ferdi.
"Ha-ha-ha," teman-temannya Ferdi dan Dimas menertawakan Ferdi.
Bersambung...
Terima kasih atas dukungan kalian semua, readersku dan teman- teman udah setia ikutin cerita Cinta dan Detik Terakhir, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin ya, di tunggu episode selanjutnya 🥰🥰🥰
Sambil menunggu cerita Cinta dan Detik Terakhir boleh yuk mampir ke cerita aku yang lainnya gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰
- Ta'aruf Cinta
- Cinta Cowok Dingin
- Cinta Gadis Bisu
__ADS_1