
"Gak apa-apa sayang, aku pasti sembuh, karena kamu!" sahut Genta tersenyum sambil duduk perlahan dihadapan Lena.
"Kenapa Mba pacarnya? sakit yah!" sahut orang yang ikut meneduh.
"Gak apa-apa Pak!" sahut Genta.
Aduh, Lena kok belum pulang? biasanya ngabarin! apa sama Genta atau tidak yah, jadi Khawatir, soalnya hujan deras.
☀☀☀☀
Di Jalanan Dimas dan Mega bersama, mereka pun meneduh bersama karena hujan. Dimas masih memikirkan Lena. Mega langsung menepuk pundak Dimas.
"Dimas, hujan, gimana dong? kita gak jadi nonton!" sahut Mega.
"Mau gimana lagi?" tanya Dimas.
"Dimas, gue senang banget, bisa bareng sama lo naik motor berdua, kaya Lena sama Kak Genta, gimana ya dia? pasti kehujanan juga!" sahut Mega.
Apa Lena sama Genta kehujanan? makin mesra dong mereka! ah... Dimas sadar! lo harus bisa lupain Lena.
"Dimas! kenapa melamun sih?" tanya Lena mene pak bahu Dimas.
"Gak apa-apa Ga, lo mau jadi cewek gue gak?" tanya Dimas.
"Hah? serius lo!" sahut Mega.
"Gue serius! lo mau gak?" tanya Dimas.
"Gue masih gak percaya, gue bukan bahan untuk pelarian aja kan?" tanya Lena penasaran.
"Enggak, lo percaya sama gue, gue akan belajar mencintai lo!" sahut Dimas.
"Gue mau Dim, mau banget!" sahut Mega.
"Serius! ya udah, kita jadian yah! sekarang, lo itu cewek gue!" sahut Dimas.
"Gue senang banget Dim," sahut Mega memeluk Dimas.
"Hari jadian kita patut dirayakan Dim, lo mau kan? gue mau teraktir Lena dan yang lainnya, boleh kan?" tanya Mega.
"Bebas!" sahut Dimas.
"Yeee, benaran gue senang banget Dim!" sahut Mega.
Maafin gue Mega, hati gue belum sepenuhnya milik lo, hati gue masih tersimpan buat Lena. Mungkin, dengan pacaran sama lo, gue bisa lupain Lena.
"Dimas, gue benar-benar gak sabar mau kasih tahu Lena dan yang lain, he-he-he, ini gak mimpi kan?" tanya Mega.
"Cubit aja pipi lo, mimpi atau enggak!" sahut Dimas.
☀☀☀☀
Saat hujan berhenti, Genta dan Lena bersiap-siap untuk pulang. Sebelum pulang, Lena sudah mengabari Ibunya, mereka meneduh karena hujan deras. Lena bertanya pada Genta dan Khawatir sama Genta kalau mengendarai motor takut sakit lagi, Lena menuntun sampai parkiran motor.
"Sayang, kamu serius mau menyetir motor?" tanya Lena.
"Gak apa-apa sayang, aku kuat! udah gak sakit lagi kok." Sahut Genta.
"Serius?" tanya Lena.
__ADS_1
"Serius sayang!" sahut Genta memegang kepala Lena sambil tersenyum.
"Hati-hati ya sayang!" sahut Lena.
"Alhamdulillah, kamu udah gak kaku manggil aku sayang yah! aku senang banget." Sahut Genta tersenyum dan menatap Lena.
"Kenapa mandang aku kaya gitu! aku kan jadi malu!" sahut Lena.
"Mmmuuacchh... aku sayang kamu!" Genta mencium kening Lena dengan mesranya. Lena langsung bergetar karena baru itu dicium sama seorang cowok.
Ya Allah, dada ini dag-dig-dug, gak karuan begini, baru kali ini gue ngerasain dicium sama cowok, meskipun hanya kening.
"Hallo, kok melamun sayang? ayo!" ajak Genta.
"Hah, iya!" sahut Lena.
"Kamu kenapa? kok melamun gitu?" tanya Genta.
"Aku dag-dig-dug sayang, soalnya baru kali ini ada cowok yang cium aku!" sahut Lena.
"Wajar sayang, kan kamu baru pertama kali pacaran, sama kaya aku! aku baru pertama kali cium kening kamu." Sahut Genta.
"Aku masih dag-dig-dug nih!" sahut Lena.
"Ya Allah, apa lagi kalau aku cium bibir kamu, lebih dag-dig-dug nanti!" sahut Genta.
"Jangan!" sahut Lena.
"Kenapa?" tanya Genta.
"Aku takut!" sahut Lena.
"Makasih ya sayang." Sahut Lena.
"Sama-sama cintaku." Sahut Dimas.
☀☀☀☀
Dimas dan Mega kembali melanjutkan perjalanan ke arah bioskop. Mega sangat bahagia bisa jadi pacar Dimas, sedangkan hati Dimas untuk orang lain.
"Dimas, kamu mau nonton apa?" tanya Mega.
"Bebas!" sahut Dimas.
"Jawabnya bebas terus, kali-kali kamu yang tentuin!" sahut Mega.
"Apa ajalah, terserah lo!" sahut Dimas.
"Dimas, kita kan udah pacaran, jangan manggil lo atau gue dong! aku kamu aja yah!" minta Mega.
"Oke!" sahut Dimas.
☀☀☀☀
Di kediaman rumah Genta. Bu Susi akan berangkat ke Singapura untuk meeting pekerjaan. Bu Susi hanya menitip pesan sama Genta kalau dia harus bersama Ratu.
"Rahmi! saya mau berangkat ke Singapura, tolong awasin Genta, dan titip pesan saya sama Genta, tolong persiapkan tunangan bersama Ratu.
"Siap Nyonya!" sahut Bi Rahmi.
__ADS_1
Kasihan Den Genta, punya orang tua egois. Dia pesan bukan jaga kesehatan Den Genta, malah mau tunangin Den Genta sama cewek yang gak disukai.
Gak lama, Ratu menghubungi Bu Susi. Karena Genta telah menolak mentah-mentah Ratu. Ratu sangat kecewa dan pura-pura menangis di telepon.
"Hallo Tante! hiks-hiks-hiks." Sahut Ratu sambil pura-pura menangis.
"Ada apa cantik? kenapa kamu menangis?" tanya Bu Susi.
"Genta Tante, Genta tolak Ratu, Genta itu dingin banget sama Ratu! Ratu dipermalukan di kampus sekolah.
" Dipermalukan gimana sayang?" tanya Bu Susi.
"Katanya, Ratu itu tukang ganti-ganti cowok dan matre, padahal Ratu kan Anak baik-baik Tante!" sahut Ratu.
"Kebangetan itu Genta, kamu sabar yah, nanti Tante hubungin dia! soalnya Tante harus ke Singapura, ada urusan mendadak di kantor!" sahut Bu Susi.
"Oke, Tante! tolong yah!" minta Ratu.
"Iya, kamu sabar yah!" sahut Bu Susi.
Hah, kalau gak gara-gara harta, ngapain gue ngejar-ngejar Genta, gue hanya ingin duitnya dan hartanya aja! soalnya gue udah bokek banget ini, ingin shopping.
☀☀☀☀
Genta dan Lena sampai rumah Lena. Genta dan Lena mencium tangan Bu Yani. Bu Yani memeluk Lena, karena khawatir sekali.
"Assalamu'alaikum, Bu!" salam Genta dan Lena.
"Wa'alaikumsalam, Ibu khawatir banget sama kamu Nak, tadi hujan deras soalnya." Sahut Bu Yani.
"Lena aman sama saya kok Bu, saya akan jaga Lena, sampai kapan pun!" sahut Genta tersenyum.
"Masuk Nak! baju kamu kotor kaya gini, untung masih ada yang lain." Sahut Bu Yani.
"Namanya hujan Bu, pasti kecipratan kotor." Sahut Lena.
"Nak Genta, Ibu buatin teh manis dulu yah, biar badannya hangat!" sahut Bu Yani.
"Bu, jangan ngerepotin Bu!" sahut Genta.
"Gak apa-apa Nak!" sahut Bu Yani.
"Makasih Bu." Sahut Genta.
"Kamu makan bareng yah! tapi di sini apa adanya!" sahut Lena.
"Iya sayang, aku nurut!" sahut Genta tersenyum.
Bersambung...
Terima kasih atas dukungan kalian semua, readersku dan teman- teman udah setia ikutin cerita Cinta dan Detik Terakhir, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin ya, di tunggu episode selanjutnya 🥰🥰🥰
Sambil menunggu cerita Cinta dan Detik Terakhir boleh yuk mampir ke cerita aku yang lainnya gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰
- Ta'aruf Cinta
- Cinta cowok Dingin
- Cinta Gadis Bisu
__ADS_1