Cinta Dan Detik Terakhir

Cinta Dan Detik Terakhir
Part 99


__ADS_3

"Ibu! hiks-hiks-hiks... Ibu kenapa?" tanya Lena.


"Oh, jadi ini Ibu Kamu? bilangin sama Ibunya, kalau belum biasa ke Pesta, jangan sok-sok ke Pesta segala! gak pantas!" ucap suruhan Bu Susi dan Ratu.


"Maafkan Ibu saya! Ibu saya gak sengaja." Ucap Lena.


"Gak bisa di maafin dong! baju saya mahal! bisa kamu ganti!" minta Suruhan Bu Susi.


"Biar saya yang ganti! berapa semuanya?" tanya Genta.


"Ada apa ini? ya ampun. Bu Yani kenapa malu-maluin pesta ini sih? dasar kampungan! Ibu maafin Ibu ini yah!" Bu Susi pura-pura minta maaf pada suruhannya.


"Gak bisa gitu Bu Susi, baju saya mahal dan kena noda! saya gak mau Bu Susi yang ganti atau pun Anak Ibu!" ucap Suruhan Bu Susi.


"Maafkan saya Bu, saya tidak sengaja!" ucap Bu Yani.


"Kan saya sudah bilang Tante, sama Ibunya Lena ini, jangan bawa minuman, eh dia ngeyel." Ucap Ratu berbohong.


"Bukan- Ra." Ucap Bu Yani ingin ngomong didesak dengan Ratu.


"Diam! kalau salah ngaku aja Bu! Ibu mau nyalahin saya!" ucap Ratu.


"Eh, lo jangan kasar sama Bu Yani! gak pantas!" ucap Genta.


"Ada apa ini? Bu Yani, gak apa-apa?" tanya Dokter Gunawan.


"Dengar Bu Yani! saya jadi berubah pikiran lagi. Saya gak suka orang yang susah dibilangin! banyak pelayan Bu Yani, kenapa harus ngantar minuman segala! Genta! kamu gak cocok sama orang kampungan kaya dia! kamu sekarang putusin Lena! muka saya mau di taro mana! baru diterima aja udah nyusahin! dasar pembantu!" ucap Bu Susi.


"Enggak! Genta gak akan mau tinggalin Lena Mah. Genta sayang sama Lena. Sayang kita bakal selalu bersama kan?" tanya Genta memegang tangan Lena.


"Sadar kamu Genta! kamu sudah kepelet sama perempuan ini! dia cuma mau ambil harta kita aja Nak. Sadar!" ucap Bu Susi.


"CUKUP BU YANI! JANGAN HINA LENA DAN IBUNYA SEPERTI ITU! SAYA GAK RELA DAN GAK SUKA!" bentak Dokter Gunawan.


"Hah, Dokter ngapain bela dia! Dokter kepelet juga sama Bu Yani!" ucap Bu Susi.


"CUKUP! JANGAN BILANG PELET-PELET YA BU SUSI YANG TERHORMAT! DENGAR SAYA! GAK SEMUA HARTA ANDA BAWA MATI. BU YANI INI, SEORANG IBU YANG TEGAR, SOLEHA DAN BAIK HATI! MURNI TANPA PELET APA PUN! SAYA AKAN SECEPATNYA MELAMAR BU YANI MENJADI ISTRI SAYA! JADI TOLONG BUAT BU SUSI YANG TERHORMAT! JANGAN HINA CALON ISTRI DAN ANAK SAYA LAGI! NGERTI!" ucap Dokter Gunawan.


"Mamah cukup! Genta gak akan pisah sama Lena!" ucap Genta.


"Lena! ayo pulang! mulai sekarang, kamu jangan pernah berhubungan lagi dengan orang ini! Genta! saya minta kamu tinggalin Lena! turutin aja kata Mamah kamu! oke! mulai hari ini, Lena sudah menjadi Anak saya! dan kamu Genta saya peringatin kamu! jauhi Lena! Bu Susi jangan pernah menyesal dengan semua ini! ayo Lena, Bu Yani pulang!" ajak Dokter Gunawan.

__ADS_1


"Dokter, jangan bawa Lena! hiks-hiks-hiks... saya gak bisa hidup tanpa dia! Lena!" ucap Genta memohon.


"Genta! sudah biarkan! ada Ratu yang sayang sama kamu." Ucap Bu Susi.


"Mamah benar-benar jahat! jahat! hiks-hiks-hiks..." Lena........" teriak Genta sampai hidungnya berdarah dan pingsan.


****


Lena terus menangis memikirkan Genta. Dokter Gunawan menasehati Lena, agar menjauh dari Genta. Dokter Gunawan secepatnya akan melamar Bu Yani. Agar Lena dan Bu Yani gak menderita lagi. Bu Yani meminta waktu dalam dua hari untuk menjawab semuanya.


"Lena, sudah! jangan kamu tangisi Genta lagi yah! sekarang kamu fokus aja sekolah, dikit lagi ujian kan?" ucap Dokter Gunawan.


"Saya khawatir sama Genta Dok! saya takut terjadi apa-apa sama Genta." Ucap Lena.


"Udah, gak usah khawatir. Genta masih punya keluarga yang sayang sama dia! biar jadi urusan keluarganya yang sombong itu." Ucap Dokter Gunawan.


"Lena! cukup! jangan pernah kamu berhubungan sama Genta lagi! lupain! kamu sadar diri, kita kampungan gak pantas bersatu dengan keluarga dia!" ucap Bu Yani kesal.


"Bu, hiks-hiks-hiks..." Lena menangis.


"Bu Yani, saya berniat akan melamar Bu Yani. Apa Bu Yani mau terima saya?" tanya Dokter Gunawan.


"Saya pikir dulu ya Dok!" ucap Bu Yani.


Ya Allah, Kak Genta. gimana keadaan kamu Kak. Hiks-hiks-hiks... rasanya sakit melihat Kak Genta tadi mengejar mobil ini.


****


Genta masuk rumah sakit. Genta dibawa ke rumah sakit berbeda bukan tempat Dokter Gunawan. Saat Genta sadar, Genta ingin beranjak dari kasur dan ingin menemui Lena. Tapi Bu Susi melarang Genta untuk menemui Lena.


"Mah, aku di mana? Lena mana Mah?" tanya Genta.


"Genta, kamu gak usah pikirin Lena lagi yah! dia sudah gak ingat sama kamu." Ucap Bu Susi.


"Enggak Mah, enggak! Genta harus bertemu Lena. Mamah udah jahat sama Genta! Mamah maki-maki Lena!" ucap Genta.


"CUKUP GENTA! KAMU MASIH SAKIT! ADA RATU YANG JAGA KAMU! GAK USAH PEREMPUAN KAMPUNG ITU TERUS YANG KAMU INGAT!" ucap Bu Susi.


"Tega yah, Mamah bilang seperti itu sama aku! Mamah udah hina Lena, sampai akhirnya aku gak bisa bertemu Lena lagi! buka mata Mamah! otak Mamah udah dicuci sama perempuan iblis ini!" ucap Genta.


"Ya ampun, Genta. Kamu kok kaya gitu sih, aku tulus sama kamu!" ucap Ratu.

__ADS_1


"Diam brengsek! pergi dari kamar gue! pergi! PERGI!" bentak Genta.


"Kamu keterlaluan sekali Genta! Ratu semalaman jagain kamu! dia tulus!" ucap Bu Susi.


"Aku lebih baik mati! dibanding aku harus pisah sama Lena Mah! sekarang Mamah pergi! pergi! aku muak lihat Mamah dan Ratu!" ucap Genta.


"Sadar kamu Genta! sadar! kamu yang sudah dicuci otaknya sama wanita gembel itu!" ucap Bu Susi.


****


Di sekolah Lena hanya terdiam dan melamun. Lena memikirkan Genta terus-menerus. Mega dan Anak lainnya sulit menghibur Lena.


"Lena, lo kenapa sih? gara-gara semalam yah!" ucap Mega.


"Hiks-hiks-hiks... gue gak nyangka, apa yang gue takutin kenyataan Ga. Ternyata pesta itu hanya jebakan. Mamahnya Kak Genta belum nerima gue." Ucap Lena.


"Lena sabar yah! gue juga kecewa sama Tante Susi." Ucap Mega.


"Hallo semua! Lena kenapa?" tanya Wina.


"Ha-ha-ha.... mangkanya, jangan sok-sok pacaran sama orang kaya! begitu kan gak level!" ucap Chika.


"CHIKA! LO DIAM YAH!" bentak Mega.


"Emang benar kan?" tanya Chika.


Lena langsung lari ke arah toilet dan menabrak Ferdi. Ferdi langsung mengejar Lena dan menarik Lena.


Bersambung...


Terima kasih atas dukungan kalian semua, readersku dan teman- teman udah setia ikutin cerita Cinta dan Detik Terakhir, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin ya, di tunggu episode selanjutnya 🥰🥰🥰


Sambil menunggu cerita Cinta dan Detik Terakhir boleh yuk mampir ke cerita aku yang lainnya gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰


- TA'ARUF CINTA


- CINTA GADIS BISU


- CINTA COWOK DINGIN


- DIARY ASMARA

__ADS_1


- MUSLIMAH LOVE PRAYER


__ADS_2