Cinta Dan Detik Terakhir

Cinta Dan Detik Terakhir
Part 78


__ADS_3

"Kamu juga ya sayang, semangat!" Sahut Lena.


"Berkat kamu, aku semangat kok." Sahut Genta.


Saat chatan dengan Lena, Genta langsung ke kelas. Saat berjalan, Ratu memanggil Genta.


"Genta!" panggil Ratu, tapi Genta tetap berjalan dan pura-pura gak dengar.


"Genta! tunggu!" panggil Ratu menarik tangan Genta.


"Apa lagi sih? lepasin! jijik gue!" minta Genta melepas tangan Ratu dan sambil jalan.


"Genta, maafin aku yang kemarin!" sahut Ratu.


"Bulshit... diam lo! jangan ikutin gue terus, gak punya otak lo!" sahut Genta.


"Genta dengarin gue!" kejar Ratu, Genta langsung mendorong Ratu.


"Genta, kamu tega banget sih, salah aku apa coba?" tanya Ratu.


"Lo pantas digituin, lo mau tahu salah lo apa? salah lo adalah lo gak punya otak dan gak punya malu, lo udah cuci otak Nyokap gue, terus lo siram cewek yang gue sayangin kemarin, gue tahu yang ada dipikiran lo itu, cuma harta, gue bukan cowok lain, yang gampang lo bodohin, lo itu udah kaya ******* tahu gak, tidur sama cowok mana aja, dan lo jangan berharap nikah sama gue, karena gue gak akan pernah mau nikah sama lo, ngerti lo! jijik gue!" sahut Genta membersihkan tangannya karena bekas dipegang Ratu.


Rese, sebal, kenapa sih, susah banget dapatin hati lo, lihat aja, gue bakal bikin cewek yang lo sayangin menderita.


☀☀☀☀


Lena sampai di kelas. Lena disambut oleh teman-temannya. Lena melihat Doyok menangis dan diejek oleh Anak-anak lain, apa lagi Chika.


"Tumben Len, kok baru datang?" tanya Mega.


"Iya, soalnya angkotnya lama, ngetam terus." Sahut Lena.


"Kenapa gak bilang sama aku Lena, pasti bakal aku jemput." Sahut Ferdi.


"Gak usah lah, Fer, yang ada, cowok gue cemburu." Sahut Lena.


"Iya Lena, jangan mau! modus itu!" sahut Dimas.


"Iya modus lo!" sahut Mega.


"Apaan yang modus sih, sirik aja lo!" sahut Ferdi.


"Eh, si Doyok kenapa tuh, kok nangis?" tanya Lena.


"Habis dicengin sama Chika sama Anak-anak, kasihan Len." Sahut Wina.


"Ya ampun, Chika kebangetan banget sih, gak berubah-ubah tuh, Anak, sekarang Chikanya kemana?" tanya Lena.


"Udah lah, Len, jangan berurusan sama Chika lagi, nanti lo kebawa-bawa." Sahut Mega.

__ADS_1


"Iya Len, jangan coba-coba lagi, lo suruh gue buat bujuk Doyok, ogah! suruh Ferdi!" sahut Dimas.


"Enak aja lo! lo aja, kan sama banci." Sahut Ferdi.


"Lena! mau kemana?" tanya Dimas.


"Doyok, lo kenapa?" tanya Lena.


"Gue diejek-ejek sama Anak-anak Len, Chika ngusir gue, gue gak punya bangku lagi!" sahut Doyok.


"Woy, semuanya, lo tega yah, lihat teman kita gak berdaya kaya gini, setiap manusia punya kekurangan, jangan begitulah, kasihan tahu, dia juga punya hak di sini! jangan mentang-mentang kalian berduit, kaya, kalian seenaknya aja bully orang, kalian harus sadar dong, kalian kaya bukan uang kalian sendiri, tapi uang orang tua, kalau kalian bekerja, baru kalian merasakan susahnya cari uang!" sahut Lena.


"Hiks-hiks-hiks..." Doyok menangis.


"Doyok! jangan nangis kaya cewek, lo cowok kan? lo buktiin kalau lo itu cowok! biar lo gak dibully lagi! kalau lo bisanya nangis, mereka berani sama lo!" sahut Lena.


"Lena! gak usah sok-sok ngajarin Doyok, mentang-mentang lo pintar, jadi sok ngajarin orang!" sahut Chika.


"Gue bukan ngajarin, gue cuma peduli sama Doyok, gue beri dia dukungan, lo yang harusnya sadar diri Chika, lo udah di terima di sekolah ini, tapi gak ada makasihnya, lo masih aja bully orang yang lemah, gue bakal laporin kelakuan lo sama Pak Jarot!" sahut Lena.


"Lena, Lena, jangan Lena, Please... jangan yah!" sahut Chika.


"Ya udah, kalau gitu, biarin Doyok duduk sama lo, lo gak boleh bully dia lagi! kalau gue lihat lo bully dia lagi, gue akan laporin!" sahut Lena.


"Widih... cakap Lena, si Chika sampai ketakutan, gue suka, gitu dong Len!" sahut Ferdi.


"Keren-keren Lena! gue dukung!" sahut Wina.


"Iya, biasanya Lena diam lho, sekarang berani." Sahut Dimas.


"Buat semua Anak-anak, kalau ada yang bully Doyok lagi, gue laporin ke Pak Jarot." Sahut Lena.


Untuk kali ini, gue ngalah dulu, karena gue masih proses hukuman, kalau gak hukuman aja, gue balas Anak tukang gorengan ini.


"Ha-ha-ha, bagus Lena, jangan takut sama Chika, Chika gak ada apa-apanya." Sahut Lia.


"Diam lo yah!" sahut Chika.


"Harusnya, Pak Jarot jangan kasih ampun, biarin aja dia dikeluarin dari sekolah." Sahut Ayu.


"Dasar lo berdua, pengkhianat!" sahut Chika.


"Lena, makasih yah!" sahut Doyok.


"Sama-sama Doyok, lo harus berubah, lo harus bisa jadi lelaki sejati!" sahut Lena.


"Siap Lena!" sahut Doyok dengan suara lantang.


Yang lain kaget mendengar Doyok dengan suara laki yang keras dan gak lembut lagi. Semua berkat dorongan Lena, yang bisa merubah Doyok menjadi laki-laki sejati. Bel masuk berbunyi, Pak Dirga izin masuk, untuk memberitahukan pengumuman penting pada Anak-anak.

__ADS_1


"Assalamu'alaikum, Bu izin kasih tahu pengumuman sebentar aja!" minta Pak Dirga.


"Oh, iya, silakan Bapak ganteng." Sahut Bu Patmi.


Saat berdiri dan memberi pengumuman, Pak Dirga tersenyum dan gerogi melihat Lena. Sepertinya Pak Dirga sudah mulai menyukai Lena.


"Ekhem... Pagi semua Anak-anak!" seru Pak Dirga.


"Pagi Pak...." sorak Anak-anak.


"Pak Dirga, keselak kecapi yah?" sahut Alwi.


"Ha-ha-ha..." Anak-anak pada tertawa.


"Pak Dirga, lagi kasmaran yah?" tanya Riki.


"Ha-ha-ha..." Anak-anak ramai tertawa.


"Anak-anak, diam dong! Pak Dirga gak jadi-jadi mau kasih info pengumuman." Minta Bu Patmi.


Ferdi dan Dimas cemberut melihat Pak Dirga selalu memperhatikan Lena dan tersenyum pada Lena, hatinya Ferdi dan Dimas kesal melihat pandangan Pak Dirga.


"Begini Anak-anak, besok jam dua siang, kita adakan renang bersama yah, semuanya harus hadir, karena ini, buat penilaian kalian semua!" sahut Pak Dirga.


"Pak, saya gak bisa renang, gimana dong?" tanya Lena.


"Nanti saya ajarin yah, kan ada alat juga di sana, dari pada kamu gak ikut, nanti gak ada nilai, saya gak mau itu!" sahut Pak Dirga tersenyum.


Apa-apaan nih Guru, nyari kesempatan aja.


"Lena, nanti ada aku, aku ajarin yah!" sahut Ferdi.


"Yeeee... kesempatan lo itu megang-megang cewek." Sahut Dimas kesal.


"Sudah, kalian gak usah repot-repot ngajarin Lena, biar saya aja yah, percaya sama saya Lena, saya gak akan macam-macam kok, buat semua yang gak bisa renang, ada saya yang ajarkan! jadi gak usah Khawatir yah!" minta Pak Dirga.


"Pak, saya juga gak bisa, ajarin yah! he-he-he..." sahut Bu Patmi meledek Pak Dirga.


Bersambung...


Terima kasih atas dukungan kalian semua, readersku dan teman- teman udah setia ikutin cerita Cinta dan Detik Terakhir, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin ya, di tunggu episode selanjutnya 🥰🥰🥰


Sambil menunggu cerita Cinta dan Detik Terakhir boleh yuk mampir ke cerita aku yang lainnya gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰


- TA'ARUF CINTA


- CINTA COWOK DINGIN


- CINTA GADIS BISU

__ADS_1


__ADS_2