Cinta Dan Detik Terakhir

Cinta Dan Detik Terakhir
Part 6


__ADS_3

"Dimas, lo istirahat aja gih!" sahut Lena.


"Enggak, gue tetap antar lo ke UKS, Riko, Alwi, duluan sana istirahat!" minta Dimas.


"Benar nih, kita duluan?" tanya Riko.


"Dimas, udah, sana! gue ada Mega, ada Wina." Sahut Lena.


"Iya, ada kita-kita kok!" sahut Mega.


"Benar nih? Mega, Wina jagain Lena yah! jangan sampai si Chika macam-macam lagi!" sahut Dimas.


"Sip!" sahut Mega dan Wina.


🌷🌷🌷🌷


Lena dan teman-temannya sampai di UKS. Lena menyuruh Mega dan Wina untuk istirahat, takut lapar. Tapi Mega tidak mau, padahal Wina ngajakin.


"Win, Ga, sana istirahat!" minta Lena.


"Ayo Ga, lapar nih!" sahut Wina.


"Lo aja sana! gue mau temanin Lena." Sahut Mega.


"Emang lo gak lapar Ga?" tanya Lena.


"Enggak, udah sana Win!" sahut Mega.


"Lena, gue tinggal gak apa-apa?" tanya Wina.


"Gak apa-apa, udah sana!" sahut Lena.


"ya udah, bye!" sahut Wina.


"Oh, iya, gue lupa bawa tasnya, besok yah!" sahut Mega.


"Iya, gak apa-apa." Sahut Lena.


"Len, gue mau jujur sama lo." Sahut Mega.


"Jujur apa?" tanya Lena.


"Lo ada rasa gak sih sama Dimas?" tanya Mega.


"Kenapa nanya begitu? Dimas itu, sahabat gue sejak kecil, ya gak ada lah!"sahut Lena.


"Serius?" tanya Mega.


"Iya, serius, kenapa sih?" tanya Lena.


"Gue suka sama Dimas, bantuin gue dong buat dekat sama Dimas, tapi jangan bilang-bilang Dimas dulu yah!" sahut Mega.


Udah gue duga, Mega suka sama Dimas, untung gue bilang gak ada perasaan, walaupun gue itu nyimpan perasaan sama Dimas udah lama, tapi Dimas aja yang gak peka, tapi demi Mega bahagia, gue ikhlas.


"Kok lo bengong? lo gak setuju ya? gue sama Dimas?" tanya Mega.


"Enggak, gue setuju kok, gue dukung lo!" sahut Lena.


"Makasih yah, lo sahabat terbaik gue, oh, iya, kalau lo mau dekat sama Kak Genta, gue bakal bantuin kok!" sahut Mega.

__ADS_1


"Apaan sih lo! enggak, ah..." sahut Lena.


"Kok lo gitu? dekat aja dulu, yah!" minta Mega.


"Panjang umur nih, orangnya chat gue!" sahut Lena.


"Asyik... kalau udah jadian, teraktir yah!" sahut Mega tersenyum.


"Apaan sih," sahut Lena.


🌷🌷🌷🌷


Gak lama, Wina, Dimas, dan temannya Dimas ke UKS. Dimas langsung menanyakan kondisi Lena, tapi Lena gak mau Mega sakit hati, jadi Lena tepis tangan Dimas, saat Dimas ingin melihat tangan Lena.


"Hai, gimana keadaan lo?" tanya Dimas, sambil melihat dan memegang luka Lena.


"Gue gak apa-apa." Sahut Lena menepis tangan Dimas.


Lena kenapa ya sama gue? salah gue apa? kok jadi dingin.


"Lena, ini gue beliin es kopi sama roti, bukan dari gue sih, dari Dimas, gue suruh bawain." Sahut Wina.


"Mega, nih, buat lo aja! gue mau balik ke kelas yah!" sahut Lena.


"Kok buat gue?" tanya Mega.


"Iya, udah kenyang." Sahut Lena.


"Asyik..." sahut Mega.


Maafin gue Dimas, gue gak mau nyakitin hati Mega, ternyata Mega suka sama lo, dia lebih pantas sama lo.


Lena akhirnya, sampai di kelas. Chika hanya melirik ke sinis ke Lena. Ferdi yang usil mengguyur air es ke baju Lena. Dimas marah langsung menghajar Ferdi.


"Ferdi! lo benar-benar yah! baju gue basah!" sahut Lena.


"Ferdi! lo benar-benar yah! prak___" Mega melempar bulpoint yang kosong ke Ferdi.


"Sini lo! lo apain Lena? hah? lo apain?" tanya Dimas menarik baju Ferdi.


"Slow, Bro! lo mau jadi pahlawan? lo suka sama gembel itu!" sahut Ferdi.


Dimas langsung menghajar Ferdi, Ferdi pun menghajar balik. Sampai akhirnya, Dimas dan Ferdi masuk ruang BK.


"Dimas! udah! Dimas!" sahut lena.


"Ada apa ini? sudah bel masuk, pada ribut! Dimas, Ferdi ikut saya ke ruang BK! bertemu Pak Jarot!" sahut Bu Patmi.


🌷🌷🌷🌷


Dimas dan Ferdi dibawa Bu Patmi untuk menemui Pak Jarot di ruang BK. Mega sedikit cemberut pada Lena, karena Dimas sangat perhatian padanya. Tapi Mega berpikir positif pada Lena, meskipun agak cemburu.


"Dimas sampai segitunya yah, bela lo!" sahut Mega.


"Mungkin gak tega lihat gue kaya gini, lo jangan marah yah!" sahut Lena.


"Iya Len, siapa yang marah, dia kan sahabat lo, wajar sih, kalau dia sampai segitunya!" sahut Mega.


"Gue bakal bilang ke Dimas, supaya berhenti belain gue." Sahut Lena.

__ADS_1


"Jangan Len, maksud gue gak kaya gitu, lo beruntung punya sahabat kaya Dimas, gak ada maksud apa-apa kok Len." Sahut Mega.


"Lo jangan berpikir yang enggak-enggak yah, gue gak ada apa-apa, hubungan gue sebatas sahabat aja udah." Sahut Lena.


"Iya, Len, lo mau tisu gak?" tanya Mega.


"Boleh!" sahut Lena.


"Woy, dasar lo biang masalah, gara-gara lo Dimas sama Ferdi dibawa ke BK, dasar lo gembel gak tahu diri!" sahut Chika.


"Heh, diam lo yah!" sahut Mega.


"Apa lo!" sahut Chika.


"Mega, udah, gue gak mau lo jadi dibawa ke BK lagi, gue gak mau lo nolongin gue, malah jadi kena masalah." Sahut Lena.


"Gue gak terima lo disakitin Len, bodo amat gue dibawa ke BK." Sahut Mega.


Ya Allah, Dimas gimana yah? gara-gara gue, Dimas maafin gue.


🌷🌷🌷🌷


Akhirnya, Dimas dan Ferdi berdiri di lapangan. Lena semakin bersalah pada Dimas.


Gue rela dihukum demi lo Len, gue gak mau lo disakitin sama siapa pun, gak ada yang boleh nyentuh lo sedikit pun.


"Ya Allah, Dimas kasihan banget, diri di lapangan gitu, mana panas." Sahut Mega.


"Iya, Ga, gue juga gak tega lihatnya!" sahut Wina.


"Maafin gue ya Ga, gue jadi merasa bersalah." Sahut Lena.


"Lo gak salah, yang salah itu, Anak yang gak punya otak, lo jangan salahin diri lo sendiri yah!" sahut Mega.


"Buat kalian semua, yang bertengkar apa pun, itu bakal dapat hukuman seperti Ferdi dan Dimas, siapa yang mau seperti itu?" tanya Bu Patmi.


"Gak ada Bu..." sahut Anak-anak.


"Bagus! Dimas dan Ferdi itu langganan, belum aja diskors Pak Jarot." Sahut Bu Patmi.


🌷🌷🌷🌷


Bel pulang pun berbunyi. Lena meminta maaf pada Dimas karena merasa tidak enak.


"Dimas, gue minta maaf yah, karena gue lo jadi dihukum," sahut Lena.


"Gak apa-apa kok, lo pulang sama siapa? mau gue antar?" tanya Dimas.


"Gak usah!" gue bareng sama Mega dan Wina.


"Dimas, gue aja dong antarin!" sahut Mega.


"Nah, mendingan lo antar Mega, biar gue sama Wina yah!" sahut Lena.


"Kok sama Mega, bareng-bareng aja ayo di mobil gue!" sahut Dimas.


"Maaf Dimas, gue gak bisa, Mega, gue tinggal yah!" sahut Lena.


"Iya Len, gue bareng sama Dimas." Sahut Mega.

__ADS_1


Bersambung...


Terima kasih atas dukungan kalian semua, readersku dan teman- teman udah setia ikutin cerita Cinta dan Detik Terakhir, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin ya, di tunggu episode selanjutnya 🥰🥰🥰


__ADS_2