Cinta Dan Detik Terakhir

Cinta Dan Detik Terakhir
Part 95


__ADS_3

Gak lama, Lena terbangun. Lena kaget dirinya ada di ruangan UKS, dan kepalanya terasa sakit. Bu Anita menceritakan semua pada Lena.


"Aaawww... Bu, kok saya di sini?" tanya Lena.


"Iya, kamu pingsan tadi. Kamu kena pukulan teman kamu, kamu pulang aja Lena, kalau masih sakit." Ucap Bu Anita penjaga UKS.


"Saya mau kembali ke kelas aja Bu, gak mau pulang." pinta Lena.


"Oh, gitu? ya udah, nanti saja pas jam istirahat. Ibu sibuk bikin obat Lena." Ucap Bu Anita.


"Iya Bu." Ucap Lena.


Ferdi dan Dimas emang keterlaluan. Setiap ketemu gak pernah akur. Udah seperti kucing dan anjing saja. Jadi sebal.


☀☀☀☀


Jam istirahat pun berbunyi. Lena di antar Bu Anita ke ruang kelas. Lena langsung duduk di bangku dengan badan lemas. Mega dan Wina menyuruh Lena pulang, tapi Lena tidak mau.


"Lena, lo gak apa-apa?" tanya Mega.


"Gak apa-apa kok." Sahut Lena tersenyum.


"Gak apa-apa gimana? wajah lo pucat kaya gitu. Lo pulang aja ya? gue antar!" saran Wina.


"Iya Lena, lo pulang aja! apa mau pulang sama gue?" tanya Mega.


"Enggak usah! gue udah banyak ketinggalan pelajaran. Lo berdua gak usah lebay deh." Ucap Lena.


"Kita berdua khawatir Lena." Ucap Wina.


"Iya Lena." Ucap Mega.


"Gue gak apa-apa. Udah sana, kalian istirahat!" minta Lena.


"Lo mau apa? kita berdua mau beli burger." Ucap Mega.


"Gak mau apa-apa, gue bawa nasi." Ucap Lena.


"Gue beliin, sebagai nebus salah Dimas sama lo. Pasti gue nanti di omelin sama Kak Genta." Ucap Mega.


"Enggak lah Mega, kan yang mukul gue Ferdi. Ferdi juga mungkin gak sengaja Ga. Udah sana! nanti keburu masuk lho." Ucap Lena.


"Lena, please, mau yah!" minta Mega.


"Ya ampun, Mega. Iya, iya, gue mau!" Ucap Lena.


"Lena, kita berdua boleh gabung? kita bawa nasi kaya lo!" minta Lia dan Ayu.


"Silakan!" ucap Lena tersenyum.


"Makasih Lena." Ucap Ayu dan Lia.


"Dasar lo ratu manja! pintar banget lo ya, cari perhatian orang lain!" ucap Chika.


"Heh, bukan Lena yang cari perhatian. Tapi Lena tuh, pantas jadi perhatian orang! gak kaya lo!" ucap Lia.


"Lia, udah biarin aja. Kita makan aja yuk!" minta Lena.


"Dasar lo Lia dan Ayu pengkhianat!" ucap Chika.


"Chika, ini es buat kamu!" sahut Doyok. Tapi minuman dari Doyok habis di tumpahin Chika.

__ADS_1


"Heh, lo gak hargai dia banget! dia udah beliin lo capek-capek!" ucap Riki.


"Tahu lo, kalau gak mau, jangan kaya gini! Doyok! cewek ini, gak pantas buat lo! mendingan lo cari yang lain!" ucap Alwi.


"Betul tuh, Yok!" ucap Lia.


"Kalian semua, udah terpengaruh sama perempuan tukang gorengan itu! awas kalian semua!" ucap Chika kesal.


"Chika! Chika! aku tetap milih kamu." Ucap Doyok.


Doyok terjatuh karena Chika mendorongnya dengan keras. Sampai Doyok nangis-nangis dan banyak yang menertawakan Doyok menangis. dari kelas satu sampai tiga SMA.


"Lena, Doyok kenapa? kok nangis gitu ya?" tanya Mega.


"Biasa, ulah Chika." Ucap Lia.


"Tega banget Chika." Ucap Mega.


"Iya, sampai di tertawain lho." Ucap Wina.


"Ga makasih burgernya yah." Sahut Lena.


"Gue gak tega, gue tolong Doyok deh!" minta Ayu.


"Percuma Yu, Doyok gak mau!" ucap Riki dan Alwi.


"Ayu lo kenapa? suka sama Doyok?" tanya Wina.


"Gak suka, cuma kasihan aja." Ucap Ayu.


"Ah, masa sih?" tanya Mega.


"Kalian gak boleh kaya gitu! biarin Ayu bantu Doyok!" ucap Lena.


"Bersihin gudang?" tanya Lena.


"Iya, Len." Ucap Mega.


"Gudang kan besar banget, kok Pak Jarot tega yah?" tanya Lena.


"Biar jera. Dulu gue sama Chika sama suruh bersihin gudang. Tapi, gak selama mereka." Ucap Lia.


"Len, kita jenguk yuk!" minta Mega.


"Gak ah, malas." Ucap Lena.


"Lo masih kesal sama mereka ya?" tanya Mega.


"Kesal lah, Mega. Lagian ngapain, ntar disangka lo bantuin dia!" ucap Wina.


"Ya juga sih." Ucap Mega.


"Nah, kan." Ucap Wina.


Doyok menolak bantuan Ayu. Doyok tetap mau Chika. Ayu di marah-marahin Doyok agak tidak mendekati Doyok lagi.


"Doyok! ayo bangun! malu itu sama yang lain!" ucap Ayu.


"Pergi! pergi! Doyok mau sama Chika! kamu musuh Doyok, karena kamu sudah temanan sama Lena." Sahut Doyok.


"Sadar Doyok! Chika udah bikin lo kaya gini! lo dipermalukan gini! Chika jahat, gak pantas buat lo!" ucap Ayu.

__ADS_1


"Jangan jelek-jelekin Chika lagi yah Ayu! Doyok gak suka!" ucap Doyok.


"Ha-ha-ha.... Ayu, lo ngapain sih bela-belain Doyok? dia tuh keras kaya batu! biarkan lah, ada Alwi nih!" ucap Riki.


"Yeee.... ogah!" ucap Ayu.


"Riki, lo jangan bawa-bawa gue dong! malu kan gue!" ucap Alwi.


"Kalian semua ngeselin!" ucap Doyok.


"Yu, lo mau sama orang ngondek kaya gitu? ha-ha-ha..." Ucap Riki.


Bel masuk pun berbunyi. Anak-anak langsung masuk kelas masing-masing. Ferdi dan Dimas sudah selesai membersihkan gudang. Baju mereka kotor semua. Pak Jarot sudah memperbolehkan Dimas dan Ferdi masuk kelas.


"Assalamu'alaikum." Salam Ferdi dan Dimas.


"Wa'alaikumsalam, enak hukumannya? besok ulangin lagi yah!" Ucap Bu Patmi.


"Maaf Bu." Ucap Dimas dan Ferdi.


"Kalian apa yang diributkan sih? pasti masalah cewek, iya kan?" tanya Bu Patmi.


"Gara-gara Lena Bu." Ucap Chika.


"Oh, kalian berdua rebutin Lena?" Tanya Bu Patmi.


"Enggak Bu." Ucap Dimas.


"Kalau enggak, ribut kenapa?" tanya Bu Patmi.


"Dimas aja yang ngeselin Bu." Ucap Ferdi.


"Sudah, sudah! kalian ini, masih SMA pikiran kalian seperti Anak dewasa saja. Belajar yang benar dulu, belum tentu Lena mau sama kalian berdua." Ucap Bu Patmi.


Bu Patmi ngapain bilang Dimas suka sama Lena sih? udah tahu Dimas pacar gue.


Ferdi terus memperhatikan Lena. Ferdi gak sabar nunggu bel pulang. Ferdi ingin minta maaf sama Lena karena sudah membuat Lena pingsan dan luka.


Lena, maafin gue. Gara-gara gue, lo jadi luka kaya gitu. Aduh... bel pulang lama banget sih.


"Lena, kamu sudah gak kenapa-kenapa kan? harusnya, kamu istirahat aja sampai pulang di UKS." Ucap Bu Patmi.


"Gak apa-apa Bu, Lena gak mau ketinggalan pelajaran." Ucap Lena.


"Bagus Lena, Ibu suka sifat kamu. Meskipun kamu masih sakit, kamu paksa untuk sekolah karena pelajaran. Yang lain, contoh Lena yah." Ucap Bu Patmi.


"Bu, bukan takut ketinggalan pelajaran, tapi nyari perhatian cowok! ha-ha-ha..." ucap Chika.


"Bukan kamu Chika yang seperti itu? Lena sudah buktikan bisa mengerjakan pelajaran apa yang saya suruh, sedangkan kamu kerjaannya berantem terus, giliran saya suruh gak bisa. Jangan suka fitnah orang yah!" ucap Bu Patmi.


Bersambung...


Terima kasih atas dukungan kalian semua, readersku dan teman- teman udah setia ikutin cerita Cinta dan Detik Terakhir, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin ya, di tunggu episode selanjutnya 🥰🥰🥰


Sambil menunggu cerita Cinta dan Detik Terakhir boleh yuk mampir ke cerita aku yang lainnya gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰


- TA'ARUF CINTA


- CINTA GADIS BISU


- CINTA COWOK DINGIN

__ADS_1


- DIARY ASMARA


- MUSLIMAH LOVE PRAYER


__ADS_2