Cinta Dan Detik Terakhir

Cinta Dan Detik Terakhir
Part 62


__ADS_3

Ferdi langsung menimpah es kopi ke wajah Chika. Anak-anak lain kaget melihat Ferdi menyiram es kopi. Anak-anak melongo melihat Ferdi melempar es kopi.


Prak....


"Ferdi! ih... lengket, lo apa-apaan sih? gue gak terima!" sahut Chika.


"Apa? lo mau ngadu ke Bu Patmi? atau ke Pak Jarot? silakan! gue gak pernah takut! MANGKANYA LO JANGAN PERNAH IKUT CAMPUR URUSAN GUA! LO UDAH MENGHINA LENA, SAMA AJA LO MENGHINA GUE!" sahut Ferdi.


"Len, Ferdi sampai segitunya sama lo tuh!" sahut Mega.


"Parah benar Ferdi." Sahut Dimas.


"Ha-ha-ha, syukurin! disemutin-disemutin deh, lo!" sahut Wina tertawa.


"Aaaaa.... Awas lo yah, semua! Ayu! gue pinjam baju lo! lo pakai baju gue!" minta Chika.


"Jangan Chik! baju lo lengket!" sahut Ayu.


"Lo mau nurut gak sama gue! kalau gak mau nurut, lo gak usah temenan sama gue!" sahut Chika.


"Jangan mau Ayu! mendingan lo keluar aja dari geng Chika! biar dia tahu rasa gak ada teman!" sahut Lia.


"Gue gak bisa Chika!" sahut Ayu.


"Ayu! lo mau jadi pengkhianat kaya Lia?" tanya Chika langsung membuang tas Ayu.


"Astaga, ada apa ini Anak-anak? ya ampun, Chika! kenapa kamu seperti ini?" tanya Bu Patmi.


"Ferdi guyur saya pakai es kopi Bu, hiks-hiks-hiks." Sahut Chika pura-pura nangis.


"Ferdi! sini kamu!" panggil Bu Patmi sambil menjewer Ferdi.


"Aduh.... sakit Bu!" sahut Ferdi kesakitan.


"Jelasin sama Ibu, kenapa kamu guyur Chika?" tanya Bu Patmi.


"Gini Bu, tadi saya lagi bagi-bagi rezeki ke Lena dan teman-temannya, eh, Chika bilang kalau saya hanya dimanfaatkan sama Lena Anak tukang gorengan, saya kesal, langsung saya lempar es kopi ke mukanya Bu." Sahut Ferdi.


"Astaghfirullah, Chika! kamu juga salah! kamu ini, gak ada habisnya yah, kamu iri sama Lena? sampai kamu benci sama Lena?" tanya Bu Patmi.


"Enggak Bu, Ferdinya aja baperan!" sahut Chika.


"Kamu tuh, salah! gak usah bela diri! Ibu udah capek sama tingkah laku kamu! sekarang ganti baju! terus kamu pel dan bersihin meja ini, sama lantai!" minta Bu Patmi.


"Tapi gak ada yang mau pinjamin saya baju Bu!" sahut Chika.


"Ya gak ada lah, sifat kamu dengki kaya gitu, kamu cari pinjaman baju, Ibu gak mau tahu! pokoknya lantai dan meja harus bersih, kamu harus usaha sampai dapat!" minta Bu Patmi.


"Tapi Bu, saya cari pinjaman kemana?" tanya Chika.


"Kok nanya Ibu? tanya sama teman-teman, ada yang mau pinjamin baju gak, kalau gak dapat juga, gak bakal pulang kamu!" sahut Bu Patmi.


Ah... rese banget nih Guru. Rasanya gue pengen tonjok aja.


"Untuk Ferdi! hukumannya adalah Fush Up lima puluh kali! cepat!" minta Bu Patmi.


"Banyak banget Bu?" tanya Ferdi.


"Cepat!" sahut Bu Patmi.


Dimas memperhatikan Ferdi dan melamun, sampai segitunya Ferdi membela dan melindungi Lena.


Apa Ferdi cinta banget sama Lena yah, sampai rela dihukum kaya gitu.


"Kamu kenapa melamun?" tanya Mega.

__ADS_1


"Enggak, kasihan Ferdi belain Lena, eh, dia yang kena hukuman." Sahut Dimas.


"Iya." Sahut Mega.


"Lena, kamu harus terima kasih sama Ferdi, dia rela belain kamu lho, sampai dihukum kaya gini, cie-cie." Ledek Bu Patmi.


"Apa sih Bu." Sahut Lena.


"Permisi Bu!" sahut Chika memakai baju ketat, karena pinjam pada Adik kelas. Anak-anak pada ketawa melihat Chika memakai baju ketat dan keteknya bolong.


"Astaghfirullah, baju siapa yang kamu pakai?" tanya Bu Patmi.


"Adik kelas Bu." Sahut Chika.


"Ha-ha-ha." Anak-anak lainnya tertawa karena keteknya bolong, saat Chika angkat tangan.


"Kenapa sih, kok pada ketawa?" tanya Chika.


"Kamu gak sadar yah, baju yang kamu pakai bolong." Sahut Bu Patmi tersenyum menahan tawa.


"Ha-ha-ha." Ferdi yang sedang dihukum tertawa ngakak.


"Eh, eh, jangan ketawa! terusin hukuman kamu!" sahut Bu Patmi.


"Lena, kocak banget yah, si Chika." Sahut Wina tersenyum dan berbisik ke Lena.


"Sssttt..." sahut Lena.


"Diam lo semua!" sahut Chika.


"Sudah! sudah! Chika, sekarang kamu bersihkan lantai dan meja yah!" sahut Bu Patmi.


"Tapi Bu, bajunya bolong!" sahut Chika.


"Sudah! jangan banyak protes! masih mending dipinjamin baju kamu!" sahut Bu Patmi.


"Kok nyalahin gue?" tanya Ayu.


"Chika! cepat bersihkan!" minta Bu Patmi.


"Bu, saya sudah lima puluh." Sahut Ferdi.


"Oke!" sahut Bu Patmi.


"Saya izin minum boleh gak Bu?" tanya Ferdi.


"Silakan!" sahut Bu Patmi.


"Lena, aku boleh minta air putih kamu gak?" tanya Ferdi.


"Ada, nih!" sahut Lena.


"Wah, wah, kalian pacaran yah?" tanya Bu Patmi.


"Enggak Bu! kasihan aja dia gak ada air." Sahut Lena.


"Masa sih?" tanya Bu Patmi.


"Benaran Ibu." Sahut Lena.


"Sabar ya Fer!" sahut Bu Patmi.


"Sabar kenapa Bu?" tanya Ferdi.


"Udah! cepat duduk!" minta Bu Patmi.

__ADS_1


"Bu, ini udah selesai." Sahut Chika.


"Ya udah, kamu duduk, lanjutin pelajaran!" sahut Bu Patmi.


Setelah lama belajar, bel pulang pun berbunyi. Lena bersiap-siap untuk berangkat ke rumah sakit untuk menjenguk Genta.


"Lena, lo mau jenguk Kak Genta yah? gue gak ikut yah, ada urusan!" sahut Wina.


"Lena, lo mau ke rumah sakit?" tanya Mega.


"Iya Ga, lo ikut yah!" minta Lena.


"Yah, gue mau jalan dulu sama Dimas, soalnya mendadak ada film bagus, maaf ya Len!" sahut Mega.


"Iya Len, maaf yah!" sahut Dimas.


"Lena kenapa? mau ke rumah sakit? sama aku yuk!" ajak Ferdi.


"Jangan mau Len!" sahut Dimas.


"Lena, salam buat Kak Genta yah!" sahut Mega menarik Dimas.


"Wina, kedepan bareng yuk!" ajak Wina.


"Ayo!" ajak Lena.


"Lena, gimana? mau gak?" tanya Ferdi.


"Gak usah Fer, gue gak mau kalau cuma berdua." Sahut Lena.


"Kan gue gak macam-macam sama Lo Len, gue ikhlas bantuin lo!" sahut Ferdi.


"Serius?" tanya Lena.


"Iya, mau yah!" ajak Ferdi.


Kalau gue tolak gue gak bisa ke rumah sakit, gimana nih? cuma ada uang seribu doang, yang ada naik angkot kurang dimaki-maki orang.


"Kenapa diam sih?" tanya Ferdi.


"Gue tunggu gerbang Fer!" sahut Lena.


"Oke!" sahut Ferdi.


"Len, lo yakin, mau naik mobil sama Dimas?" tanya Wina.


"Yah, habis gue harus gimana? gue punya uang cuma seribu." Sahut Lena.


"Gue tambahin deh, asal lo gak naik mobil sama Ferdi." Sahut Wina mengeluarkan uang lima ribu untuk naik angkot.


"Lo serius ini? buat lo ada gak?" tanya Lena.


Bersambung...


Terima kasih atas dukungan kalian semua, readersku dan teman- teman udah setia ikutin cerita Cinta dan Detik Terakhir, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin ya, di tunggu episode selanjutnya 🥰🥰🥰


Sambil menunggu cerita Cinta dan Detik Terakhir boleh yuk mampir ke cerita aku yang lainnya gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰


- Ta'aruf Cinta


- Cinta Cowok Dingin


- Cinta Gadis Bisu


__ADS_1




__ADS_2