Cinta Dan Detik Terakhir

Cinta Dan Detik Terakhir
Part 42


__ADS_3

"Ah, gila lo yah, emang!" sahut Mega.


"Wina, lo jangan kaya gitu dong, lo coba dulu sama Kak Niko!" sahut Lena.


"Kak Niko aja, gak mau sama gue, udah kebaca dari tingkah dia!" sahut Wina.


"Lo jangan gitu lah, semangat dong!" sahut Lena.


"Tahu lo, malah Pak Dirga, emang Pak Dirga mau sama lo!" sahut Mega.


"Kali aja Ga, namanya jodoh, ha-ha-ha." Sahut Wina.


"Halu mulu lo!" sahut Mega.


"Udah, yuk, kita ke kelas, gue belum makan tahu!" sahut Lena.


"Ya Allah, Lena, maafin gue yah, gara-gara ngomong sama Dimas lo gak makan, gue beliin es kopi deh!" sahut Mega.


"Gak usah!" sahut Lena.


"Udah, ayo!" ajak Mega.


"Gue juga kan, di beliin!" sahut Wina.


"Enggak!" sahut Mega.


"Parah lo!" sahut Wina.


"Udah ayo!" sahut Mega.


☀☀☀☀


Mega, Lena, dan Wina ke kantin untuk membeli es kopi. Di kantin ada Pak Dirga yang sedang meminum kopi susu, sambil melihat ke arah Lena dan teman-temannya.



"Eh, Bapak, he-he." Sahut Wina.


"Kalian istirahat beli kopi aja? mau beli gorengan gak? ayo pilih aja! saya yang bayar!" sahut Pak Dirga, tersenyum.


"Bapak emang baik deh, boleh nih, Pak?" tanya Wina.


"Wina! lo apaan sih? maaf Pak, gak usah, kita udah makan!" sahut Lena.


"Lena, lo kan belum makan, gimana sih?" tanya Mega.


"Mana yang benar nih, udah makan apa belum? Lena, ayo lah, mau yah, cuma gorengan kok, teraktiran saya!" sahut Pak Dirga.


"Ayo Len!" ajak Mega.


"Ayo Lena! kalau lo makan, nanti kelamaan keburu masuk!" sahut Wina.


"Saya sering kok teraktir Anak-anak, kalau Anak-anak sopan sama saya, mau?" tanya Pak Dirga dengan senyuman manisnya.

__ADS_1


"Iya, saya mau!" sahut Lena.


"Oke, kalian pilih mau apa aja ambil yah!" sahut Pak Dirga.


Akhirnya, Lena, Mega, Wina mau ikut tawaran Pak Dirga, makan gorengan sama-sama. Gak sengaja saat Pak Dirga sedang minum, Wina menyenggol kopi Pak Dirga, sampai terkena rok yang dipakai Lena. Pak Dirga langsung sigap membersihkan rok Lena.


"Ah... Wina!" sahut Lena.


"Aduh, Wina, gimana sih, tisu-tisu!" minta Pak Dirga sambil membersihkan rok Lena dan menatap mata Lena dengan senyuman manisnya.


Ya Allah, kenapa aku jadi deg-deg-deg gini natap Lena, apa aku sudah jatuh cinta sama muridku sendiri, Astaghfirullah, Dirga, sadar lo! sadar Dirga.


"Pak, udah! udah! gak usah saya aja!" sahut Lena langsung bangun.


"Maafin gue ya Len, Pak Dirga, maafin saya! saya gak sengaja!" minta Wina.


"Wina! lo sih! dasar, biang kerok!" sahut Mega.


"Apa gorengannya mau dibawa aja ke kelas?" tanya Pak Dirga.


"Iya Pak, bawa ke kelas aja!" sahut Mega.


"Lena, gak apa-apa?" tanya Pak Dirga.


"Gak apa-apa, Pak! ayo Win, Mega, makasih ya Pak, gorengannya." Sahut Lena.


"Lena, maafin gue yah!" minta Wina.


"Saya bertiga, permisi ya Pak!" sahut Mega.


Ah, kenapa harus tumpah segala sih, Wina sih, ah... Gue benaran jatuh cinta sama Lena.


☀☀☀☀


Wina, Mega, dan Lena kembali ke kelas. Saat berjalan Lena tuh takut sama Pak Dirga, Lena gemetar, Lena gak mau Pak Dirga suka sama Lena, Lena langsung kangen pada Genta, Lena meneteskan air mata, Lena tidak mau menyakiti hati Genta.


"Lena, kok nangis? maafin gue!" sahut Wina.


"Lena, jangan nangis, lo sih, Win! rok Lena kotor tuh!" sahut Mega.


"Gak apa-apa, gue kangen sama Kak Genta, lo berdua jangan bilang Kak Genta sama kejadian ini yah!" minta Lena.


"Ya, ampun, lo kangen Kak Genta? iya, tenang, gue gak akan bilang-bilang kok, lagian Pak Dirga kenapa perhatian sama lo yah! wah, jangan-jangan suka lagi!" sahut Mega.


"Iya, jangan-jangan suka!" sahut Wina.


"Enggak! enggak! gue cuma milik Kak Genta, gak ada orang lain yang bisa masuk dalam hati gue! gue takut!" sahut Lena.


"Lena, gue percaya sama lo, gue sama Wina, gak akan bilang-bilang sama Kak Genta, lo gak mau Kak Genta salah paham kan? gara-gara Pak Dirga bersihin Rok lo! tenang aja yah! Wina! jangan bilang lo! awas lo!" sahut Mega.


"Iya, tenang aja, enggak kok!" sahut Wina.


"Gue, jadi merasa bersalah sama Kak Genta." Sahut Lena.

__ADS_1


"Kok merasa bersalah, kan bukan lo yang dekatin Pak Dirga, kan kesalahan gue, gue yang gak sengaja!" sahut Wina.


"Tatapan Pak Dirga itu lho, tadi! natap gue tajam!" sahut Lena.


"Biarin aja, cuma natap doang, dia kan punya mata, yang penting Kak Genta gak tahu, oke!" sahut Mega.


"Sama aja, gue jadi merasa bersalah, karena natap mata Pak Dirga!" sahut Lena.


"Ya ampun, udah Lena, lo tenang aja yah!" sahut Mega.


☀☀☀☀


Bel masuk pun berbunyi. Anak-anak masuk kelas, kecuali Dimas dan Ferdi. Dimas dan Ferdi masih berlari di lapangan kelas. Lena merasa kasihan dengan Dimas, tapi Lena kesal, Dimas sudah bersikap seperti itu sama Lena.


Gue kasihan sama lo Dimas, tapi mulut lo jahat, lo bilang gue mata duitan, sahabat macam apa kaya gitu.


"Len, Dimas kasihan yah, suruh lari dua puluh lapangan." Sahut Wina.


"Biarin aja, itu hukuman buat dia, karena tukang berantem." Sahut Lena.


Bu Patmi masuk kelas, dan geleng-geleng melihat kelakuan Dimas dan Ferdi. Bu Patmi memulai pelajaran.


"Semua gara-gara lo, banci!" sahut Ferdi.


"Gara-gara lo lah, lo yang mau ikut campur urusan gue!" sahut Dimas.


"Eh, sahabat macam apa lo, yang bikin sahabatnya nangis! sahabat macam apa gue tanya? kalau ditolak ya udah, terima aja! lagian lo udah pacaran sama Mega!" sahut Ferdi.


"Kalau gue udah pacaran sama Mega, lo mau apa? lo mau pacarin Lena? gak bisa!" sahut Dimas.


Gak lama, di lapangan Dimas dan Ferdi ribut lagi. Pak Jarot langsung datang dan menambah hukuman mereka jadi lima puluh kali putaran! Pak Jarot mengawasi Dimas dan Ferdi.


"Ferdi! Dimas! kalian ini, dihukum malah ribut, pusing saya ngurus Anak badung seperti kalian! apa yang kalian ributkan? apa?" bentak Pak Jarot.


"Gak ada apa-apa Pak, cuma Dimas yang ngajak ribut duluan!" sahut Ferdi.


"Ferdi Pak!" sahut Dimas.


"Yang saya tanya, apa yang kalian ributkan? bukan main salah-salahan!" sahut Pak Jarot.


"Masalah Lena Pak!" sahut Dimas.


"Apa? Lena? Astaghfirullah, masalah cewek lagi! kalian ini, masih kecil, pikirin kelulusan kalian! lulus apa enggaknya nanti! bukan malah ngerebutin cewek!" nasihat Pak Jarot.


Bersambung...


Terima kasih atas dukungan kalian semua, readersku dan teman- teman udah setia ikutin cerita Cinta dan Detik Terakhir, semoga ceritanya bisa menghibur dan gak ngebosenin ya, di tunggu episode selanjutnya 🥰🥰🥰


Sambil menunggu cerita Cinta dan Detik Terakhir boleh yuk mampir ke cerita aku yang lainnya gak kalah seru dan romantis banget cekidot 🥰🥰


- Ta'aruf Cinta


- Cinta Cowok Dingin

__ADS_1


- Cinta Gadis Bisu


__ADS_2