
Dewa kekeh ingin mendengar cerita dari istrinya dan meminta istrinya untuk menceritakan semuanya.
"Baiklah mas Dewa...!" ucap Nania karena desakan dari suaminya.
"Selesai menyelesaikan misi penelitian di pulau seram dan hasilnya telah diterima oleh profesor Dadang di laboratorium rumah sakit Jawara.
Kemudian Nania pindah ke kota, untuk melanjutkan pabrik pengolahan rempah-rempah untuk setengah jadi.
Selama kehamilan dan Nania hanya boleh bekerja di rumah dan itupun hanya empat jam saja.
Nania tinggal di rumah masa kecil profesor Dadang, dan disitulah Nania mengetahui kalau Gerol adalah anak kandungnya profesor.
Profesor Dadang dan mendiang mamanya Gerol adalah pasangan kekasih.
Mamanya Gerol hamil di luar nikah, tapi saat profesor ingin melamar kekasihnya dan tidak mendapatkan restu dari kedua orangtuanya kekasihnya itu .
Profesor frustasi dan kemudian tabrakan yang menyebabkan mandul, dikarenakan pinggulnya yang cidera hebat.
Singkat cerita sang kekasih profesor menikah dengan seorang anak pengusaha, yang dulunya tetangga kami.
Anak pengusaha itu ternyata mandul, dan menerima Gerol sebagai anak kandungnya.
Profesor Dadang selalu menerima foto Gerol setiap ulang tahunnya dan anak konglomerat itu yang menyuruhnya.
Gerol masih dibawah Nania kira-kira empat tahunan gitu, dan sangat sering memintaku untuk mengajarinya matematika dan juga bahasa Inggris.
Kala itu Gerol kelas dua SMP sementara Nania sudah kelas dua SMK keperawatan dan Geisya ngak pernah sekolah.
Geisya sangat tergila-gila dengan Gerol, bahkan Geisya berhasil membujuk Gerol untuk berhubungan suami-istri di usia semuda itu." jelas Nania dan kemudian Nania meneguk air minumnya.
Nania menjelaskan lebih banyak lagi yaitu, bahwa Geisya merekam perbuatan asusila itu dan di pamerkan kepada-nya.
Akan tetapi Gerol malah menyatakan cintanya pada Nania.
Sedari awal Nania hanya menganggap Gerol sebagai adik, tapi desakan Gerol membuatnya tidak nyaman.
Lalu Nania mengancam Gerol dengan video asusila yang sudah berulangkali dilakukannya dengan Geisya.
Akhirnya Gerol sekolah ke luar negeri, dan tidak pernah datang lagi ke Indonesia.
Singkat cerita Gerol memaki Geisya, karena terus menerus mendesaknya untuk menikah.
Lantas Geisya berbuat nekad dan membuat cemburu mamanya Gerol dengan mengedit video perselingkuhan papanya Gerol dengan Geisya.
Perdebatan itu dalam mobil kala itu, sehingga membuat kedua orangtuanya Gerol hilang kendali dan tabrakan.
__ADS_1
Papanya Gerol tewas di tempat, sementara mamanya masih sempat dirawat di rumah sakit hingga Gerol bisa menemuinya.
Diakhir hayatnya mamanya Gerol cerita penyebab mereka berantam dan siapa sebenarnya ayah kandungnya Gerol.
Setelah mamanya meninggal dunia, dan Gerol memeriksa video asusila yang membuat kedua orangtuanya tewas.
Ternyata itu adalah editan dan Geisya mengakuinya dan itu karena Gerol menolak cintanya.
Gerol tidak bisa balas dendam kala itu, karena perempuan itu memiliki jaringan koneksi pada orang-orang hebat yang sudah tidur dengannya.
Gerol menunggu waktu yang tepat untuk balas dendam.
Pada akhirnya Gerol berhasil balas dendam dan mengungkapkan semua orang-orang yang pelindung Geisya kala itu.
Semua di publikasikan di media sosial, bukan hanya Geisya demikian juga dengan mamanya yang ikut dalam video amoral tersebut.
"Terus kenapa Brian memanggil pria dengan panggilan ayah waktu itu?" tanya Dewa lagi.
"Iya..! itu adalah doa dan harapan, supaya Gerol cepat mendapatkan momongan.
Masalah kemarin akan ucapannya yang mengatakan siap menjadi ayahnya Brian, itu hanya sindiran.
Supaya mas Dewa semakin memburu, dan seolah-olah Gerol tidak akan melepaskan Nania.
Nania ngak pernah ada rasa cinta padanya, sudah seperti Arjun dan juga Nando."
"Untung ipar tetangga itu sudah dipindahkan ke kota lain.
Lalu bagaimana dengan dokter Fahri dan juga kedua dokter muda yang bekerja di rumah sakit kita itu?"
Nania langsung meraih tangan Dewa dan kemudian mencium tangan itu dihadapan bapak ibu mertuanya.
"Setiap orang punya hak untuk menyukai orang lain, kita juga tidak bisa melarang orang lain untuk membenci kita.
Selama orang itu tidak menyakiti kita dan tidak menggangu kita.
Dihari ku ini hanya ada kamu mas Dewa, jika memang Nania menyukai salah diantara mereka, sudah dari dulu Nania melakukannya.
Melakukannya disaat kita berpisah dan itu waktu panjang mas Dewa.
Percayalah sama Nania, karena Nania sangat percaya pada mu mas Dewa."
uhmmm... ' suara batuk papanya dewa.'
Suara batuk buatan karena Dewa hendak mencium bibir istrinya, terlihat Dewa sangat malu.
__ADS_1
Tapi terlihat begitu lega akan ungkapan dari istrinya itu, yang mampu membuatnya tenang dan juga nyaman serta bahagia.**
Semakin hari Dewa, semakin bucin ' budak cinta ' terhadap istrinya. bahkan hampir tiap hari Dewa membawa hadiah untuk sang istri.
Hampir tiap pekan membawa Nania ke tempat yang romantis dan itu selalu berulang kali.
"Inilah yang seharusnya mas lakukan sedari dulu, tapi ...!"
"Sudahlah mas Dewa, kita sudah bersama dan kita ulangi dari awal lagi." sanggah Nania pada suaminya.
Karena sang suami selalu menyesali perbuatannya di waktu itu.
Bukan hanya Dewa dan istrinya yang bahagia, begitu juga dengan kedua orangtuanya Dewa yang sibuk dengan Brian.
Mereka begitu menyayangi Brian, dan bahkan tiap hari selalu menjemput sang cucu dari sekolah.
Brian dan Keyla yang membuat kedua orangtuanya Dewa sangat bahagia.
Bahkan Indra dan Susi di suruh pindah dekat rumah mereka agar setiap hari bisa bersama Keyla dan Brian.
Makanya kedua pasangan suami-istri itu seperti bebas tanpa anak, karena anak mereka di jaga oleh kedua orangtuanya Dewa dan mama Wadeh.
"Mas Dewa, pengen anak perempuan...! yuk kita buat." ujar Nania disela-sela hendak istrihat.
Dewa hanya tersenyum dan mereka saling menikmati cinta di malam hari itu.
Tiga bulan telah berselang dan Nania positif hamil, dan begitu juga dengan Susi sahabatnya.
Sebenarnya Dewa sangat menghawatirkan istrinya, sebab kandungan Nania lemah.
Akan tetapi nasib baik berpihak pada Nania, sehingga berhasil melahirkan anak perempuan yang sangat cantik.
Seketika itu juga Dewa ingin melakukan vesektomi yaitu KB pada laki-laki, tapi Nania melarangnya.
Karena riyawat kesehatan pada pinggul paha di saat kecelakaan waktu itu, dan akhirnya Nania yang melakukan KB. keluarga berencana.
Walaupun operasi kecil, tapi itu bisa membahayakan Dewa. mengingat kejadian di masa lalu yang menimpanya.
Nania berhasil meyakinkan suaminya dan dirinya yang melakukan KB.
Berkat kelahiran bayi perempuan cantik yang diberi nama Azzura yang memiliki arti langit biru.
Bucin Dewa terhadap istri sedikit menurun dan hal itu membuat Nania semakin bahagia, begitu juga dengan suaminya serta bapak ibu mertuanya.
Nania berkata pada suaminya, keraguan yang sempat mendera di hatinya sudah terjawab dan jawaban itu membuatnya semakin bahagia.
__ADS_1
Terkadang seseorang butuh waktu lama untuk mendapatkan jawaban dari segala keraguannya.
Jangan terburu-buru mengambil kesimpulan, pikirkan dengan tenang agar bisa mengambil kesimpulan yang baik demi masa depan yang sempurna.