CINTA SANG PERAWAT

CINTA SANG PERAWAT
makan siang bersama


__ADS_3

ceklek


pintu kamar rumah sakit yang Hanan tempati terbuka,


terlihat seorang dokter berjalan menuju ranjang Hanan.


"bagai mana dok, kenapa sampai sekarang Hanan belum bangun dari operasinya." tanya papa Andra karena sudah sembilan bulan Hanan melakukan operasi sampai sekarang belum sadarkan diri, papa Andra sangat khawatir takut jika dia kehilangan anak semata wayang nya.


"maaf kan kami pak kami sudah melakukan berbagai pemeriksaan dan semuanya normal, kami akan segera melaporkan kasus ini ke departemen kami agar bisa pemeriksaan mendalam lagi, karena sudah kita tunggu selama ini tidak ada perkembangan."


" saya ingin yang terbaik untuk anak saya dok, walaupun saya harus membayar dengan mahal saya akan lakukan."


"bukan tentang bayaran pak, ini tentang kesehatan anak bapak jika kita temukan penyebab anak bapak seperti ini, kami bisa mencari solusi namun penyebabnya tidak di ketahui kami takut salah mengambil tindakan, jadi kami dari rumah sakit ini memohon bapak mau sabar menunggu agar semua nya bisa terselesaikan dengan baik."


"baik jika memang itu yang harus saya lakukan demi kesembuhan anak saya."


"terimakasih pak, saya pamit untuk memeriksa pasien yang lain."


"silahkan dok"


"kalian tidak akan bisa menyembuhkan Hanan selama aku masih disini, kalian periksa bagaimanapun caranya pasti tak akan pernah menemukan nya ,karena aku yang membuat Hanan tidak sadar selaman ini." batin mama sara dengan sombongnya, setelah dia mendengar pembicaraan dokter dan suaminya.


drt drt drt


bunyi hp papa Andra


"sebentar ma aku mau mengangkat telepon dulu." papa Andra menjauhi sara untuk mengangkat panggilan di hpnya.


" apa kamu sudah mendapatkan kabar tentang kecelakaan Hanan."


"sudah pak, kecelakaan yang menimpa pak Hanan bukan murni kecelakaan. ada seseorang yang sengaja untuk menabrak pak Hanan."

__ADS_1


" siapa yang menabrak Hanan kamu cari tau semuanya sampai tuntas, aku akan menambahkan bayaran mu jika kamu mendapatkan orangnya."


" baik pak, saya akan berusaha untuk mengetahui pelakunya."


"ya sudah aku tutup dulu, kalau ada informasi penting langsung kabari."


"baik pak."


"memang nya dari siapa mas, kok harus pergi segala." tanya sara setelah papa Andra masuk kedalam ruangan.


"bukan siapa siapa, biasa klien papa kamu sudah makan belum ma."


"belum mas,mas aku punya rekomen restoran enak di sini, kita makan di sana ya mas aku belum pernah nyoba." pinta sara dengan nada manja.


"ya kita ke sana."


mereka berjalan berdua untuk menuju restoran mewah yang di pinta sara.


"siang juga dinda yang bawel "jawab kalista dan Risha kompak.


"ih kok kayak gitu jawabnya."


" kan memang paling bawel, terus mau di jawab apa."


"pagi juga dinda cantik gitu kek, biar buat hati aku seneng."


"iya deh si paling jomblo, karena gak ada yang ngucapin kaya gitu kan belum punya pacar."


ha ha ha ha ha


mereka tertawa bersama sama karena lelucon mereka yang membuat suasana menjadi terasa bahagia.

__ADS_1


"siang, boleh ikut gabung."tanya satria


"boleh pak,silahkan duduk."


"kalian sedang membicarakan apa, kelihatanya seru banget."


"biasa pak para jomblo Wati, bicara tentang cowok." jawab Dinda asal.


"memang kalian semua jomblo."


"iya pak, kita semuanya jomblo,apa lagi kalista korban gosting."


"ih apaan sih Din." sambil nyenggol lengan Dinda.


" apa itu gosting"


" dia punya gebetan tapi sekarang udah gak ada kabar."


"gak gitu Din,"


"bela aja terus."


"udah ah gitu aja ribut,malu itu ada pak satria." ucap risha


" gak papa aku suka kok kalau kalian bisa anggap aku teman, mau kan berteman dengan aku."


"mau kok pak, kita pasti mau iya kan" tanya Dinda ke pada kalista dan Risha.


kalista dan Dinda kompak menganggukkan kepalanya.


mereka ber empat melanjutkan makan siang dengan diselingi mengobrol tentang pekerjaan mereka.

__ADS_1


__ADS_2