CINTA SANG PERAWAT

CINTA SANG PERAWAT
Hanan sadar


__ADS_3

di dalam ruangan rumah sakit papa Andra merasa bahagia karena hanan mulai sadar kan diri, hanan mulai mencoba membuka matanya, ya dia sulit membuka matanya karena sudah lama dia tak sadarkan diri.


" Hanan pelan pelan buka mata mu ya sayang." ucap papa Andra setelah dia tau bahwa Hanan telah sadar dari koma nya.


Hanan mencoba membuka mata sedikit demi sedikit dia melihat samar samar papanya yang sedang menangis.


"pa, papa kenapa"


"gak papa nan,papa seneng akhirnya kamu bisa membuka mata." sambil memeluk Hanan papa Andra sesenggukan menangis dia tak dapat membendung air mata nya karena dia sangat bahagia melihat Hanan telah sadar dari koma nya.


" nan kamu mau makan, papa ambilkan makanan." tanya papa Andra


"mau pa tapi jangan makanan rumah sakit rasanya gak enak. balas Hanan


" siap anak papa"


papa Andra membawa makanan mewah untuk hanan .


" papa suapi ya nan."


di balas anggukan oleh hanan.

__ADS_1


papa Andra merasa sangat bahagia, sudah lama dia tidak menyuapi Hanan, dia menyuapi Hanan saat hanan masih SD saat itu hanan merengek minta untuk di suapi sedangkan mamanya masih sibuk untuk menyediakan makanan di meja makan, akhirnya dia yang menyuapi hanan. keluarganya dulu sangat harmonis dia mendapat kan istri yang sangat perhatian kepadanya selalu mementingkan keluarga dibandingkan dirinya sendir.


ke harmonisan yang membuat banyak orang itu jika melihatnya keluarga yang sempurna.


bahkan perekonomian mereka tak pernah susut sedikit pun walau sering mereka pakai untuk jalan jalan.


tak terasa air mata nya menetes saat dia teringat masa lalu yang bahagia.


"kenapa papa sering menangis, memangnya ada masalah pa."tanya Hanan.


"gak ada Nan papa teringat masa lalu saat papa menyuapi kamu, saat kamu masih kecil masih lucu lucunya sekarang udah besar waktu cepat sekali ya nan."


" memang pa dulu saat mama masih ada kita selalu di manja dengan masakan nya yang enak enak ya pa."


" oh iya pa,mama tiri mana pa kok gak kelihatan dari tadi biasanya nempel terus sama papa."


sedikit lama papa Andra menjawab dia ingin memberi alasan yang tepat agar Hanan tidak mendengar masalah ini terlebih dahulu. dia ingin Hanan fokus dengan kesehatannya .


"lagi jalan jalan nan, dia kan gak pernah betah kalau di rumah terus."


"sukur deh lagi malas melihat mukanya." Hana merasa aneh dengan papa Andra biasanya dia akan di marahi jika dia bicara jelek sama mama sara.

__ADS_1


namun Hanan tidak ambil pusing mungkin karena dia masih sakit jadi papa Andra membiarkan dia bicara sesuka hatinya.


drt drt drt


"sebentar ya nan papa angkat telfon dulu."


"iya pa."


"halo ada apa, apa ada masalah."


"tidak pak, saya hanya ingin melapor bahwa ibu sara sering menelfon ke kantor, dia marah marah karena bapak meninggalkan ibu sara sendirian di Paris, dia meminta transfer uang ke sana."


"yab udah kamu transfer ke sana setelah itu kamu blokir nomornya agar tidak dapat menghubungi kantor lagi jika ada nomor masuk atas namanya tidak usah kamu ladeni biar dia jadi urusan saya."


" baik pak, akan saya laksanakan, bagai mana keadaan bos Hanan pak."


" dia sudah siuman,kamu jangan khawatir dia baik baik saja kok."


"alhamdulilah."


"ada yang ingin kamu laporkan lagi Yuko kalau tidak aku tutup telfonnya dulu."

__ADS_1


"sudah tidak ada lagi pak"


__ADS_2