CINTA SANG PERAWAT

CINTA SANG PERAWAT
saling mengagumi


__ADS_3

Tok..tok..pintu terbuka, terlihat dokter yuda berjalan perlahan menghampirinya.


"bagai mana keadaannya lis " tanya dokter yuda dengan sedikit tersenyum.


" masih belum sadar dok"


" biar saya coba periksa" perlahan dokter yuda memeriksa tubuh pasien, yang sebelumnya sudah di bersihkan oleh kalista.


" bagai mana dok " tanya kalista dengan nada khawatir.


" gak papa, tidak parah kok, oh ya apa dia keluargamu?" tanya dokter yuda karna dia penasaran dengan pria yang di bawa oleh kalista.


" bukan dok, dia tertabrak di depan rumah saya, terus saya langsung bawa ke rumah sakit ini.saya bingung dok, bagai mana saya menghubungi keluarganya? karna teleponnya mati terjatuh tadi, dan saya juga tidak menemukan dompetnya."

__ADS_1


" ya udah kita tanya besok kalau udah sadar, maaf ya lis aku tinggal, karna masih ada pasien yang harus aku periksa."


" gak papa dok, terimakasih dokter "di balas anggukan oleh dokter yuda dan berjalan meninggal kan ruangan tersebut untuk menuju pasien yang lain.


" hahhhh ngantuk banget, badan pegel semua" rengek kalista sambil mengambil kursi di sebelahnya dan langsung menjatuhkan badannya, lista langsung tertidur pulas di samping tempat tidur pasien,dengan kedua tangannya sebagai alas.


" dimana aku, apa aku di rumah sakit " hanan bingung karna dia tiba- tiba berada di rumah sakit. Ya pria yang di tolong kalista bernama hanan dito, pria tampan dan juga mapan di umur yang masih tergolong muda dia telah di percaya oleh ayahnya untuk memegang perusahaannya.karna sifatnya yang ulet dan pantang menyerah membuat ayah nya yakin memberikan perusahaanya yang ia rintis dari nol kepada anak satu- satunya.


saat dia menoleh kesamping dia di kejutkan oleh bidadari tak bersayap yang sedang tertidur di sebelahnya.


hanan mengingat- ingat kejadian semalam, saat dia sedang berjalan ke kafe tempat janjian dengan klien nya sambil mengangkat telfon, tiba- tiba mobil melaju dengan cepat kearahnya, dia tak dapat menghindar karna jarak sudah sangat dekat di depannya.


akhirnya dia tertabrak mobil, dan tergeletak di jalan.

__ADS_1


dia belum sepenuhnya pingsan, masih bisa mendengar seseorang mendekatinya, dan mencoba berbicara dengannya, dia ingin meminta bantuan namun dia sudah tidak kuat dan akhirnya tak sadar kan diri. Dia tersadar sudah di dalam ruangan serba putih dengan bau obat yang menyengat.


hanan amati gadis cantik yang sedang tidur di sebelahnya dia coba untuk memegang rambutnya, dia elus dengan lembut takut mengganggu tidurnya.


" hmmmm "tangan hanan langsung ia tarik, saat merasa ada pergerakan di tangannya dan memejamkan mata dia ingin pura- pura masih pingsan, karna belum sanggup jika harus menghadapi wanita di depannya.


Kalista langsung meregangkan badanya, merasa pegal di sekujur tubuhnya karna tidur dengan duduk.


" duh.. aku ketiduran, apakah dia belum sadar"


kalista mencoba mendekat ke wajahnya untuk memastikan bahwa pria di depannya belum sadarkan diri.


Namun beda halnya dengan hanan yang menahan nafasnya karna wajah kalista yang sangat dekat dengan wajahnya, sampai ia bisa mencium sisa parfum yang di pakai kalista, membuat jantung hanan seakan ingin copot dari tempatnya karna terlalu gugup di pandang dari dekat oleh kalista.

__ADS_1


" kenapa gak mundur- mundur jantung aku degdegan kalau aku gak lagi pura- pura pingsan aku cium kamu"batin hanan.


__ADS_2